UNBITAGOUNBITAGO

Jurnal Promosi Komunikasi dan Kesehatan (J-SIKOMKES)Jurnal Promosi Komunikasi dan Kesehatan (J-SIKOMKES)

Perilaku merokok pada mahasiswa merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius melalui strategi promosi kesehatan yang efektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat paparan promosi kesehatan terkait bahaya merokok pada mahasiswa dan menganalisis hubungannya dengan perubahan perilaku merokok. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 120 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada tingkat paparan promosi kesehatan kategori sedang (45,0%), dengan media sosial sebagai saluran paparan yang paling dominan (72,5%), sementara penyuluhan langsung terbukti menghasilkan pemahaman pesan kesehatan tertinggi (76,1%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara paparan promosi kesehatan dengan perubahan perilaku merokok pada mahasiswa (p = 0,003; koefisien kontingensi = 0,412). Disimpulkan bahwa promosi kesehatan berperan penting dalam mendorong perubahan perilaku merokok mahasiswa, namun perlu diperkuat melalui pendekatan multikomponen yang mengintegrasikan intervensi komunikasi aktif, penguatan regulasi kawasan tanpa rokok, dan pemberdayaan komunitas mahasiswa secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat paparan promosi kesehatan terkait bahaya merokok pada mahasiswa secara umum berada pada kategori sedang, dengan media sosial sebagai saluran paparan yang paling dominan, namun frekuensi paparan yang bersifat rutin dan intensif masih tergolong rendah.Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara paparan promosi kesehatan dengan perubahan perilaku merokok pada mahasiswa, di mana mahasiswa dengan tingkat paparan tinggi memiliki kecenderungan lebih besar untuk berada pada tahap perubahan perilaku.Promosi kesehatan merupakan instrumen penting yang perlu diperkuat melalui pendekatan multikomponen untuk menghasilkan perubahan perilaku merokok yang lebih bermakna dan lestari.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis intervensi promosi kesehatan dalam jangka panjang, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat ketergantungan nikotin dan norma sosial kelompok sebaya. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk menyampaikan pesan kesehatan yang persuasif dan relevan bagi mahasiswa, serta mengembangkan program pemberdayaan komunitas mahasiswa sebagai agen perubahan perilaku di tingkat peer-to-peer. Dengan menggabungkan temuan-temuan ini, diharapkan dapat dirumuskan strategi promosi kesehatan yang lebih komprehensif dan efektif dalam upaya pengendalian perilaku merokok pada mahasiswa.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0033-2909.133.4.673APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0033 2909 133 4 673
  2. Historical Origins of the Health Belief Model - Irwin M. Rosenstock, 1974. historical origins health... doi.org/10.1177/109019817400200403Historical Origins of the Health Belief Model Irwin M Rosenstock 1974 historical origins health doi 10 1177 109019817400200403
Read online
File size269.87 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test