PNLPNL

Jurnal Sains dan Teknologi ReaksiJurnal Sains dan Teknologi Reaksi

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh rasio parafin: grafit terhadap ketahanan termal dari Material Perubahan Fase (PCM). PCM dicampur dengan Etilena Propilena Diene Monomer (EPDM) yang memiliki kompatibilitas baik dengan parafin sebagai polimer dasar untuk mempersiapkan komposit parafin grafit. Sampel dipersiapkan dengan menggunakan metode pemanasan pada suhu 180 derajat Celsius selama 20 menit dengan variasi rasio 9:1 dan 8:2 dengan perbandingan massa PCM70: EPDM30, PCM80: EPDM20, dan PCM90: EPDM10. Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tarik, analisis stabilitas termal, dan SEM, kekuatan tarik maksimum diperoleh pada perbandingan massa 80%: 20% dengan rasio 9:1 yang mencapai 9,34 Mpa, memiliki stabilitas termal sebesar 307,04 derajat Celsius pada onset dan Endset pada suhu 399,50 derajat Celsius. Namun, terdapat bentuk agregat yang berupa aglomerat dan memiliki pori-pori besar, serta permukaan yang kasar pada sampel. Sementara itu, hasil uji morfologi menggunakan SEM menunjukkan interaksi terbaik antara polimer dengan perbandingan massa 70%:30% pada rasio 9:1, dengan permukaan yang sangat tercampur dengan baik, halus, dan tidak membentuk gumpalan.

grafit terhadap peningkatan stabilitas termal adalah semakin banyak parafin, stabilitas termal menurun, dan semakin tinggi konsentrasi filler yang ditambahkan, semakin baik stabilitas termal material.20%, diperoleh stabilitas termal tertinggi dengan onset 307,04 derajat Celsius dan Endset pada 399,50 derajat Celsius.Semakin tinggi nilai kekuatan tarik, semakin baik polimer, tetapi penambahan filler memiliki ambang batas yang diterima oleh polimer.Berdasarkan hasil pengujian tarik, terungkap bahwa komposit PCM pada perbandingan massa 9.20% adalah komposisi filler optimal untuk komposit PCM dengan nilai kekuatan tarik 3,9 MPa.Sementara itu, hasil uji Morfologi Permukaan menggunakan SEM menunjukkan bahwa permukaan menjadi kasar dengan peningkatan fraksi PCM EPDM, interaksi terbaik antara komposit dengan perbandingan massa 80%.1, dengan permukaan yang sangat tercampur dengan baik, halus, dan tidak terbentuk gumpalan.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh rasio parafin: grafit terhadap sifat-sifat mekanik komposit PCM. Selain itu, dapat dieksplorasi juga tentang pengaruh variasi massa EPDM terhadap stabilitas termal dan kekuatan tarik komposit PCM. Terakhir, penelitian tentang interaksi antara polimer dan filler dalam komposit PCM dapat dilakukan untuk memahami mekanisme peningkatan stabilitas termal dan kekuatan tarik.

  1. Chitosan Modified Bio-Fibre Based Board as Antimicrobial and Anti-Crack Board - IOPscience. chitosan... iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/854/1/012050Chitosan Modified Bio Fibre Based Board as Antimicrobial and Anti Crack Board IOPscience chitosan iopscience iop article 10 1088 1757 899X 854 1 012050
Read online
File size436.21 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test