JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika Kimia

Sintesis komposit boron-doped carbon nanodots (B-CDs)/TiO2 dilakukan menggunakan metode sol-gel dengan prekursor titanium tetraisopropoxide (TTIP) dan B-CDs yang disiapkan dengan metode microwave menggunakan asam sitrat monohidrat, urea, dan asam borat sebagai prekursor. Konsentrasi dopan boron (B) yang optimum pada B-CDs/TiO2 adalah 0,5% boron (w/w) yang kemudian digunakan sebagai komposit pada TiO2 menghasilkan padatan berwarna coklat dan memiliki luminesensi biru di bawah cahaya UV. Hasil dengan UV-Vis/DRS untuk variasi konsentrasi B-CDs sebesar 0,5%, 1,25%, dan 2,5% menunjukkan nilai Eg sebesar 2,34 eV, 2,00 eV, dan 2,29 eV. B-CDs menyebabkan puncak emisi maksimum (λEm) bergeser ke arah merah dan memengaruhi intensitas fotoluminesensi TiO2. Karakterisasi FT-IR tidak menunjukkan puncak baru, tidak ada ikatan dalam komposit B-CDs/TiO2. Difraktogram TiO2 diamati bergeser ke arah 2θ yang lebih besar yang menyebabkan kristalinitas TiO2 menurun. Berdasarkan uji aktivitas fotokatalitik pada degradasi larutan metilen blue, menunjukkan aktivitas yang cukup baik. Diharapkan bahwa komposit B-CDs/TiO2 memiliki potensi untuk diaplikasikan sebagai fotokatalis untuk mendegradasi polutan organik di bawah iluminasi cahaya tampak.

Konsentrasi dopan boron yang optimum pada B-CDs adalah 0,5%, menghasilkan energi celah pita sebesar 2,50 eV dan perubahan spektrum fotoluminesensi yang paling dekat dengan warna merah.Komposit B-CDs/TiO2 menghasilkan padatan berwarna coklat yang memancarkan cahaya biru saat terpapar cahaya UV 365 nm.Nilai energi celah pita diperoleh untuk karakteristik UV-Vis/DRS dengan penambahan 0,5% B-CDs/TiO2 (2,00 eV), 1,25% B-CDs/TiO2 (1,57 eV), dan 2,5% B-CDs/TiO2 (1,75 eV).Material dengan nilai terbaik dihasilkan oleh B-CDs dengan konsentrasi boron 1,25% karena B-CDs menghasilkan pergeseran puncak emisi maksimum ke arah yang lebih besar dan mengubah intensitas fotoluminesensi TiO2.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh ukuran dan bentuk B-CDs terhadap kinerja fotokatalitik komposit B-CDs/TiO2. Hal ini dapat dilakukan dengan memvariasikan kondisi sintesis B-CDs, seperti rasio prekursor, waktu microwave, dan suhu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada modifikasi permukaan TiO2 dengan material lain, seperti graphene atau MOF, untuk meningkatkan dispersi B-CDs dan memfasilitasi transfer muatan. Ketiga, perlu dilakukan investigasi terhadap aplikasi komposit B-CDs/TiO2 dalam degradasi polutan organik kompleks, seperti farmasi atau pestisida, serta evaluasi efektivitasnya dalam kondisi lingkungan yang realistis, seperti air limbah yang mengandung berbagai kontaminan.

Read online
File size491.42 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test