LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep akhlak menurut Ibnu Miskawaih serta relevansinya terhadap penerapan pendidikan karakter Islami di era modern. Ibnu Miskawaih merupakan salah satu tokoh penting dalam khazanah pemikiran etika Islam klasik yang berupaya memadukan filsafat Yunani, khususnya pemikiran Aristoteles, dengan prinsip moralitas Islam yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah. Dalam karyanya Tahdzīb al-Akhlāq wa Tathhīr al-Arāq, Ibnu Miskawaih mendefinisikan akhlak sebagai kondisi jiwa yang mendorong seseorang untuk bertindak secara spontan tanpa pertimbangan rasional, namun kondisi tersebut terbentuk melalui latihan dan pendidikan moral yang berkelanjutan. Konsep akhlak yang dikemukakannya menekankan keseimbangan antara tiga kekuatan utama dalam diri manusia, yaitu rasional (al-quwwah al-aqliyyah), amarah (al-quwwah al-ghadhabiyyah), dan syahwat (al-quwwah al-shahwiyyah). Keseimbangan ini melahirkan empat kebajikan utama: kebijaksanaan, keberanian, kesucian diri, dan keadilan. Dalam konteks pendidikan karakter Islami, pemikiran Ibnu Miskawaih dapat diterapkan melalui pembiasaan, keteladanan, bimbingan spiritual, dan pengendalian diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep akhlak Ibnu Miskawaih sangat relevan untuk membentuk generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan moral di era globalisasi.
Pemikiran Ibnu Miskawaih tentang akhlak memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan etika Islam dan pendidikan moral.Ia menegaskan bahwa akhlak merupakan kondisi jiwa yang terbentuk melalui latihan, pembiasaan, dan pendidikan yang berkelanjutan.Dalam konteks pendidikan karakter Islami, konsep akhlak Ibnu Miskawaih sangat relevan untuk diterapkan pada era modern guna membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai ilahi.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana konsep keseimbangan jiwa menurut Ibnu Miskawaih dapat diimplementasikan dalam kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam pengembangan program-program yang bertujuan untuk mengelola emosi dan meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara pemikiran Ibnu Miskawaih dengan tokoh-tokoh etika lainnya, baik dari tradisi Islam maupun non-Islam, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan mereka terhadap pembentukan karakter. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas metode-metode pendidikan akhlak yang terinspirasi dari pemikiran Ibnu Miskawaih dalam konteks pendidikan keluarga dan masyarakat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan sosial yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem pendidikan karakter Islami yang holistik dan kontekstual, serta mampu menjawab tantangan moral yang dihadapi oleh generasi muda di era globalisasi.
| File size | 433.09 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor strategis yang memengaruhi efektivitas prosesLatar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor strategis yang memengaruhi efektivitas proses
ASSALAMASSALAM Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter Islam, ketika diintegrasikan dengan literasi digital, secara efektif mampu membentuk ketahanan moralPenelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter Islam, ketika diintegrasikan dengan literasi digital, secara efektif mampu membentuk ketahanan moral
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan platform YouTube sebagai sumber media pembelajaran Pendidikan Agama Islam terbukti mampu meningkatkan minatPenelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan platform YouTube sebagai sumber media pembelajaran Pendidikan Agama Islam terbukti mampu meningkatkan minat
LAKASPIALAKASPIA Kemampuan public speaking telah menjadi keterampilan esensial di era transformasi digital, khususnya di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuanKemampuan public speaking telah menjadi keterampilan esensial di era transformasi digital, khususnya di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan
LAKASPIALAKASPIA Tasawuf, dengan orientasi pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pembentukan akhlak mulia, dipandang sebagai alternatif konseptual yang mampu menguatkanTasawuf, dengan orientasi pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pembentukan akhlak mulia, dipandang sebagai alternatif konseptual yang mampu menguatkan
LAKASPIALAKASPIA This study highlights the individualized and adaptive use of ASMR as a digital self-care tool for managing sleep and anxiety disorders. While not a substituteThis study highlights the individualized and adaptive use of ASMR as a digital self-care tool for managing sleep and anxiety disorders. While not a substitute
LAKASPIALAKASPIA Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital seperti e-learning, media sosial, aplikasi pembelajaran berbasis mobile, serta platform interaktifHasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital seperti e-learning, media sosial, aplikasi pembelajaran berbasis mobile, serta platform interaktif
LAKASPIALAKASPIA Studi ini dilaksanakan di beberapa SMP di Kabupaten Bireuen melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mediaStudi ini dilaksanakan di beberapa SMP di Kabupaten Bireuen melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media
Useful /
OJS STEIALAMAROJS STEIALAMAR Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika bisnis Islam terhadap loyalitas nasabah pada bank syariah. Etika bisnis Islam yang didasarkanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika bisnis Islam terhadap loyalitas nasabah pada bank syariah. Etika bisnis Islam yang didasarkan
BERPUSIBERPUSI Penelitian ini mengeksplorasi persepsi guru tingkat menengah di sekolah umum mengenai pelaksanaan program Catch‑Up Day. Enam (6) guru tingkat menengahPenelitian ini mengeksplorasi persepsi guru tingkat menengah di sekolah umum mengenai pelaksanaan program Catch‑Up Day. Enam (6) guru tingkat menengah
LAKASPIALAKASPIA Kontribusi utama kajian ini adalah memperkuat paradigma baru pendidikan Islam yang menempatkan media digital sebagai sarana transformatif dalam membangunKontribusi utama kajian ini adalah memperkuat paradigma baru pendidikan Islam yang menempatkan media digital sebagai sarana transformatif dalam membangun
LAKASPIALAKASPIA Guru berperan sebagai pembimbing spiritual yang mengintegrasikan dimensi aqidah, ibadah, dan akhlaq melalui berbagai metode pembelajaran. Temuan ini mengindikasikanGuru berperan sebagai pembimbing spiritual yang mengintegrasikan dimensi aqidah, ibadah, dan akhlaq melalui berbagai metode pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan