STEKOMSTEKOM

Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi AkuntansiKompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi

Bursa efek merupakan pasar di mana perdagangan saham, obligasi, dan instrumen keuangan lainnya terjadi. Bursa efek menjadi tempat perusahaan dapat menerbitkan saham untuk memperoleh dana dari investor, serta investor dapat membeli saham sebagai bentuk kepemilikan perusahaan dan memperoleh keuntungan dari perubahan harga saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa signifikan pengaruh profitabilitas, leverage, dan produktivitas terhadap penentuan peringkat obligasi pada perusahaan manufaktur periode 2020–2022. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur yang menerbitkan obligasi dan mendapatkan peringkat dari PEFINDO, menggunakan mata uang rupiah dalam laporan keuangan, serta menerbitkan laporan keuangan audited secara lengkap. Sumber data berasal dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan database peringkat obligasi dari PT PEFINDO (www.pefindo.com). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap peringkat obligasi, leverage berpengaruh negatif terhadap peringkat obligasi, sedangkan produktivitas tidak berpengaruh terhadap peringkat obligasi.

Profitabilitas berpengaruh positif terhadap peringkat obligasi, artinya semakin tinggi profitabilitas perusahaan, semakin baik peringkat obligasinya.Leverage berpengaruh negatif terhadap peringkat obligasi, artinya semakin tinggi rasio utang terhadap ekuitas, semakin rendah peringkat obligasinya.Produktivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap peringkat obligasi, sehingga tingkat efisiensi penggunaan aset tidak memengaruhi penilaian lembaga pemeringkat dalam periode penelitian.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh faktor non-keuangan seperti tata kelola perusahaan atau reputasi manajemen terhadap peringkat obligasi, mengingat bahwa faktor-faktor tersebut mungkin menjadi pertimbangan penting bagi lembaga pemeringkat di luar rasio keuangan semata. Kedua, penelitian lanjutan dapat menguji apakah hubungan antara produktivitas dan peringkat obligasi menjadi signifikan jika dianalisis dalam periode yang lebih panjang atau dengan mempertimbangkan sektor sub-manufaktur tertentu yang memiliki karakteristik operasional berbeda. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh variabel makroekonomi seperti suku bunga atau tingkat inflasi yang dapat memoderasi hubungan antara rasio keuangan dan peringkat obligasi, karena kondisi ekonomi makro mungkin memengaruhi penilaian risiko secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pemeringkatan obligasi di Indonesia. Dengan memperluas cakupan variabel dan konteks, hasil penelitian dapat lebih relevan bagi investor, perusahaan, dan regulator pasar modal. Studi lanjutan sebaiknya menggunakan pendekatan kuantitatif yang lebih kompleks, seperti model regresi berganda atau analisis panel data, untuk meningkatkan kekuatan prediktif. Selain itu, perbandingan antar lembaga pemeringkat seperti PEFINDO, Fitch, dan ICRA juga bisa menjadi arah penelitian guna melihat konsistensi penilaian. Fokus pada perusahaan manufaktur tetap relevan, namun bisa dikembangkan dengan memperhatikan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian juga dapat menguji apakah perusahaan dengan profitabilitas tinggi tetapi leverage sangat rendah mendapatkan peringkat optimal. Temuan dari studi-studi tersebut akan melengkapi temuan penelitian ini secara signifikan.

Read online
File size347.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test