UNESAUNESA
Jurnal BK UNESAJurnal BK UNESATujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan secara lebih tepat mengapa pelaku bullying memiliki empati rendah dalam perilaku bully. Selanjutnya perlu diketahui ilustrasi empati pelaku bullying di SMA sangat banyak terjadi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Individu yang terlibat pada penelitian ini terdapat dua yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling, dan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya perilaku bullying yang dilakukan oleh pelaku bullying antara lain adalah karakteristik korban, sikap korban, tradisi, serta budaya bullying di sekolah. Para pelaku bullying juga melakukan intimidasi karena mereka memiliki empati rendah. Tidak mampunya pelaku kekerasan berempati berarti mereka tidak bisa melihat sudut pandang orang lain, kurang mengenali emosi orang lain, serta kurang tepatnya mengungkapkan kekhawatirannya. Dampak berkurangnya empati pelaku, pelaku tidak memahami keadaan korban, tidak memedulikan korban, serta cenderung melakukan tindak kekerasan terhadap orang dan korban. Seseorang melakukan perilaku bullying ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya pola asuh, balas dendam, menonton media masa, dan juga lingkungan sekitar. Sehingga empati harus dimiliki oleh seseorang karena agar dapat merasakan apa yang dirasakan setiap orang sehingga dapat menjadikan hidup lebih bermakna bagi diri sendiri maupun orang lain.
Pelaku bullying melakukan bullying karena memiliki empati rendah.Kurangnya kepekaan terhadap kondisi orang lain berimbas pada ketidakmampuan memahami perasaan korban.Penyebab bullying antara lain perbedaan antara korban dan pelaku, sikap korban terhadap pelaku, serta tradisi dan budaya bullying di sekolah.Faktor lingkungan juga memengaruhi berkembangnya perilaku bullying.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh budaya sekolah terhadap perilaku bullying dengan sampel yang lebih luas. Selain itu, studi longitudinal tentang perkembangan empati pada remaja dapat memberikan wawasan tentang pencegahan bullying. Terakhir, penelitian tentang efektivitas program intervensi berbasis empati di lingkungan sekolah perlu dilakukan untuk mengurangi kekerasan antar siswa.
| File size | 201.18 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PPSDPPPSDP Penelitian ini menyediakan pemetaan deskriptif kontekstual penundaan akademik di Kabupaten Bantaeng, sebagai dasar awal bagi sekolah dan pembuat kebijakanPenelitian ini menyediakan pemetaan deskriptif kontekstual penundaan akademik di Kabupaten Bantaeng, sebagai dasar awal bagi sekolah dan pembuat kebijakan
UTUUTU Tinggal di dekat area pertambangan emas menimbulkan risiko paparan merkuri (Hg). Paparan Hg pada ibu hamil berkaitan dengan pola konsumsi. Ibu hamil yangTinggal di dekat area pertambangan emas menimbulkan risiko paparan merkuri (Hg). Paparan Hg pada ibu hamil berkaitan dengan pola konsumsi. Ibu hamil yang
UTUUTU Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden memiliki asupan kalori tinggi yang bersumber dari lemak dan karbohidratDari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden memiliki asupan kalori tinggi yang bersumber dari lemak dan karbohidrat
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Dalam ajaran Islam, berbagai bentuk ibadah seperti doa, dzikir, shalat, dan puasa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan mental dan spiritualDalam ajaran Islam, berbagai bentuk ibadah seperti doa, dzikir, shalat, dan puasa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan mental dan spiritual
UNSURYAUNSURYA Pendekatan yang digunakan dalam penelitian literature review ini yaitu kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer, yangPendekatan yang digunakan dalam penelitian literature review ini yaitu kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer, yang
NALANDANALANDA Secara ideal dari penelitian dengan melakukan tahapan penelitian kuantitatif melalui proses analisa hasil pengolahan data, perhitungan statistik, pengujianSecara ideal dari penelitian dengan melakukan tahapan penelitian kuantitatif melalui proses analisa hasil pengolahan data, perhitungan statistik, pengujian
UMPARUMPAR Kesimpulan menunjukkan bahwa manajemen produksi dan biaya produksi secara positif dan signifikan mempengaruhi pendapatan usaha UMKM sektor produk kreatifKesimpulan menunjukkan bahwa manajemen produksi dan biaya produksi secara positif dan signifikan mempengaruhi pendapatan usaha UMKM sektor produk kreatif
POLITALAPOLITALA Upaya kolaboratif berbagai pihak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan motorik kasar anak secara komprehensif. Dengan langkah-langkahUpaya kolaboratif berbagai pihak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan motorik kasar anak secara komprehensif. Dengan langkah-langkah
Useful /
UNESAUNESA Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan Capaian Pembelajaran Fase D IPS dan dapat dikembangkan menjadi sumber pembelajaran IPS dalam materi “PelestarianNilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan Capaian Pembelajaran Fase D IPS dan dapat dikembangkan menjadi sumber pembelajaran IPS dalam materi “Pelestarian
STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN Pada produk tabungan berjangka (deposito) dengan akad *mudharabah*, besaran bagi hasil ditentukan setelah keuntungan usaha terealisasi, mengacu pada prinsipPada produk tabungan berjangka (deposito) dengan akad *mudharabah*, besaran bagi hasil ditentukan setelah keuntungan usaha terealisasi, mengacu pada prinsip
UMPARUMPAR Pengaruh faktor pelayanan terhadap kinerja manajemen terbukti positif dan signifikan, sehingga peningkatan kualitas pelayanan berpotensi meningkatkan efisiensiPengaruh faktor pelayanan terhadap kinerja manajemen terbukti positif dan signifikan, sehingga peningkatan kualitas pelayanan berpotensi meningkatkan efisiensi
IKHAFIIKHAFI Guru di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, harus melek teknologi, terutama teknologi informasi, karenaGuru di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, harus melek teknologi, terutama teknologi informasi, karena