PPS UNISTIPPS UNISTI

Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)

Perempuan memiliki peran yang tidak kalah pentingnya dibandingkan pria dalam rumah tangga. Kontribusi tenaga dan penghasilan perempuan sering kali tidak dipertimbangkan sehingga nilainya dalam mendukung pendapatan rumah tangga kurang diapresiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur . Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara sensus yaitu melakukan wawancara pada semua anggota perempuan yang tergabung dalam unit usaha pembuat kemplang dan pengrajin purun. Total responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah 48 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan total rata-rata curahan waktu kerja prempuan untuk unit usaha pengrajin purun sebesar 2,6 jam perhari dan selama 1 minggu rata-rata bekerja selama 4,7 hari kerja dan unit usaha pembuat kemplang curahan waktu kerja lebih lama yaitu sebesar 4,6 jam per hari dan 5,8 hari kerja dalam 1 minggu. Kontribusi yang diberikan masih tergolong kecil karena dibawah 50% dari total pendapatan rumah tangga yaitu dari usaha pengrajin purun hanya sebesar 33,33% dan usaha pembuat kemplang memberikan kontribusi sebesar 40,71%. Temuan ini mengisyaratkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membantu pendapatan dan menopang ekonomi rumah tangga. Perlunya pemberdayaan perempuan untuk memposisikan peran perempuan pedesaan dalam kontribusi ekonomi rumahh tangga.

Perempuan berperan signifikan dalam menopang ekonomi rumah tangga melalui curahan tenaga kerja, namun kontribusi rata‑rata mereka masih di bawah 50 % total pendapatan, yaitu 33,33 % untuk usaha pengrajin purun dan 40,71 % untuk usaha pembuat kemplang.Faktor‑faktor seperti umur, tingkat pendidikan, jumlah anggota rumah tangga, dukungan suami, dan pengalaman kerja memengaruhi besarnya kontribusi tersebut.Oleh karena itu, peningkatan partisipasi ekonomi perempuan harus didukung dengan program pemberdayaan dan pelatihan keterampilan untuk mengoptimalkan peran mereka.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan keterampilan khusus bagi perempuan pedesaan dalam meningkatkan curahan tenaga kerja dan kontribusi pendapatan rumah tangga, dengan mengukur perubahan jam kerja dan persentase kontribusi sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh dukungan suami terhadap partisipasi ekonomi perempuan, misalnya dengan menguji apakah peningkatan persepsi dukungan pasangan berhubungan dengan peningkatan jam kerja dan pendapatan yang dihasilkan perempuan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dibuat untuk memetakan bagaimana tingkat pendidikan perempuan memengaruhi evolusi curahan tenaga kerja serta kontribusi pendapatan selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang mempercepat peningkatan kontribusi ekonomi. Penelitian‑penelitian ini diharapkan memberikan dasar empiris bagi kebijakan pemberdayaan yang lebih tepat sasaran, memperkuat peran perempuan dalam ekonomi rumah tangga, dan mengurangi kesenjangan kontribusi pendapatan antara laki‑laki dan perempuan di wilayah pedesaan. Selain itu, penelitian dapat meneliti peran koperasi lokal dalam memfasilitasi akses pasar bagi produk buatan perempuan, sehingga menguji apakah keterlibatan dalam koperasi meningkatkan pendapatan dan efektivitas penggunaan tenaga kerja.

  1. National Multidisciplinary Sciences. curahan kontribusi perempuan pendapatan keluarga petani kopi arabica... proceeding.unmuhjember.ac.id/index.php/nms/article/view/116National Multidisciplinary Sciences curahan kontribusi perempuan pendapatan keluarga petani kopi arabica proceeding unmuhjember ac index php nms article view 116
Read online
File size512.24 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test