UNHIUNHI

Widya KesehatanWidya Kesehatan

Disabilitas diartikan sebagai hasil interaksi dari keterbatasan individu dengan lingkungannya, bukan hanya fisik dan jiwa tetapi berdampak keterbatasan aktivitas dan hambatan partisipasi. Tujuan penulisan untuk mengetahui potensi program Si Wuwu Areng Gethak sebagai media preventif stop stigma penyandang disabilitas remaja dan kusta berbasis kearifan lokal pandalungan. Metode penulisan menggunakan kajian pustaka melalui literatur database elektronik kemudian dilakukan sintesis sesuai tujuan penulisan. Penyandang disabilitas remaja lebih rentan mengalami kasus bullying oleh teman sebayanya sedangkan disabilitas kusta mereka mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan karena malu dan terisolasi sosial. Gagasan program Si Wuwu Areng Gethak merupakan pemanfaatan kesenian pandalungan madura sebagai media preventif stop stigma penyandang disabilitas remaja dan kusta. Hasil Analisa SWOT menunjukkan persentase daya dorong sebesar 74,13% bersifat sub kondusif untuk diimplementasikan. Harapannya gagasan program ini dapat diimplementasikan melalui kolaborasi anatara pihak akademisi dengan sinergitas lintas sektor pendidikan dan promosi kesehatan.

Stigma merupakan presepsi negatif terhadap individu oleh orang lain.Stigma penyandang disabilitas remaja dan kusta dapat memberikan dampak psikososial bagi penyandang.Penyandang disabilitas akan merasa terisolasi sehingga terjadi gangguan interaksi sosial selain itu penyandang disabilitas kusta akan mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan.Promosi kesehatan sangat penting untuk menghilangkan stigma disabilitas.Penggunaan media berbasis kearifan lokal menjadi terobosan baru guna mengurangi stigma penyandang disabilitas.Si Wuwu Areng Gethak merupakan program promosi kesehatan berbasis kearifan lokal Pandalungan pada masyarakat khusunya agregat remaja sebagai upaya pencegahan dan penyadang disabilitas.Program tersebut memiliki potensi sub kondusif untuk dilaksanakan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas program Si Wuwu Areng Gethak dalam mengurangi stigma disabilitas pada remaja dan kusta melalui pendekatan kuantitatif dengan melibatkan lebih banyak partisipan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam pengalaman dan persepsi remaja dan kusta terhadap program Si Wuwu Areng Gethak, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengembangkan model implementasi program Si Wuwu Areng Gethak yang lebih adaptif dan berkelanjutan di berbagai konteks komunitas Pandalungan, dengan mempertimbangkan karakteristik budaya dan sosial setempat. Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pengurangan stigma disabilitas, serta meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas di masyarakat.

Read online
File size209.98 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test