UNP KEDIRIUNP KEDIRI
EfektorEfektorPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi optimalisasi stimulasi motorik halus sebagai kegiatan pra‑menulis pada anak usia dini dengan kecenderungan disgrafia, yaitu gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan menulis. Disgrafia sering kali menghambat perkembangan anak dalam keterampilan akademik, terutama pada proses menulis. Penelitian ini dilakukan melalui metode studi pustaka yang menganalisis literatur terkait pengembangan motorik halus yang relevan untuk anak dengan disgrafia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi motorik halus yang tepat, seperti aktivitas meronce, menggunting, dan menelusuri pola, secara signifikan dapat meningkatkan koordinasi visual‑motorik dan kontrol otot halus yang diperlukan dalam menulis. Selain itu, intervensi yang dirancang secara terstruktur membantu meningkatkan kualitas tulisan tangan anak, seperti konsistensi ukuran huruf, jarak antar huruf, dan tekanan pensil. Program stimulasi ini juga berdampak positif terhadap kepercayaan diri anak dalam melakukan aktivitas menulis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi stimulasi motorik halus berperan penting dalam mempersiapkan anak usia dini dengan kecenderungan disgrafia untuk mengembangkan kemampuan menulis yang lebih baik. Namun, intervensi ini memerlukan keterlibatan aktif guru dan orang tua serta penyesuaian dengan kebutuhan individual anak. Dengan dukungan yang tepat, anak dengan disgrafia dapat mengatasi kesulitan menulis dan meningkatkan kesiapan akademik mereka.
Stimulasi motorik halus berperan krusial dalam mengembangkan kemampuan menulis anak usia dini dengan kecenderungan disgrafia melalui kegiatan pra‑menulis yang terarah dan terstruktur.Keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh peran aktif guru dan orang tua serta penyesuaian dengan kebutuhan individual anak secara konsisten.Dengan mengatasi tantangan seperti kurangnya pelatihan dan sumber daya, stimulasi tersebut dapat meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan kesiapan akademik anak.
Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana penggunaan alat digital yang dirancang khusus untuk melatih motorik halus, seperti aplikasi interaktif pada tablet atau perangkat berbasis sensor, dapat meningkatkan kemampuan menulis anak dengan kecenderungan disgrafia dibandingkan dengan aktivitas manual tradisional seperti meronce, menggunting, atau menelusuri pola, dengan memperhatikan variabel motivasi, kepuasan pengguna, dan transfer keterampilan ke tulisan nyata. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal yang mengikuti anak sejak usia pra‑menulis hingga akhir pendidikan dasar untuk menilai dampak jangka panjang stimulasi motorik halus tidak hanya pada prestasi akademik, melainkan juga pada perkembangan kepercayaan diri, motivasi belajar, dan kemampuan sosial, sehingga dapat dipetakan pola pertumbuhan yang konsisten atau berubah seiring waktu. Selain itu, penting untuk menyelidiki efektivitas program pelatihan guru yang mencakup materi teoritis, demonstrasi praktik, serta mekanisme supervisi, dalam meningkatkan konsistensi dan kualitas penerapan intervensi stimulasi motorik halus di berbagai jenis PAUD, khususnya pada lingkungan yang memiliki keterbatasan sumber daya atau akses teknologi. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan pedoman praktis yang dapat diadopsi oleh pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan dukungan bagi anak dengan disgrafia, sekaligus mengurangi kesenjangan layanan antara daerah urban dan rural. Dengan menjawab tiga pertanyaan riset utama ini, komunitas ilmiah dapat memperkuat basis bukti mengenai strategi paling efektif untuk memfasilitasi perkembangan menulis pada anak usia dini.
- One moment, please.... moment please wait request verified obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/5158One moment please moment please wait request verified obsesi index php obsesi article view 5158
- Membatik Jumputan untuk Meningkatkan Motorik Halus pada Masa Pandemi Covid 19 Melalui Home Visit | Tawulo... doi.org/10.24014/kjiece.v5i1.13064Membatik Jumputan untuk Meningkatkan Motorik Halus pada Masa Pandemi Covid 19 Melalui Home Visit Tawulo doi 10 24014 kjiece v5i1 13064
| File size | 211.37 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-Ku |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efek jangka panjang dari Brain Gym® serta mekanisme biologis yang mendasari peningkatan yang teramatiPenelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efek jangka panjang dari Brain Gym® serta mekanisme biologis yang mendasari peningkatan yang teramati
OJSOJS Berdasarkan uraian yang dikemukakan pada latar belakang diatas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan gugatan perceraianBerdasarkan uraian yang dikemukakan pada latar belakang diatas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan gugatan perceraian
OJSOJS Penggunaan Kelas Virtual dan TV Sekolah telah menjadi strategi inovatif dalam mendukung proses pembelajaran, terutama di masa pandemi COVID-19. PenelitianPenggunaan Kelas Virtual dan TV Sekolah telah menjadi strategi inovatif dalam mendukung proses pembelajaran, terutama di masa pandemi COVID-19. Penelitian
OJSOJS Kuis dibuat dengan menggunakan media google form. Peneliti memilih media google form dikarenakan memiliki tingkat fleksibel yang tinggi, apalagi penelitiKuis dibuat dengan menggunakan media google form. Peneliti memilih media google form dikarenakan memiliki tingkat fleksibel yang tinggi, apalagi peneliti
OJSOJS Pendidikan tauhid sangat penting untuk diberikan kepada anak-anak sejak dini karena menjadi landasan utama bagi umat Islam.orang yang benar-benar menganutPendidikan tauhid sangat penting untuk diberikan kepada anak-anak sejak dini karena menjadi landasan utama bagi umat Islam.orang yang benar-benar menganut
OJSOJS Untuk meningkatkan literasi siswa salah satunya dapat dilakukan melalui pembuatan pojok baca. Berdasarkan hasil observasi di SDN 22 Kota Bengkulu diketahuiUntuk meningkatkan literasi siswa salah satunya dapat dilakukan melalui pembuatan pojok baca. Berdasarkan hasil observasi di SDN 22 Kota Bengkulu diketahui
OJSOJS Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dalam pidato-pidato Presiden Jokowi di masa mendatang. Berbahasa yang baik dan benar penting untuk komunikasiOleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dalam pidato-pidato Presiden Jokowi di masa mendatang. Berbahasa yang baik dan benar penting untuk komunikasi
UNUSAUNUSA Skor neuropsikologis diukur dengan WHO Neurobehavioral Core Test Battery (NCTB) yang terdiri dari tujuh item: Digit Symbol, Trail Making, Digit Span, BentonSkor neuropsikologis diukur dengan WHO Neurobehavioral Core Test Battery (NCTB) yang terdiri dari tujuh item: Digit Symbol, Trail Making, Digit Span, Benton
Useful /
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah assosiatif serta metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitianJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah assosiatif serta metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Data hasil belajar menggunakan tes analisis data menggunakan SPSS taraf signifikansi 5% sedangkan data motivasi belajar menggunakan angket dengan skalaData hasil belajar menggunakan tes analisis data menggunakan SPSS taraf signifikansi 5% sedangkan data motivasi belajar menggunakan angket dengan skala
ITBITB Untuk mengatasi masalah ini, teknik pasca-pemrosesan seperti shot peening dapat digunakan. Shot peening telah digunakan sebagai perlakuan pasca-produksiUntuk mengatasi masalah ini, teknik pasca-pemrosesan seperti shot peening dapat digunakan. Shot peening telah digunakan sebagai perlakuan pasca-produksi
UNUSAUNUSA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh faktor lingkungan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap gejala infeksi saluran pernapasanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh faktor lingkungan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap gejala infeksi saluran pernapasan