UNESAUNESA

Jurnal BK UNESAJurnal BK UNESA

Komunikasi interpersonal adalah salah satu aspek penting dalam menjalani kehidupan sebagai makhluk sosial untuk membangun hubungan. Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah menguji di SMA Negeri 1 Driyorejo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif model one group pre-test dan post-test design. Pengambilan subjek dalam penelitian ini atas rekomendasi guru BK sekolah dan atas persetujuan sekolah sebanyak tujuh orang peserta didik. Penelitian ini menggunakan instrumen pengumpulan data yaitu angket keterampilan komunikasi interpersonal yang teruji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini dilakukan sebanyak tujuh sesi pertemuan. Analisis data dari penelitian ini melalui uji Wilcoxon. Data yang telah dianalisis menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan pada keterampilan komunikasi interpersonal pada peserta didik sesudah dilakukan perlakuan melalui bimbingan kelompok teknik role playing. Dengan demikian, dapat diperoleh simpulan bahwa bimbingan kelompok teknik role playing efektif dalam peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal pada peserta didik di SMA Negeri 1 Driyorejo.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal pada peserta didik setelah mengikuti bimbingan kelompok teknik role playing.Pengujian statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, dengan nilai signifikansi 0,018 (≤ 0,05).Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok teknik role playing efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pada peserta didik di SMA Negeri 1 Driyorejo.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan jumlah peserta didik yang lebih besar dan dari berbagai latar belakang sosial ekonomi untuk menguji generalisasi efektivitas bimbingan kelompok teknik role playing. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan membandingkan efektivitas bimbingan kelompok teknik role playing dengan metode intervensi lain, seperti pelatihan asertivitas atau simulasi komunikasi, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman subjektif peserta didik selama mengikuti bimbingan kelompok teknik role playing, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses pembelajaran dan perubahan perilaku. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang mekanisme kerja bimbingan kelompok teknik role playing dan implikasinya terhadap perkembangan sosial emosional peserta didik.

  1. Fokus;Focus; Guidance and Counseling Journal; Jurnal Bimbingan dan Konseling; Jurnal BK;. self disclosure... journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/fokus/article/view/4128Fokus Focus Guidance and Counseling Journal Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal BK self disclosure journal ikipsiliwangi ac index php fokus article view 4128
  2. DOI Name 10.62238 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 14z crossref email support... doi.org/10.62238DOI Name 10 62238 Values doi name values index type timestamp data hs serv 14z crossref email support doi 10 62238
  3. LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI SISWA KELAS... doi.org/10.31602/jmbkan.v10i3.14798LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI SISWA KELAS doi 10 31602 jmbkan v10i3 14798
Read online
File size436.01 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test