BTPBTP
JURNAL MENATAJURNAL MENATARestoran merupakan bagian penting dari industri pariwisata, berperan dalam memenuhi kebutuhan wisatawan atau pelanggan. Kualitas pelayanan yang baik sangat menentukan perkembangan restoran, di luar kualitas makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kualitas pelayanan dan memberikan perbaikan dalam pengelolaan Restoran Kelong Baba Batam, sehingga kualitas pelayanan restoran dapat ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Restoran Kelong Baba Batam memiliki konsep modern dengan interior yang menarik, menciptakan kenyamanan bagi pengunjung. Restoran ini juga sangat responsif terhadap kebutuhan pengunjung, sehingga meningkatkan kenyamanan mereka.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan pada Restoran Kelong Baba Batam dipahami sebagai upaya memberikan pelayanan yang baik, ramah, dan profesional.Manajemen Restoran Kelong Baba Batam mengambil langkah konkrit seperti pelatihan rutin bagi karyawan, rapat pra operasional, dan mempertahankan aktivitas yang ada.Dengan pendekatan yang seimbang, Kelong Baba Restaurant terus berupaya mempertahankan ciri khasnya, mengikuti tren industri, dan beradaptasi dengan perkembangan terkini untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. **Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kualitas Pelayanan:** Penelitian ini dapat mengkaji bagaimana gaya kepemimpinan manajer restoran memengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan oleh staf. Pertanyaan penelitiannya adalah, “Bagaimana gaya kepemimpinan transformasional atau transaksional yang diterapkan oleh manajer restoran Kelong Baba Batam memengaruhi kepuasan pelanggan dan kinerja staf?.. 2. **Analisis Pengaruh Media Sosial terhadap Persepsi Pelanggan:** Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan media sosial oleh restoran Kelong Baba Batam memengaruhi persepsi pelanggan terhadap kualitas pelayanan dan citra merek. Pertanyaan penelitiannya adalah, “Bagaimana strategi pemasaran media sosial yang diterapkan oleh Restoran Kelong Baba Batam memengaruhi persepsi pelanggan terhadap kualitas pelayanan dan loyalitas merek?.. 3. **Pengembangan Model Pelatihan Berkelanjutan untuk Staf:** Penelitian ini dapat merancang model pelatihan berkelanjutan yang berfokus pada peningkatan keterampilan interpersonal, penanganan keluhan, dan adaptasi terhadap tren pelayanan terbaru. Pertanyaan penelitiannya adalah, “Bagaimana model pelatihan berkelanjutan yang terintegrasi dengan umpan balik pelanggan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan retensi staf di Restoran Kelong Baba Batam?. . Ketiga saran penelitian ini saling terkait dan dapat memberikan wawasan berharga bagi manajemen Restoran Kelong Baba Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing di pasar pariwisata. Dengan memahami bagaimana kepemimpinan, media sosial, dan pelatihan memengaruhi pengalaman pelanggan, restoran dapat mengoptimalkan strategi operasional dan menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian tentang gaya kepemimpinan dapat membantu mengidentifikasi praktik terbaik dalam memotivasi dan membimbing staf, sementara analisis media sosial dapat memberikan informasi tentang bagaimana membangun citra merek yang positif dan menarik pelanggan baru. Terakhir, pengembangan model pelatihan berkelanjutan dapat memastikan bahwa staf memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memberikan pelayanan yang unggul dan memenuhi harapan pelanggan yang terus berkembang.
- KAMPUNG TUA NONGSA SEBAGAI TUJUAN WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MELAYU BATAM | Dinamisia : Jurnal... doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.2863KAMPUNG TUA NONGSA SEBAGAI TUJUAN WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MELAYU BATAM Dinamisia Jurnal doi 10 31849 dinamisia v3i2 2863
- Budaya, Pemahaman dan Penerapannya | Jurnal Literasiologi. budaya pemahaman penerapannya jurnal literasi... doi.org/10.47783/literasiologi.v1i2.49Budaya Pemahaman dan Penerapannya Jurnal Literasiologi budaya pemahaman penerapannya jurnal literasi doi 10 47783 literasiologi v1i2 49
| File size | 336.74 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUKALTIMUNUKALTIM Namun, tingkat kepatuhan minum obat pada pasien masih perlu ditingkatkan, karena mayoritas responden menunjukkan tingkat kepatuhan yang kurang. Hasil analisisNamun, tingkat kepatuhan minum obat pada pasien masih perlu ditingkatkan, karena mayoritas responden menunjukkan tingkat kepatuhan yang kurang. Hasil analisis
SAGITASAGITA Sosialisasi kepada masyarakat juga harus ditingkatkan untuk mendorong partisipasi aktif dalam pelaporan pengaduan. Penelitian ini tidak hanya memberikanSosialisasi kepada masyarakat juga harus ditingkatkan untuk mendorong partisipasi aktif dalam pelaporan pengaduan. Penelitian ini tidak hanya memberikan
HMPUBLISHERHMPUBLISHER This systematic review and meta-analysis synthesized rigorous longitudinal data to conclusively demonstrate that hospital accreditation exerted a statisticallyThis systematic review and meta-analysis synthesized rigorous longitudinal data to conclusively demonstrate that hospital accreditation exerted a statistically
JURNALBIKESJURNALBIKES Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan dan citra merek yang positif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan loyalitas pasien terhadapOleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan dan citra merek yang positif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan loyalitas pasien terhadap
UNIVEDUNIVED Salah satu kendala utama dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan publik di lembaga pemerintah adalah rendahnya kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan.Salah satu kendala utama dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan publik di lembaga pemerintah adalah rendahnya kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Tantangan utama meliputi kurangnya standar pelaporan yang uniform dan infrastruktur pendukung yang terbatas, sehingga diperlukan penguatan regulasi ESGTantangan utama meliputi kurangnya standar pelaporan yang uniform dan infrastruktur pendukung yang terbatas, sehingga diperlukan penguatan regulasi ESG
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Haulussy Ambon, pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien rawat inap sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. PenelitianHaulussy Ambon, pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien rawat inap sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian
UMJ PremiumUMJ Premium Untuk mendapatkan rute terbaik dengan biaya terendah, penelitian ini mengusulkan solusi menggunakan algoritma sel dengan menentukan rute yang akan diambilUntuk mendapatkan rute terbaik dengan biaya terendah, penelitian ini mengusulkan solusi menggunakan algoritma sel dengan menentukan rute yang akan diambil
Useful /
UMJ PremiumUMJ Premium Tingkat risiko kerja pada pekerja bongkar muat TBS di PKS Tanjung Seumantoh, berdasarkan persentase cardiovascular load dan konsumsi energi, menunjukkanTingkat risiko kerja pada pekerja bongkar muat TBS di PKS Tanjung Seumantoh, berdasarkan persentase cardiovascular load dan konsumsi energi, menunjukkan
MULIADARMAMULIADARMA Oleh karena itu, perusahaan disarankan menyeimbangkan beban kerja dengan kapasitas karyawan melalui pengaturan tugas dan evaluasi berkelanjutan. PenelitianOleh karena itu, perusahaan disarankan menyeimbangkan beban kerja dengan kapasitas karyawan melalui pengaturan tugas dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian
MULIADARMAMULIADARMA Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan metode kuantitatif, perhitungan skala likert, uji Validitas dan uji RealibilitasAdapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan metode kuantitatif, perhitungan skala likert, uji Validitas dan uji Realibilitas
DELIHUSADADELIHUSADA 3/2014 tetapi sampai saat ini belum berjalan dengan efektif dikarenakan kurangnya sosialisasi yang harus terus menerus oleh petugas puskesmas dan sarana3/2014 tetapi sampai saat ini belum berjalan dengan efektif dikarenakan kurangnya sosialisasi yang harus terus menerus oleh petugas puskesmas dan sarana