UNTADUNTAD
KOVALEN: Jurnal Riset KimiaKOVALEN: Jurnal Riset KimiaSalah satu penyebab sampah makanan adalah karena kurangnya penanganan buah atau sayuran pasca panen, sehingga dibutuhkan suatu inovasi untuk mengatasi masalah ini salah satunya adalah dengan edible coating. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik edible coating dari pektin albedo semangka dengan penambahan ekstrak daun bandotan sebagai antibakteri terhadap tomat Napu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu tomat (edible coating), tomat (edible coating ekstrak etanol daun bandotan 12,5%), tomat (edible coating ekstrak etanol daun bandotan 25%), dan tomat (edible coating ekstrak etanol daun bandotan 50%). Hasil uji karakterisasi pektin albedo semangka yaitu berat ekivalen 558,3 mg; kadar metoksil 6,1%; kadar asam galakturonat 32,1%; kadar air 11,469% dan kadar abu 9,378%. Dan hasil uji karakterisasi tomat untuk susut bobot, kadar air dan uji mikroba perlakuan terbaik dihasilkan oleh tomat (edible coating antibakteri 50%), dengan hasil berturut-turut adalah 7,90%; 53,18%; 16,6 koloni (pengenceran 10-4); dan 5,6 koloni (pengenceran 10-5).
Edible coating dengan penambahan ekstrak etanol daun bandotan 50% memberikan hasil terbaik dalam mempertahankan kualitas tomat Napu, ditunjukkan dengan susut bobot terendah (7,90%), kadar air yang optimal (53,18%), dan jumlah koloni mikroba yang paling sedikit.Penelitian ini menghasilkan pektin dari albedo semangka dengan karakteristik tertentu, meskipun tidak sepenuhnya memenuhi standar mutu IPPA.Pektin dengan kadar metoksil rendah yang dihasilkan cocok untuk pembentukan gel dalam kondisi rendah gula atau asam.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi konsentrasi ekstrak daun bandotan dalam edible coating untuk mencapai efektivitas antibakteri dan retensi kualitas tomat Napu yang paling optimal. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh jenis pelarut yang berbeda dalam ekstraksi daun bandotan terhadap aktivitas antibakteri dan karakteristik edible coating yang dihasilkan. Selanjutnya, penelitian dapat diperluas dengan menguji efektivitas edible coating berbasis albedo semangka dan ekstrak daun bandotan pada varietas tomat lain atau jenis buah dan sayuran lainnya untuk mengetahui potensi aplikasinya yang lebih luas. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan mengkaji pengaruh kombinasi berbagai jenis antibakteri alami selain daun bandotan untuk meningkatkan efektivitas edible coating dalam memperpanjang masa simpan produk pertanian. Terakhir, studi mengenai aspek ekonomi dan keberlanjutan penggunaan limbah albedo semangka sebagai bahan baku edible coating perlu dilakukan untuk mendukung implementasi teknologi ini secara luas di kalangan petani.
| File size | 514.42 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIFARSTIFAR Persentase rata-rata penurunan jumlah koloni mikroorganisme pada handrub daun sirih rebus (Piper betle Linn) adalah 39,46%, sedangkan pada handrub alkoholPersentase rata-rata penurunan jumlah koloni mikroorganisme pada handrub daun sirih rebus (Piper betle Linn) adalah 39,46%, sedangkan pada handrub alkohol
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Selanjutnya diletakkan di rak dan dibiarkan layu selama 14 sampai 24 jam, kemudian daun diblender dan dilakukan proses oksidasi. Kemudian diletakkan diSelanjutnya diletakkan di rak dan dibiarkan layu selama 14 sampai 24 jam, kemudian daun diblender dan dilakukan proses oksidasi. Kemudian diletakkan di
UNSURUNSUR ReKompos berpotensi menjadi solusi berbasis teknologi yang mendukung pengelolaan sampah rumah tangga, pertanian pekarangan dan konsumsi berkelanjutan.ReKompos berpotensi menjadi solusi berbasis teknologi yang mendukung pengelolaan sampah rumah tangga, pertanian pekarangan dan konsumsi berkelanjutan.
STIK SAMSTIK SAM Komposisi setil alkohol dan propilenglikol dioptimasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 dengan parameter uji daya sebar, daya lekat, danKomposisi setil alkohol dan propilenglikol dioptimasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 dengan parameter uji daya sebar, daya lekat, dan
UNIMMANUNIMMAN Kandungan buah pala yang menunjukkan aktivitas antifungi yaitu flavanoid, saponin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kimiaKandungan buah pala yang menunjukkan aktivitas antifungi yaitu flavanoid, saponin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kimia
UMAUMA Fraksi asetat etil Coleus amboinicus Lour memiliki berbagai metabolit sekunder (alkaloid, flavonoid, fenolik dan polifenol, kumar, dan triterpenoid). HalFraksi asetat etil Coleus amboinicus Lour memiliki berbagai metabolit sekunder (alkaloid, flavonoid, fenolik dan polifenol, kumar, dan triterpenoid). Hal
4141 Polimer yang digunakan adalah limbah plastik jenis polyethylene terephthalate (PET), polystyrene (PS) dan polypropylene (PP). Penelitian ini bertujuanPolimer yang digunakan adalah limbah plastik jenis polyethylene terephthalate (PET), polystyrene (PS) dan polypropylene (PP). Penelitian ini bertujuan
4141 5% respectively were 57.35 MPa, 55.74 MPa, 54.87 MPa and 50.54 MPa. The optimum conditions are obtained at a percentage of 0. 5%. It can be concluded that5% respectively were 57.35 MPa, 55.74 MPa, 54.87 MPa and 50.54 MPa. The optimum conditions are obtained at a percentage of 0. 5%. It can be concluded that
Useful /
UPN VeteranUPN Veteran Padatan ini memiliki sifat zat yang tidak larut dalam air dan dapat dipisahkan melalui proses sedimentasi [30]. Selain itu, proses koagulasi-flokulasiPadatan ini memiliki sifat zat yang tidak larut dalam air dan dapat dipisahkan melalui proses sedimentasi [30]. Selain itu, proses koagulasi-flokulasi
STIK SAMSTIK SAM Pada hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang mempengaruhi terhadap kegagalan pengendalian DM Tipe II yaitu lama menderita (p = 0,000), perilakuPada hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang mempengaruhi terhadap kegagalan pengendalian DM Tipe II yaitu lama menderita (p = 0,000), perilaku
UMMAUMMA Metode penelitian menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design dengan sampel purposive sebanyak 37 orang di kelas eksperimen dan 36 orang di kelasMetode penelitian menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design dengan sampel purposive sebanyak 37 orang di kelas eksperimen dan 36 orang di kelas
IKHAFIIKHAFI Dari hasil penelitian dan evaluasi dari perancangan sistem pengambilan keputusan pengangkatan karyawan tetap, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.melaluiDari hasil penelitian dan evaluasi dari perancangan sistem pengambilan keputusan pengangkatan karyawan tetap, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.melalui