BMABERSAMABMABERSAMA

Progressus HumanitatisProgressus Humanitatis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perputaran Modal Kerja dan Ukuran Perusahaan terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk periode 2014–2023, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil uji t menunjukkan bahwa Perputaran Modal Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,943 > 0,05 dan t hitung −0,075 < t tabel 2,365, yang berarti efektivitas perputaran modal kerja tidak memberikan kontribusi nyata terhadap tingkat profitabilitas perusahaan. Sebaliknya, Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,005 < 0,05 dan t hitung 4,050 > t tabel 2,365, sehingga semakin besar total aset yang dimiliki perusahaan maka semakin tinggi pula kemampuan menghasilkan laba dari aset tersebut. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan Perputaran Modal Kerja dan Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai F hitung lebih besar dari F tabel dan tingkat signifikansi < 0,05, sehingga kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi ROA, meskipun masih terdapat faktor lain di luar model yang memengaruhi profitabilitas perusahaan.

Secara parsial, Perputaran Modal Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA.Secara parsial, Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA.Secara simultan, Perputaran Modal Kerja dan Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ROA.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor lain yang memengaruhi profitabilitas PT Sidomuncul, seperti efisiensi biaya produksi, strategi pemasaran, atau inovasi produk. Selain itu, studi komparatif dengan perusahaan sejenis di industri farmasi dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan modal kerja dan aset. Terakhir, penelitian dapat memperluas cakupan waktu analisis, misalnya dengan menggunakan data hingga tahun terbaru, untuk melihat tren dan pola yang lebih akurat, serta mempertimbangkan pengaruh faktor makroekonomi seperti inflasi dan nilai tukar terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Read online
File size419.72 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test