UNMUNM

JURNAL NALAR PENDIDIKANJURNAL NALAR PENDIDIKAN

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa Kelas X.E SMA Negeri 1 Pitumpanua pada tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 30 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Instrumen penelitian dibuat oleh penulis bekerja sama dengan guru bidang studi matematika SMA Negeri 1 Pitumpanua. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang dicapai setelah pembelajaran kooperatif tipe STAD yaitu: (1) Hasil penelitian untuk Siklus I diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 63,4 dari skor ideal 100, (2) Untuk Siklus II diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 78,7 dari skor ideal 100, (3) Terjadinya peningkatan hasil belajar matematika siswa dari kategori sedang pada Siklus I dan pada Siklus II sudah mencapai kategori tinggi sebesar 15,3, (4) Tanggapan siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe STAD cenderung positif seperti siswa merasa senang dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD karena bisa menghilangkan ketegangan. Dari analisis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa, meningkatkan motivasi, rasa percaya diri dalam mengikuti proses belajar mengajar serta dapat menerima siswa lain yang berkemampuan dan berlatar belakang sosial berbeda.

Berdasarkan analisis dan pembahasan data, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa Kelas X.F SMA Negeri 1 Pitumpanu mengalami peningkatan setelah diterapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD.Peningkatan ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas model pembelajaran kooperatif STAD dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau TGT, untuk mengidentifikasi model yang paling sesuai dengan karakteristik siswa dan materi pelajaran matematika. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model STAD, seperti kualitas interaksi antar anggota kelompok, peran guru sebagai fasilitator, dan dukungan lingkungan belajar yang kondusif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai tingkat kemampuan dan latar belakang sosial untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan memastikan bahwa model STAD dapat memberikan manfaat yang merata bagi semua siswa.

Read online
File size254.26 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test