MAHADEWAMAHADEWA
Indonesian Journal of Educational Development (IJED)Indonesian Journal of Educational Development (IJED)Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII.F SMP Negeri 12 Denpasar dengan menggunakan pendekatan konseling Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) dengan teknik Dispute kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dalam bimbingan dan konseling (PTBK) dengan pelaksanaan dua siklus, Penelitian ini dilakukan di SMPN 12 Denpasar. Sampel dalam penelitian sebanyak 40 orang. Metode pengumpulan data berupa angket percaya diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase, di mana setelah semua jawaban terkumpul kemudian ditabulasikan jawaban tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase peningkatan skor kepercayaan diri siswa kelas VII F sebesar 35,21 % yang mana mengalami peningkatan skor sebelum dilakukan tindakan sebesar 40,5 menjadi 58,33 setelah dilakukan tindakan.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan kelas VII.F SMP Negeri 12 Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018 yang memiliki percaya diri yang rendah.Setelah diberikan penanganan berupa Pendekatan Konseling Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) Dengan Teknik Dispute Kognitif, diperoleh hasil yaitu.pada siklus I peningkatan sudah mulai terlihat namun masih berada pada kategori rendah dengan rentangan skor yaitu 55 sampai dengan 60 dengan rata-rata keberhasilan 58,33% dengan kategori rendah.Jika dilihat pencapaian secara kelompok sebesar 35,21%.Selanjutnya pada siklus II setelah diberikan tindakan peningkatan yang signifikan ditunjukkan oleh siswa.Jika dilihat dengan angka peningkatan tersebut antara 73 sampai dengan 80 dengan rata-rata keberhasilan peningkatan 76,16% dengan kategori tinggi, dan jika dilihat skor pencapaian secara berkelompok sebesar 30,66% ini berarti layanan konseling behavioral dengan teknik dispute kognitif dapat meningkatkan percaya diri siswa.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat diteliti mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepercayaan diri siswa, seperti lingkungan keluarga dan interaksi sosial di sekolah. Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah, Bagaimana pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan kepercayaan diri siswa di SMP? Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perkembangan kepercayaan diri siswa dari waktu ke waktu dan dampaknya terhadap prestasi akademik mereka. Dengan memahami perubahan motivasi siswa seiring waktu, strategi pembelajaran yang lebih efektif dapat dirancang untuk menunjang kepercayaan diri siswa.
| File size | 104.54 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Lokasi Indonesia di garis khatulistiwa menyebabkan paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi, memicu berbagai masalah kesehatan termasuk melanoma. MelanomaLokasi Indonesia di garis khatulistiwa menyebabkan paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi, memicu berbagai masalah kesehatan termasuk melanoma. Melanoma
UnwahasUnwahas Willingness to pay (WTP) atau kemauan membayar, beriringan dengan informasi kemanfaatan yang diperoleh. Masyarakat yang memahami dan yakin mengenai manfaatWillingness to pay (WTP) atau kemauan membayar, beriringan dengan informasi kemanfaatan yang diperoleh. Masyarakat yang memahami dan yakin mengenai manfaat
UnwahasUnwahas Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel penelitian formulasi sediaan emulgel ekstrak kulit kayu manis dengan variasi konsentrasiMetode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel penelitian formulasi sediaan emulgel ekstrak kulit kayu manis dengan variasi konsentrasi
UnwahasUnwahas Jamu pegal linu merupakan jamu yang paling populer di masyarakat. Meskipun begitu, masih banyak bahan kimia obat yang ditemukan dalam jamu pegal linu.Jamu pegal linu merupakan jamu yang paling populer di masyarakat. Meskipun begitu, masih banyak bahan kimia obat yang ditemukan dalam jamu pegal linu.
UnwahasUnwahas Total responden berjumlah 184 dengan persentasi perempuan 59,20% dan laki-laki 40,80%. Responden yang memiliki tekanan darah terkontrol 65,80% sedangkanTotal responden berjumlah 184 dengan persentasi perempuan 59,20% dan laki-laki 40,80%. Responden yang memiliki tekanan darah terkontrol 65,80% sedangkan
UNSOEDUNSOED Pelarut untuk fraksinasi menggunakan n-heksana, etil asetat, dan air. Aktivitas tabir surya sampel diuji secara in vitro menggunakan spektrofotometri UVPelarut untuk fraksinasi menggunakan n-heksana, etil asetat, dan air. Aktivitas tabir surya sampel diuji secara in vitro menggunakan spektrofotometri UV
UnwahasUnwahas Kontrol positif dan negatif masing‑masing adalah nattokinase dan buffer fosfat. Aktivitas fibrinolitik ekstrak enzim dianalisis dengan ANOVA menggunakanKontrol positif dan negatif masing‑masing adalah nattokinase dan buffer fosfat. Aktivitas fibrinolitik ekstrak enzim dianalisis dengan ANOVA menggunakan
MAHADEWAMAHADEWA Hal tersebut dibuktikan dengan Pada siklus I skor rata-rata siswa yaitu 77,36 dan pada siklus II sebesar 80,56. Serta didukung dengan hasil tanggapan siswaHal tersebut dibuktikan dengan Pada siklus I skor rata-rata siswa yaitu 77,36 dan pada siklus II sebesar 80,56. Serta didukung dengan hasil tanggapan siswa
Useful /
UnwahasUnwahas Bunga kertas (Bougainvillea glabra) mengandung senyawa flavonoid, tannin, dan saponin. Kandungan fitokimia tersebut membuat bunga kertas memiliki beberapaBunga kertas (Bougainvillea glabra) mengandung senyawa flavonoid, tannin, dan saponin. Kandungan fitokimia tersebut membuat bunga kertas memiliki beberapa
UnwahasUnwahas Sistem dispersi padat dibuat dengan metode peleburan. Evaluasi yang dilakukan yaitu perolehan kembali, laju disolusi, difraksi X-ray (XRD) yang dibandingkanSistem dispersi padat dibuat dengan metode peleburan. Evaluasi yang dilakukan yaitu perolehan kembali, laju disolusi, difraksi X-ray (XRD) yang dibandingkan
UnwahasUnwahas Sampel penelitian terdiri dari 58 pasien. Data dianalisis menggunakan aplikasi Lexicomp®. Hasilnya menunjukkan bahwa 56,90% pasien memiliki potensi interaksiSampel penelitian terdiri dari 58 pasien. Data dianalisis menggunakan aplikasi Lexicomp®. Hasilnya menunjukkan bahwa 56,90% pasien memiliki potensi interaksi
UnwahasUnwahas Disarankan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai mekanisme aksi pada tingkat molekuler, sifat farmakokinetik, dan optimasi struktur guna mendukungDisarankan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai mekanisme aksi pada tingkat molekuler, sifat farmakokinetik, dan optimasi struktur guna mendukung