UNTADUNTAD

KOVALEN: Jurnal Riset KimiaKOVALEN: Jurnal Riset Kimia

Banyak industri di Indonesia telah beralih menggunakan bahan bakar batubara. Pemakaian batu bara di PT PLTU Paiton telah mencapai 250 ton per jam dan menghasilkan 4% limbah produk sampingan pembakaran yang terdidi dari bottom ash sebesar 25% dan fly ash sebesar 75%. Limbah fly ash akan merugikan lingkungan dan kesehatan. Fly ash mengandung banyak komponen diantaranya SiO2 52%, Al2O3 31,86%, Fe2O2 4,89%, CaO 2,68%, dan MgO 4,66%. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi zeolit X dari fly ash PT Paiton dengan menggunakan metode sintesis pada suhu rendah. Sintesis zeolit X pada penelitian ini memiliki 3 langkah : Proses persiapan bahan baku, proses sintesis silika, dan proses sintesis zeolit. Hasil sintesis silika diperoleh kadar SiO2 sebanyak 55,6%. Produk zeolit yang dihasilkan memiliki puncak khas pada 2ϴ 28,72. Produk zeolit X memiliki panjang gelombang ; 430; 570; 695,7 ; dan 965,7 yang secara berturut mengindikasikan ikatan Si-O-Si dan Si-O-Al , ikatan cincin rangkap, tegangan asimetris cincin T-O (internal), dan asimetris (internal). Hasil sintesis kristal zeolit X pada penelitian ini belum bisa terbentuk pada variabel penambahan waktu 3 – 5 jam dengan variasi mol Al2O3 0,5 – 1,5 mol.

Pada zeolit X, terdapat pita absorpsi pada kisaran 430 cm⁻¹ yang menunjukkan adanya getaran internal untuk tekukan Si-O-Si dan Si-O-Al, pada penelitian ini terdapat getaran di 430 cm-1.Namun, intensitas gugus fungsi tersebut relatif rendah.Pada bilangan gelombang 670-725 cm⁻¹, terdapat pita regangan simetri T-O (internal), dan pada kisaran 1000 cm⁻¹, terdapat pita regangan asimetri T-O (internal) dan simetris yang menandakan adanya framework zeolit.Hasil sintesis silika didapatkan kadar SiO2 sebanyak 55,54%.Penambahan Al2O3 dapat meningkatkan yield dari zeolit.Akan tetapi, pada analisa secara kualitatif XRD dan FTIR zeolit X belum bisa terbentuk, pada penambahan waktu 3 – 5 jam dengan variasi mol Al2O3 0,5 – 1,5 mol.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan fly ash sebagai bahan baku zeolit X. Pertama, perlu dilakukan optimasi terhadap rasio mol Al2O3 dan waktu reaksi untuk mendapatkan yield zeolit X yang lebih tinggi dan struktur kristal yang lebih sempurna. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada modifikasi fly ash sebelum proses sintesis, misalnya dengan proses pelindian atau aktivasi kimia, untuk meningkatkan reaktivitas silika dan alumina dalam fly ash. Ketiga, eksplorasi penggunaan metode sintesis alternatif, seperti metode hidrotermal atau microwave-assisted, dapat dipertimbangkan untuk mempercepat proses kristalisasi dan menghasilkan zeolit X dengan sifat-sifat yang lebih unggul.

  1. Zeolites as Selective Adsorbents for CO2 Separation | ACS Applied Energy Materials. zeolites selective... pubs.acs.org/doi/10.1021/acsaem.2c03605Zeolites as Selective Adsorbents for CO2 Separation ACS Applied Energy Materials zeolites selective pubs acs doi 10 1021 acsaem 2c03605
  2. Sintesis dan Karakterisasi Zeolit X dari Fly Ash Batu Bara Menggunakan Metode Sintesis pada Suhu Rendah... doi.org/10.22487/kovalen.2024.v10.i2.17028Sintesis dan Karakterisasi Zeolit X dari Fly Ash Batu Bara Menggunakan Metode Sintesis pada Suhu Rendah doi 10 22487 kovalen 2024 v10 i2 17028
Read online
File size530.08 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test