UNHIUNHI

Widya KesehatanWidya Kesehatan

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang tidak normal dalam pembuluh darah arteri dan terjadi secara terus menerus. Jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi. Kontrol tekanan darah dan pemilihan obat yang tepat diperlukan untuk meminimalkan angka kematian akibat hipertensi. Penelitian yang dilakukan termasuk dalam penelitian non eksperimental, dimana penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif yang dilakukan secara kuantitatif dengan melihat pemberian terapi pasien Hipertensi dan Hipertensi dengan Diabetes. Penggunaan monoterapi CCB (Amlodipine) merupakan terapi yang paling sering digunakan. CCB digunakan pada pasien hipertensi sistolik lansia. Penggunaan monoterapi ACEI (Captopril) merupakan terapi yang paling sering di gunakan untuk pasien hipertensi dengan DM. Kontrol tekanan darah pasien hipertensi disertai DM mengalami penurunan dimana tidak terdapat pasien dengan tekanan darah stage 2. Pasien dengan Hipertensi didapati penurunan tekanan darah dimana 93% berada di bawah atau sama dengan target tekanan darah yang direkomendasikan JNC 8. Penggunaan monoterapi yang mendominasi pada pasien lansia dengan Hipertensi dan Hipertensi dengan Diabetes menunjukan adanya perbaikan tekanan darah pasien. Hal ini dikarenakan terapi yang diberikan menurut JNC 8 telah tepat sehingga target tekanan darah pasien tercapai.

Pola pengobatan pasien HT mayoritas menggunakan monoterapi dengan golongan obat terbanyak adalah CCB (Amlodipine) sebanyak 70 orang dengan persentase 46%.Pola penggunaan obat HT dengan DM golongan obat yang diresepkan terbanyak adalah ACEI (Captopril) sebanyak 15 orang dengan persentase 52%.Kontrol tekanan darah pasien HT terjadi penurunan tekanan darah akhir dimana terjadi perubahan dengan tidak terdapat pasien dengan hipertensi stage 2 dan stage 1 menjadi menurun.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien lansia dalam mengonsumsi obat antihipertensi, seperti tingkat pendidikan, dukungan keluarga, dan aksesibilitas layanan kesehatan. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai kombinasi obat antihipertensi dalam mencapai target tekanan darah pada pasien dengan komorbid diabetes dan hipertensi, serta mengidentifikasi potensi interaksi obat yang merugikan. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk memahami pengalaman pasien lansia dalam menjalani terapi hipertensi dan diabetes, termasuk tantangan yang dihadapi, strategi koping yang digunakan, dan persepsi mereka terhadap kualitas hidup.

Read online
File size365.23 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test