LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahAutonomous Sensory Meridian Response (ASMR) content has become increasingly prevalent on digital platforms, particularly YouTube, and is often utilized by individuals seeking relief from sleep and anxiety disorders. This study employs a qualitative netnographic approach to examine the patterns, motivations, and perceived effects of ASMR consumption among individuals coping with insomnia and anxiety. Data were collected through in-depth interviews with ten informants and supported by observation of user interactions within the ASMR community. The findings indicate that ASMR is commonly integrated into daily routines as a personalized strategy for relaxation and anxiety reduction, particularly before sleep. Participants reported that regular engagement with ASMR content helped them fall asleep more easily, diminished intrusive or anxious thoughts, and provided a sense of emotional comfort. However, the effectiveness of ASMR varied, with some informants experiencing significant benefits and others describing only modest or temporary relief. Social acceptance of ASMR use was also mixed, influencing whether participants chose to discuss their practices openly or keep them private. This study highlights the individualized and adaptive use of ASMR as a digital self-care tool for managing sleep and anxiety disorders. While not a substitute for professional intervention, ASMR offers an accessible and flexible resource within the broader spectrum of mental health strategies. Further research is recommended to better understand the long-term efficacy and mechanisms of ASMR, as well as its integration with traditional therapeutic approaches.
This study set out to explore how individuals living with sleep and anxiety disorders utilize ASMR content on YouTube as a coping mechanism and source of relief.Through qualitative netnographic inquiry, the findings reveal that ASMR has become deeply integrated into the daily routines of many users, functioning as a personalized tool for promoting relaxation, reducing pre-sleep anxiety, and facilitating sleep onset.Participants consistently reported that ASMR videos helped them manage persistent insomnia and mitigate anxious thoughts—particularly in the period leading up to sleep.These benefits were most pronounced among those whose sleep difficulties were linked to overthinking, digital device use at night, and heightened life stressors.For many, ASMR content offered an accessible, flexible alternative to medication or formal therapy, and its appeal lay largely in the ability to tailor both triggers and routines to individual needs and changing emotional states.Nevertheless, several participants acknowledged that ASMR was not a panacea.While the effects were generally positive, their magnitude sometimes diminished with repeated exposure or during periods of acute psychological distress.Moreover, social perceptions around ASMR use remained mixed, with some participants experiencing support or curiosity from their networks, and others encountering skepticism or choosing to keep their habits private.These results suggest that ASMRs role in the self-management of sleep and anxiety disorders is best understood as dynamic, context-dependent, and highly individualized.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman kita tentang ASMR dan potensinya dalam mengatasi masalah tidur dan kecemasan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan skala sampel yang lebih besar diperlukan untuk menguji efektivitas ASMR secara lebih sistematis dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memprediksi respons individu terhadap ASMR. Kedua, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang ASMR terhadap kualitas tidur, tingkat kecemasan, dan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan. Ketiga, penelitian lintas budaya dapat membantu memahami bagaimana ASMR dipahami dan digunakan dalam konteks budaya yang berbeda, serta mengidentifikasi potensi adaptasi atau modifikasi yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitasnya di berbagai populasi.
- Untangling the tingle: Investigating the association between the Autonomous Sensory Meridian Response... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0262668Untangling the tingle Investigating the association between the Autonomous Sensory Meridian Response journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0262668
- PeerJ Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR): a flow-like mental state. peerj autonomous sensory... peerj.com/articles/851PeerJ Autonomous Sensory Meridian Response ASMR a flow like mental state peerj autonomous sensory peerj articles 851
| File size | 312.19 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar yang lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa berkontribusi positif terhadap peningkatanPenelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar yang lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa berkontribusi positif terhadap peningkatan
LAKASPIALAKASPIA Nilai-nilai tauhid merupakan fondasi utama dalam seluruh aspek kehidupan umat Islam, termasuk sistem pendidikan. Kurikulum pendidikan Islam sejatinya tidakNilai-nilai tauhid merupakan fondasi utama dalam seluruh aspek kehidupan umat Islam, termasuk sistem pendidikan. Kurikulum pendidikan Islam sejatinya tidak
LAKASPIALAKASPIA Implementasinya dapat dilakukan melalui kurikulum berbasis nilai, pembiasaan spiritual, keteladanan guru, dan pembelajaran kontekstual dalam lingkunganImplementasinya dapat dilakukan melalui kurikulum berbasis nilai, pembiasaan spiritual, keteladanan guru, dan pembelajaran kontekstual dalam lingkungan
STAI TBHSTAI TBH Delapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaranDelapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaran
STAI TBHSTAI TBH Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Active Learning dengan berbasis media wordwall dapat meningkatkanBerdasarkan hasil dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Active Learning dengan berbasis media wordwall dapat meningkatkan
STAI TBHSTAI TBH Guru berperan sebagai muallim, murabbi, dan mudarris yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas pesertaGuru berperan sebagai muallim, murabbi, dan mudarris yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas peserta
STAI TBHSTAI TBH Hal ini terbukti peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari kurikulum 2013 dengan perbandingan kurikulum merdeka dilakukan guru dengan rata-rataHal ini terbukti peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari kurikulum 2013 dengan perbandingan kurikulum merdeka dilakukan guru dengan rata-rata
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan teknik observasi, tes, dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mengamati motivasi belajar pesertaTeknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan teknik observasi, tes, dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mengamati motivasi belajar peserta
Useful /
STAI TBHSTAI TBH Pada era modern ini, karakter Qurani di kalangan individu, khususnya remaja, semakin memudar akibat pengaruh pergaulan bebas. Penelitian ini bertujuanPada era modern ini, karakter Qurani di kalangan individu, khususnya remaja, semakin memudar akibat pengaruh pergaulan bebas. Penelitian ini bertujuan
UGJUGJ Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindak tutur dalam iklan TikTok memiliki peran penting dalam membentuk persepsi konsumen dan mendorong perilaku konsumtif,Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindak tutur dalam iklan TikTok memiliki peran penting dalam membentuk persepsi konsumen dan mendorong perilaku konsumtif,
LAKASPIALAKASPIA Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan program Tahfidz di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentukMotivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan program Tahfidz di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk
STAI TBHSTAI TBH Namun banyak ditemukan beberapa pasal yang masih belum berjalan sebagaimana mestinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji bagaimana pembelajaranNamun banyak ditemukan beberapa pasal yang masih belum berjalan sebagaimana mestinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji bagaimana pembelajaran