UNTADUNTAD

KOVALEN: Jurnal Riset KimiaKOVALEN: Jurnal Riset Kimia

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi komposit Mn-N-TiO2/Bentonit untuk degradasi polutan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis komposit Mn-N-TiO2/Bentonit sebagai katalis pada pendegradasi congo red pada sinar tampak dan untuk mengetahui pengaruh waktu penyinaran terhadap efektivitas fotodegradasi congo red terkatalis Mn-N-TiO2/Bentonit. Sintesis komposit Mn-N-TiO2/Bentonit dilakukan dengan metode sol-gel. Karakterisasi dilakukan dengan UV-Vis DRS, XRD, FTIR dan SEM-EDX. Uji aktivitas fotokatalisis pada degradasi congo red dilakukan dengan lampu Ultraviolet dan Tampak. Hasil karakterisasi komposit Mn-N-TiO2/Bentonit menunjukkan bahwa energi band gap Mn-N-TiO2/Bentonit dengan variasi 5 gr dengan energi celah pita sebesar 2,14 eV dengan bentuk kristal anatase. Pada spektrum IR terjadi pergeseran bilangan gelombang dari 1634,49 cm-1 menjadi 1433,11 cm-1 adanya getaran ikatan NO, serapan dibawah 1000 cm-1 menunjukkan adanya ikatan Mn-O dan penyerapan pada bilangan gelombang 1049,28 cm-1 menunjukkan adanya ion logam mangan yang terperangkap dalam matriks TiO2. Spektra ini mengindikasikan adanya mangan dan nitrogen, hasil ini diperkuat oleh instrumen EDX yang menunjukkan adanya Mn sebesar 0,60% dan N sebesar 0,04%. Hasil SEM menunjukkan adanya partikel yang masih menggumpal dan memiliki ukuran yang besar yang dipengaruhi uap air yang terdapat pada struktur kristal TiO2. Hasil pengujian aktivitas fotodegradasi meningkat signifikan hingga 40,9075% pada waktu penyinaran 30 menit untuk komposit Mn-N-TiO2/Bentonit dan 20,0225% dibawah paparan sinar ultraviolet.

Komposit Mn-N-TiO2/Bentonit berhasil disintesis melalui metode sol-gel, dibuktikan dengan hasil karakterisasi FTIR, XRD, dan SEM-EDX yang menunjukkan adanya unsur mangan dan nitrogen dalam matriks TiO2 serta terbentuknya fase kristal anatase.Aktivitas fotodegradasi congo red meningkat secara signifikan hingga 44,9075% di bawah sinar tampak setelah 30 menit penyinaran, menunjukkan efektivitas komposit sebagai fotokatalis.Penggunaan bentonit sebagai pendukung dan doping Mn-N berhasil menurunkan energi band gap sehingga memperluas penyerapan cahaya ke daerah tampak.

Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas komposit Mn-N-TiO2/Bentonit terhadap jenis polutan organik lain selain congo red, seperti metilen biru atau fenol, untuk mengevaluasi spektrum aplikasi katalis secara lebih luas. Diperlukan studi tentang pengaruh variasi suhu kalsinasi terhadap ukuran kristal dan aktivitas fotokatalitik komposit, guna menemukan kondisi optimal yang menghasilkan luas permukaan maksimal dan rekombinasi muatan minimal. Selain itu, perlu dikembangkan penelitian mengenai kemampuan regenerasi dan stabilitas jangka panjang komposit selama beberapa siklus fotodegradasi, agar potensi penerapannya dalam sistem pengolahan air limbah kontinu dapat dievaluasi secara realistis.

  1. Hydrothermal Synthesis of Nitrogen‐Doped Titanium Dioxide and Evaluation of Its Visible Light... doi.org/10.1155/2012/198497Hydrothermal Synthesis of NitrogenyAAAaDoped Titanium Dioxide and Evaluation of Its Visible Light doi 10 1155 2012 198497
  2. Sintesis dan Karakterisasi Komposit Mn-N-TiO2/Bentonit untuk Degradasi Polutan Organik | KOVALEN: Jurnal... doi.org/10.22487/kovalen.2024.v10.i3.17502Sintesis dan Karakterisasi Komposit Mn N TiO2 Bentonit untuk Degradasi Polutan Organik KOVALEN Jurnal doi 10 22487 kovalen 2024 v10 i3 17502
Read online
File size560.61 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test