IAISAMBASIAISAMBAS

Archipelago Journal of Southeast Asia Islamic StudiesArchipelago Journal of Southeast Asia Islamic Studies

Penelitian ini membahas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai dua organisasi dakwah yang sangat populer di Indonesia. NU dikenal karena toleransinya terhadap tradisi di Indonesia dan Muhammadiyah dikenal sebagai pemurnian Islam dan terobosannya di dunia pendidikan. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, meskipun pada dasarnya ingin memperkenalkan Islam dan ajarannya kepada semua orang. Keduanya juga memiliki jumlah anggota yang besar, seringkali memiliki arah dan kebijakan yang berbeda. Namun, keduanya masih menjadikan Al-Quran dan hadis sebagai landasan mereka. Fokus penelitian ini adalah bagaimana Islam Nusantara, dan Islam maju menurut perspektif NU dan Muhammadiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian pustaka dengan pendekatan historis. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Islam Nusantara juga menempatkan pribumisasi Islam sebagai metodologi untuk formulasi Islam Nusantara serta metode dakwah Islam NU yang maju tidak berpikir di menara gading, tetapi telah berakar selama lebih dari seabad oleh Muhammadiyah dalam berbagai praktik terbaik melalui lembaga-lembaga modern termasuk melalui upaya amal dalam berbagai bidang unggulan seperti pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan, ekonomi, dan dakwah masyarakat yang membawa perbaikan bagi masyarakat luas.

Islam Nusantara merupakan model pemikiran, pemahaman, dan pengamalan ajaran Islam yang dikemas melalui budaya dan tradisi yang berkembang di Nusantara.Islam Nusantara menempatkan pribumisasi Islam sebagai metodologi formulasi Islam Nusantara dan metode dakwah NU.Islam Nusantara tetap berlandaskan akidah tauhid sebagai esensi ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad.Islam Maju adalah pandangan keagamaan, bukan sekte atau aliran dalam Islam, yang berupaya mengeksplorasi dan mengaktualisasikan pemikiran Islam yang digagas oleh pendiri Muhammadiyah, KH.Ahmad Dahlan, dan generasi awal gerakan ini.

Berdasarkan analisis terhadap dinamika Islam Nusantara dan Islam Maju, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada beberapa aspek penting. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai bagaimana kedua pendekatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam hal pengembangan kurikulum yang relevan dengan konteks lokal dan global. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran NU dan Muhammadiyah dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia, dengan meneliti strategi-strategi yang efektif dalam mengatasi potensi konflik dan membangun dialog antaragama. Ketiga, penting untuk mengkaji lebih lanjut bagaimana kedua organisasi ini dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga-lembaga lain dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan usaha-usaha kecil dan menengah yang berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat fondasi keagamaan, sosial, dan ekonomi bangsa, serta memperkaya khazanah pemikiran Islam di Indonesia. Dengan demikian, Islam di Indonesia dapat terus berkembang sebagai kekuatan moral dan sosial yang progresif dan inklusif, serta mampu menjawab tantangan-tantangan zaman dengan solusi yang relevan dan berkelanjutan.

Read online
File size510.5 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test