ISI DPSISI DPS
Mudra Jurnal Seni BudayaMudra Jurnal Seni BudayaTari Babuang adalah bentuk tari wali yang sangat disakralkan oleh masyarakat Desa Pakraman Pengotan-Bangli. Tarian ini hanya dapat dipentaskan oleh sekaa teruna dari Desa Pengotan Bangli-pada ritual Bhatara Dalem Pingit. Prosesi pementasannya adalah Pider sekar, ngastawa di Pelinggih Sanggar Tawang, sesolahan tari Babuang, dan perang papah Biu. Tari Babuang pada ritual Bhatara Dalem Pingit memiliki beberapa fungsi, yaitu fungsi keagamaan, fungsi estetika, dan fungsi inklusi sosial. Fungsi agama, tari Babuang adalah bentuk persembahan untuk para leluhur yang tinggal di Gunung Airawang (Gunung Abang), dan manifestasi dari Tuhan yang tinggal di pura Tuluk Biu. Fungsi estetikanya terkait dengan nilai kesucian (sivam), kebenaran (satyam) dan keseimbangan atau harmoni (sundaram). Sebaliknya, fungsi inklusi sosial, tarian ini digunakan sebagai sarana membina solidaritas di antara masyarakatnya.
Tari Babuang di Desa Pengotan-Bangli merupakan tarian tradisi sakral yang dipentaskan oleh sekaa teruna setiap Sasih Ka-enam pada ritual piodalan Bhatara Dalem Pingit, dengan prosesi unik termasuk perang papah biu.Tarian ini memiliki fungsi keagamaan sebagai bentuk persembahan untuk meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada leluhur serta manifestasi Tuhan, sekaligus mengandung nilai kesucian, kebenaran, dan harmoni estetis.Selain itu, Tari Babuang juga berperan penting dalam fungsi penyatuan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antar warga masyarakat Desa Pengotan yang terlibat dalam seluruh rangkaian ritual hingga selesai.
Untuk memperdalam pemahaman tentang Tari Babuang, beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk melakukan studi komparatif dengan tari wali atau tari sakral lainnya di Bali, guna mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam asal-usul, struktur ritual, serta fungsi keagamaan, estetika, dan sosialnya. Hal ini akan membantu menempatkan Tari Babuang dalam konteks seni sakral Bali yang lebih luas dan mengungkap kekhasan lokalnya. Kedua, penting untuk menyelidiki bagaimana modernisasi dan perubahan sosial memengaruhi kelangsungan Tari Babuang, khususnya dalam hal minat dan partisipasi generasi muda Desa Pengotan. Penelitian dapat mengeksplorasi tantangan pewarisan tradisi dan upaya adaptasi agar tarian ini tetap lestari di tengah zaman yang terus berkembang. Terakhir, studi mendalam tentang simbolisme gerak tari dan musikalitas gamelan pengiring Tari Babuang akan sangat berharga. Menggali makna tersembunyi di balik setiap gerakan, ekspresi, dan pola melodi gamelan selonding atau gambang dapat mengungkap narasi spiritual dan budaya yang lebih kaya, memberikan wawasan baru tentang bagaimana tarian ini berkomunikasi secara non-verbal dengan para penganutnya dan lingkungan sekitarnya.
| File size | 6.47 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Untuk optimalisasi, guru perlu mempersiapkan bahan ajar yang lebih rinci, memberikan waktu yang memadai bagi siswa dalam pelaksanaan proyek, dan mengarsipkanUntuk optimalisasi, guru perlu mempersiapkan bahan ajar yang lebih rinci, memberikan waktu yang memadai bagi siswa dalam pelaksanaan proyek, dan mengarsipkan
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini mengambil lokasi di 8 SMAN di Banten. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru pelajaran Biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakanPenelitian ini mengambil lokasi di 8 SMAN di Banten. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru pelajaran Biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan
MAHADEWAMAHADEWA Data awal menunjukkan kelas XII MIPA 3 memiliki persentase kemampuan berpikir kreatif 32,05% (kurang kreatif) dengan rata-rata 63,98 di bawah kriteriaData awal menunjukkan kelas XII MIPA 3 memiliki persentase kemampuan berpikir kreatif 32,05% (kurang kreatif) dengan rata-rata 63,98 di bawah kriteria
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus dilaksanakan melalui proses kegiatan perencanaan,Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus dilaksanakan melalui proses kegiatan perencanaan,
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selaluPenelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selalu
MAHADEWAMAHADEWA Ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan 3 siklus dengan materi metabolisme dan enzim, katabolisme dan anabolisme pada subjek 26 orang kelas XIIIni merupakan penelitian tindakan kelas dengan 3 siklus dengan materi metabolisme dan enzim, katabolisme dan anabolisme pada subjek 26 orang kelas XII
MAHADEWAMAHADEWA Tanaman herbal yang digunakan adalah bawang putih (Allium satuvum), Kencur (Kaempferia galangal), kunyit (Curcuma domestika), temulawak (Curcuma xanthoriza),Tanaman herbal yang digunakan adalah bawang putih (Allium satuvum), Kencur (Kaempferia galangal), kunyit (Curcuma domestika), temulawak (Curcuma xanthoriza),
MAHADEWAMAHADEWA Penerapan manajemen keterlibatan masyarakat di SD Negeri 8 Mas meningkatkan kualitas sekolah dan mengubah pola pikir masyarakat dari tanggung jawab pemerintahPenerapan manajemen keterlibatan masyarakat di SD Negeri 8 Mas meningkatkan kualitas sekolah dan mengubah pola pikir masyarakat dari tanggung jawab pemerintah
Useful /
SUMSELPROVSUMSELPROV Peran bahasa Palembang, khususnya bebaso, sangat penting sebagai sarana komunikasi internal dan medium pembangunan, pengembangan, serta pewarisan budayaPeran bahasa Palembang, khususnya bebaso, sangat penting sebagai sarana komunikasi internal dan medium pembangunan, pengembangan, serta pewarisan budaya
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Peningkatan skor pengetahuan terlihat pada seluruh sesi, mengonfirmasi bahwa pembelajaran partisipatif lebih bermakna dibandingkan metode ceramah konvensional.Peningkatan skor pengetahuan terlihat pada seluruh sesi, mengonfirmasi bahwa pembelajaran partisipatif lebih bermakna dibandingkan metode ceramah konvensional.
LMULMU Semakin tinggi print speed maka nilai kekuatan tekan semakin rendah dan sebaliknya. Semakin tinggi parameter height layer maka nilai kekuatan tekan semakinSemakin tinggi print speed maka nilai kekuatan tekan semakin rendah dan sebaliknya. Semakin tinggi parameter height layer maka nilai kekuatan tekan semakin
MAHADEWAMAHADEWA Jika dilihat pencapaian secara kelompok sebesar 35,21%. Selanjutnya pada siklus II setelah diberikan tindakan peningkatan yang signifikan ditunjukkan olehJika dilihat pencapaian secara kelompok sebesar 35,21%. Selanjutnya pada siklus II setelah diberikan tindakan peningkatan yang signifikan ditunjukkan oleh