LLILLI

Jurnal Konseling dan Psikologi IndonesiaJurnal Konseling dan Psikologi Indonesia

Media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa, memengaruhi self‑worth, produktivitas akademik, dan kesejahteraan emosional mereka. Penelitian ini mengeksplorasi dua peran media sosial, yaitu sebagai sumber validasi eksternal dan dukungan sosial online, dengan fokus pada dampaknya terhadap pengalaman akademik dan pribadi mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial, serta dokumentasi aktivitas media sosial mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi media sosial, yang ditandai dengan like, komentar, dan keterlibatan, memiliki pengaruh signifikan terhadap self‑worth mahasiswa. Meskipun memberikan motivasi emosional dan rasa dihargai, ketergantungan pada validasi eksternal menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap kepercayaan diri jangka panjang. Dalam konteks produktivitas akademik, hubungan yang ambivalen ditemukan, di mana media sosial dapat meningkatkan produktivitas melalui akses ke konten edukatif, namun sering menjadi distraksi karena fitur hiburan. Dukungan sosial online, meskipun memberikan dorongan emosional, terbukti kurang efektif dibandingkan interaksi tatap muka dalam menangani kebutuhan psikologis yang lebih dalam. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan regulasi diri dan literasi digital di kalangan mahasiswa untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam mendukung pertumbuhan pribadi dan keberhasilan akademik mereka.

Penelitian ini menunjukkan media sosial secara signifikan memengaruhi self‑worth melalui validasi eksternal serta produktivitas akademik, dimana penggunaan yang terkelola dapat menjadi motivasi belajar, sementara ketergantungan pada validasi eksternal berisiko menurunkan kepercayaan diri.Penggunaan media sosial yang berfokus pada konten edukatif dan pengaturan waktu mendukung produktivitas, sedangkan distraksi dari konten hiburan dapat mengurangi fokus meskipun tidak selalu menghambat penyelesaian tugas.Dukungan sosial online memberikan dorongan motivasi, namun sifatnya yang dangkal tidak dapat menggantikan dukungan tatap muka, sehingga diperlukan keseimbangan antara interaksi daring dan langsung untuk kesejahteraan emosional mahasiswa.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara longitudinal bagaimana validasi eksternal di media sosial memengaruhi perkembangan self‑worth mahasiswa dalam jangka panjang serta faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan efek tersebut pada populasi yang lebih luas dan beragam. Selain itu, studi eksperimental tentang efektivitas program literasi digital yang memadukan pelatihan manajemen waktu, seleksi konten edukatif, dan teknik regulasi diri dapat memberikan bukti empiris mengenai peningkatan produktivitas akademik dan penurunan distraksi digital. Terakhir, penelitian yang membandingkan model dukungan hybrid—menggabungkan intervensi motivasional online dengan sesi konseling tatap muka—dapat mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengurangi ketergantungan pada umpan balik superficial serta meningkatkan kedalaman dukungan emosional bagi mahasiswa.

  1. #tatap muka#tatap muka
  2. #bibliometric analysis#bibliometric analysis
Read online
File size235.8 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-14h
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test