UNMUNM

JURNAL NALAR PENDIDIKANJURNAL NALAR PENDIDIKAN

Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hasil belajar matematika dan self efficacy siswa antara kelas yang diajar menggunakan BlogMatika dengan kelas yang diajar tidak menggunakan BlogMatika sebagai media penugasan bagi siswa. Penelitian ini merupakan eksperimental semu dan menggunakan nonequivalent control group design. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dan skala self efficacy. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa sebelum diajar berada pada kategori sangat rendah dan setelah diajar berada pada kategori cukup, baik pada kelas yang diajar menggunakan BlogMatika (kelas eksperimen) maupun pada kelas yang tidak diajar menggunakan BlogMatika (kelas kontrol). Hasil analisis inferensial (uji t) menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar matematika dan self efficacy siswa sebelum dan sesudah diajar, baik pada kelas eksperimen maupun pada kelas kontrol. Namun, kelas yang diajar menggunakan BlogMatika lebih baik dalam meningkatkan hasil belajar matematika dan self efficacy siswa dibandingkan kelas yang diajar tanpa menggunakan BlogMatika sebagai media penugasan bagi siswa.

Pembelajaran menggunakan BlogMatika sebagai media penugasan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa dibandingkan pembelajaran tanpa BlogMatika.Penggunaan BlogMatika juga terbukti meningkatkan self efficacy siswa secara signifikan.Dengan demikian, BlogMatika layak dijadikan alternatif media penugasan dalam pembelajaran matematika di sekolah berbasis teknologi informasi.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas BlogMatika dalam jangka panjang, apakah peningkatan hasil belajar dan self efficacy siswa tetap bertahan setelah beberapa bulan penggunaan, atau hanya bersifat sementara karena faktor kebaruan. Kedua, penting untuk menguji adaptasi BlogMatika pada sekolah yang tidak berbasis teknologi informasi, untuk melihat apakah media ini tetap efektif meskipun ketersediaan fasilitas dan keterampilan teknologi siswa lebih terbatas. Ketiga, perlu dikaji pula bagaimana perbedaan dampak BlogMatika terhadap siswa dengan latar belakang kemampuan awal yang rendah, sedang, dan tinggi, serta apakah media ini mampu mempersempit kesenjangan pencapaian antar kelompok tersebut. Penelitian lanjutan bisa dirancang untuk mengeksplorasi integrasi fitur interaktif seperti forum diskusi, notifikasi tugas, dan umpan balik otomatis dalam BlogMatika, guna meningkatkan keterlibatan siswa secara lebih aktif. Selain itu, bisa dikembangkan studi perbandingan antara BlogMatika dan platform pembelajaran lain seperti Google Classroom atau LMS sekolah, untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan relatif masing-masing media. Dengan memahami konteks sosial dan teknis penggunaan BlogMatika, peneliti dapat merancang versi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Penelitian juga dapat mengevaluasi persepsi guru terhadap kemudahan pengelolaan dan beban kerja saat menggunakan BlogMatika sebagai pengganti tugas konvensional. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran berbasis blog dapat lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan desain longitudinal untuk menangkap dinamika pembelajaran yang lebih utuh. Temuan-temuan ini akan memberikan dasar kuat bagi inovasi pembelajaran berbasis teknologi di Indonesia.

Read online
File size383.88 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test