IAIN MADURAIAIN MADURA

AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialAL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji budaya hukum komunitas Samin terkait preferensi mereka dalam hukum keluarga, keberlanjutan hukum adat di komunitas tersebut, dan transformasi yang terjadi dalam hukum keluarga Samin. Data artikel ini berasal dari studi etnografi yang dilakukan di berbagai desa Samin di Jawa Tengah antara tahun 2022 dan 2023. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan studi menunjukkan bahwa pemerintah tidak secara resmi mengakui pernikahan dalam komunitas Samin. Namun, hukum keluarga Samin telah mengalami transformasi yang signifikan. Transformasi ini melibatkan perubahan substansial di mana pemerintah secara resmi mengakui kepercayaan Samin. Hasil penelitian mengungkapkan gejala hukum keluarga Samin yang mengalami transformasi dari hukum adat menjadi fikih lokal yang berciri mistis. Upaya sedang dilakukan untuk membentuk kerangka hukum formal yang menerima kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mengintegrasikan praktik hukum. Negosiasi hukum tersebut mengarah pada munculnya pluralitas hukum alam yang dalam praktiknya dipengaruhi oleh politik, sosial, dan budaya.

Terjadi pertentangan antara hukum negara dan preferensi hukum keluarga komunitas Samin terkait pernikahan, perceraian, dan penyelesaian sengketa warisan yang seringkali dilakukan tanpa melibatkan negara, memunculkan norma yang bersaing dan konflik.Namun, hukum keluarga Samin telah mengalami transformasi signifikan, terlihat dari adaptasi terhadap hukum negara melalui pernikahan massal, nikah wali hakim, pencatatan sipil, dan pengakuan kepercayaan oleh pemerintah.Transformasi ini menghasilkan pluralitas hukum keluarga Samin menjadi fikih lokal berciri mistis, hukum formal berbasis Buddha, atau hukum formal berbasis kepercayaan kepada Tuhan, yang menunjukkan dampak politik terhadap teori hukum alam.

Mengingat keragaman respons dan proses adaptasi hukum di komunitas Samin yang telah diteliti, penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif mendalam mengenai dinamika budaya hukum Samin di berbagai wilayah yang belum terfokus secara detail, seperti Pati, dengan membandingkan mekanisme spesifik transformasi dan resistansi hukum adat terhadap hukum negara dan agama. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor lokal yang menyebabkan perbedaan atau kesamaan dalam pluralisme hukum yang muncul, termasuk peran pemerintah daerah dan tokoh adat setempat dalam negosiasi legal. Apakah ada pola yang konsisten dalam penerimaan atau penolakan hukum formal, atau apakah setiap wilayah memiliki strategi adaptasi yang unik? Kedua, menarik untuk menelaah lebih dalam substansi fikih lokal berciri mistis atau hukum formal berbasis kepercayaan kepada Tuhan yang disebutkan dalam temuan. Bagaimana ajaran Samin mengenai keilahian dan hukum alam secara konkret memengaruhi interpretasi dan praktik hukum keluarga mereka, serta apakah ada implikasi terhadap aspek kehidupan lain seperti ekonomi atau sistem kepemimpinan tradisional? Ini bisa menjadi penelitian fenomenologis yang mengeksplorasi pengalaman hidup Samin dalam menafsirkan dan menerapkan hukum dari perspektif spiritual mereka. Ketiga, mengingat adanya tekanan eksternal dan perubahan internal, studi yang berfokus pada peran dan agensi kelompok rentan di komunitas Samin, seperti kaum muda atau perempuan, dalam menavigasi pluralitas hukum ini sangat diperlukan. Bagaimana generasi muda Samin memahami dan mewarisi tradisi hukum keluarga, serta bagaimana perempuan Samin menegosiasikan hak-hak mereka di tengah persimpangan hukum adat dan hukum negara, khususnya dalam konteks perkawinan dan perceraian? Penelitian semacam ini dapat mengungkap dinamika internal yang belum sepenuhnya tergambar, serta potensi munculnya inovasi atau perubahan dari dalam komunitas itu sendiri.

  1. The Pattern of Social Changes in the Samin Community and Its Influencing Factors | Arif | Indonesian... ejournal2.undip.ac.id/index.php/ihis/article/view/13389The Pattern of Social Changes in the Samin Community and Its Influencing Factors Arif Indonesian ejournal2 undip ac index php ihis article view 13389
  2. Pernikahan Adat Dayak Ngaju Perspektif Hukum Islam (Studi di Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah)... e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/maslahah/article/view/2284Pernikahan Adat Dayak Ngaju Perspektif Hukum Islam Studi di Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah e journal iain palangkaraya ac index php maslahah article view 2284
Read online
File size549.71 KB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test