UIGMUIGM

BIO PALEMBANICABIO PALEMBANICA

Pemanfaatan hewan sebagai obat tradisional telah dikenal secara global. Penelitian ini dilakukan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi pemanfaatan hewan sebagai obat tradisional oleh masyarakat adat di Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka, Sumatra, dari bulan September hingga November 2022. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dan pemilihan informan menggunakan metode snowball sampling. Tiga orang warga setempat kemudian diwawancarai berdasarkan kuesioner yang telah disiapkan. Data dianalisis secara kualitatif (menggunakan statistik deskriptif) dan kuantitatif (menghitung RFC atau Relative Frequency of Citation) serta Informant Consensus Factor (ICF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan hewan sebagai obat tradisional masih dilakukan karena berbagai alasan yang saling terkait. Hewan yang dimanfaatkan terdiri dari 6 famili dan 6 spesies, meliputi Reptilia (3 spesies dengan persentase 50,0%), serta Mammalia, Actinopterygii, dan Aves (masing-masing 1 spesies dengan persentase 16,7%). Herpetofauna menempati urutan pertama berdasarkan persentase jumlah spesies hewan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat di Kecamatan Ketapang. Terdapat korelasi antara usia informan dan tingkat pengetahuan mengenai pemanfaatan hewan sebagai obat tradisional, di mana informan berusia di atas 45 tahun memiliki pengetahuan yang lebih luas karena pengalaman hidup mereka. Akhirnya, konservasi satwa liar dalam praktik pengobatan tradisional sangat penting untuk melestarikan warisan budaya dan mendukung keberlanjutan ekologis.

Pemanfaatan hewan sebagai obat tradisional oleh masyarakat di Kecamatan Ketapang, Kota Pangkalpinang, masih dilakukan karena keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan modern, keterjangkauan, dan nilai budaya yang kuat.Pengetahuan mengenai penggunaan hewan obat tradisional cenderung lebih tinggi pada informan berusia di atas 45 tahun, menunjukkan hubungan erat antara usia dan pengetahuan lokal.Konservasi satwa yang dimanfaatkan perlu mendapat perhatian serius guna menjaga kelestarian spesies dan kearifan lokal secara berkelanjutan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memetakan secara lebih luas pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan hewan obat tradisional di seluruh wilayah Pulau Bangka, khususnya di daerah yang belum tersentuh studi, agar dapat menciptakan basis data komprehensif mengenai kearifan lokal. Kedua, sebaiknya diteliti efektivitas biologis dan kandungan aktif dari bagian hewan yang digunakan, seperti empedu ular dan daging ikan gabus, untuk memahami dasar ilmiah di balik klaim khasiat obat tradisional. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang model konservasi kolaboratif yang melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga konservasi, guna menyeimbangkan pelestarian spesies terancam dan pelestarian praktik budaya, khususnya untuk spesies seperti Varanus salvator dan Malayopython reticulatus yang sudah termasuk dalam Appendix II CITES.

  1. ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DESA BERUAS DAN DESA PUPUT KABUPATEN BANGKA TENGAH | Agriprimatech. etnozoologi... doi.org/10.34012/agriprimatech.v5i2.2644ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DESA BERUAS DAN DESA PUPUT KABUPATEN BANGKA TENGAH Agriprimatech etnozoologi doi 10 34012 agriprimatech v5i2 2644
  2. SciELO Brazil - Animal-based medicines: biological prospection and the sustainable use of zootherapeutic... doi.org/10.1590/S0001-37652005000100004SciELO Brazil Animal based medicines biological prospection and the sustainable use of zootherapeutic doi 10 1590 S0001 37652005000100004
  3. Identification of Medicinal Animals in Traditional Medicine in Rural Central Java (A Preliminary Result... atlantis-press.com/proceedings/icorsia-18/125908286Identification of Medicinal Animals in Traditional Medicine in Rural Central Java A Preliminary Result atlantis press proceedings icorsia 18 125908286
  4. Satwa yang Dimanfaatkan sebagai Obat Tradisional di Desa Tempilang dan Ranggas, Provinsi Kepulauan Bangka... spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/347Satwa yang Dimanfaatkan sebagai Obat Tradisional di Desa Tempilang dan Ranggas Provinsi Kepulauan Bangka spizaetus nusanipa ac index php spizaetus article view 347
  5. Benefits and Risks Associated with Meat Consumption during Key Life Processes and in Relation to the... mdpi.com/2304-8158/11/14/2063Benefits and Risks Associated with Meat Consumption during Key Life Processes and in Relation to the mdpi 2304 8158 11 14 2063
Read online
File size459.18 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test