STAINUSANTARASTAINUSANTARA
Jurnal Ikhtibar NusantaraJurnal Ikhtibar NusantaraPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Hadis Nabi Muhammad ﷺ اوُّلَص يِِّلَصُأ يِنوُمُتْيَأَر اَمَك (Salatlah sebagaimana kalian melihatku salat). Hadis ini tidak hanya menjadi pedoman utama dalam tata cara salat, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip pendidikan Islam yang holistik dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan. Sanad hadis, kualitas perawi, dan isi (matan) hadis dianalisis untuk menilai validitas dan nilai edukatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis ini mengandung nilai keteladanan (uswah hasanah), pembelajaran visual dan praktis, internalisasi makna ibadah, pentingnya standardisasi dalam pendidikan, serta kebutuhan akan interaksi aktif antara pendidik dan peserta didik. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun sistem pendidikan Islam yang menyentuh aspek spiritual, intelektual, dan emosional peserta didik. Oleh karena itu, hadis ini tidak hanya penting dalam aspek fikih ibadah, tetapi juga dapat dijadikan dasar pengembangan pendekatan pendidikan Islam yang kontekstual dan efektif di era modern.
Hadis Nabi Muhammad ﷺ Salatlah sebagaimana kalian melihatku salat merupakan pedoman penting dalam pendidikan Islam, khususnya dalam pembelajaran salat, yang tidak hanya menegaskan keaslian tata cara salat dari Nabi, tetapi juga menyiratkan nilai-nilai edukasi relevan di era kontemporer.Hadis ini menyajikan metode pendidikan yang holistik dan aplikatif melalui pendekatan keteladanan, pembelajaran visual, internalisasi nilai, konsistensi standar, dan interaksi langsung.Dengan demikian, hadis ini menjadi rujukan krusial dalam pengembangan sistem pendidikan Islam yang berorientasi pada pembangunan karakter, pemahaman makna ibadah mendalam, serta penguatan metode pembelajaran berbasis pengalaman dan keteladanan.
Melihat relevansi Hadis Salatlah sebagaimana kalian melihatku salat dalam pendidikan Islam kontemporer, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk dieksplorasi. Pertama, menarik untuk mengkaji secara empiris efektivitas implementasi teknologi visual modern, seperti simulasi 3D interaktif atau augmented reality, dalam mengajarkan tata cara salat yang benar kepada generasi muda. Penelitian ini dapat membandingkan tingkat pemahaman dan akurasi gerakan salat antara kelompok yang belajar dengan metode tradisional dan kelompok yang menggunakan teknologi canggih, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi tersebut di lingkungan pendidikan Islam. Kedua, penting untuk mendalami bagaimana peran pendidik sebagai uswah hasanah atau teladan spiritual, terutama dalam penghayatan ibadah, dapat diukur dampaknya terhadap pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik. Studi kasus atau penelitian kualitatif multi-situs bisa dilakukan untuk menganalisis praktik terbaik pendidik yang berhasil menanamkan nilai-nilai salat secara holistik melalui keteladanan, serta tantangan yang mereka hadapi. Terakhir, mengingat perintah Nabi kepada Malik bin al-Huwairits untuk kembali dan mengajarkan salat di kaumnya, sebuah penelitian dapat mengevaluasi model pembelajaran salat berbasis komunitas atau peer-teaching di lingkungan masyarakat perkotaan. Ini akan mengeksplorasi seberapa efektif metode transfer pengetahuan dan praktik ibadah ini dalam menciptakan agen-agen dakwah yang aktif, serta bagaimana dampak program ini terhadap peningkatan kualitas ibadah kolektif di tengah tantangan modernitas.
- Kriteria Kesahihan Hadis Menurut Nashiruddin Albani dan Ahmad Al-Ghumari | Jurnal Riset Agama. kriteria... journal.uinsgd.ac.id/index.php/jra/article/view/17013Kriteria Kesahihan Hadis Menurut Nashiruddin Albani dan Ahmad Al Ghumari Jurnal Riset Agama kriteria journal uinsgd ac index php jra article view 17013
- Af’al Rasul dan Implikasinya Terhadap Hukum Fikih | Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam. rasul implikasinya... jim.ar-raniry.ac.id/index.php/tadabbur/article/view/13AfAoal Rasul dan Implikasinya Terhadap Hukum Fikih Tadabbur Jurnal Peradaban Islam rasul implikasinya jim ar raniry ac index php tadabbur article view 13
| File size | 711.36 KB |
| Pages | 24 |
| Short Link | https://juris.id/p-12i |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
APTISIAPTISI Dengan menggunakan perangkat lunak cloud Communicate dan DialogFlow, sistem plugin chatbot yang terhubung dengan platform Google, penelitian bibliometriDengan menggunakan perangkat lunak cloud Communicate dan DialogFlow, sistem plugin chatbot yang terhubung dengan platform Google, penelitian bibliometri
ITB ADITB AD Hasil regresi menunjukkan nilai konstanta 2,893 dan koefisien determinasi sebesar 56,8%, menandakan bahwa disiplin kerja (X1) dan budaya organisasi (X2)Hasil regresi menunjukkan nilai konstanta 2,893 dan koefisien determinasi sebesar 56,8%, menandakan bahwa disiplin kerja (X1) dan budaya organisasi (X2)
UNPARUNPAR Perbedaan penggunaan lahan menyebabkan variasi sifat hidrofobisitas gambut, dengan lahan semak belukar menunjukkan sifat hidrofobik tertinggi yang ditandaiPerbedaan penggunaan lahan menyebabkan variasi sifat hidrofobisitas gambut, dengan lahan semak belukar menunjukkan sifat hidrofobik tertinggi yang ditandai
UNPARUNPAR ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu: K0 = 0 ton.ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu: K0 = 0 ton.
UNPARUNPAR Pengujian tahap I secara in vitro dengan perlakuan M0: tanpa metabolit sekunder; M2: metabolit sekunder Trichoderma longibrachiatum dan M3: metabolit sekunderPengujian tahap I secara in vitro dengan perlakuan M0: tanpa metabolit sekunder; M2: metabolit sekunder Trichoderma longibrachiatum dan M3: metabolit sekunder
UNPARUNPAR Pestisida dengan bahan aktif kaptan, iprodione, karbendazin, triadimefon, dan tiofanat metil bersifat toksik (menghambat kuat) terhadap pertumbuhan koloniPestisida dengan bahan aktif kaptan, iprodione, karbendazin, triadimefon, dan tiofanat metil bersifat toksik (menghambat kuat) terhadap pertumbuhan koloni
UNPARUNPAR Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial 3x3 dengan 3 blok ulangan. Faktor perlakuan pertama yakni tiga dosis urea (175, 200 danPenelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial 3x3 dengan 3 blok ulangan. Faktor perlakuan pertama yakni tiga dosis urea (175, 200 dan
UNPARUNPAR 1) Desa Tuwung memiliki potensi lahan yang cukup besar, sekitar 9. 2) Potensi pertanian di desa ini mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan,1) Desa Tuwung memiliki potensi lahan yang cukup besar, sekitar 9. 2) Potensi pertanian di desa ini mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan,
Useful /
KEMENSOSKEMENSOS Meskipun dihadapkan pada keterbatasan akses informasi dan pemahaman teknis SPD, hasil studi menunjukkan bahwa sistem peringatan dini berbasis masyarakatMeskipun dihadapkan pada keterbatasan akses informasi dan pemahaman teknis SPD, hasil studi menunjukkan bahwa sistem peringatan dini berbasis masyarakat
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Lampu apron flood light di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai hanya menggunakan timer untuk mengontrolnya dan mematikannya. Kekurangan dari penggunaan timerLampu apron flood light di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai hanya menggunakan timer untuk mengontrolnya dan mematikannya. Kekurangan dari penggunaan timer
UPNYKUPNYK Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Kepemimpinan berpengaruh positif (28,8%) dan signifikan (0,009 t-tabel sebesar 2,039) pengaruhHasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Kepemimpinan berpengaruh positif (28,8%) dan signifikan (0,009 t-tabel sebesar 2,039) pengaruh
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Utilizing technology brings both positive and negative impacts on society, creating challenges for dawah. Adapting dawah activities to the fast-paced andUtilizing technology brings both positive and negative impacts on society, creating challenges for dawah. Adapting dawah activities to the fast-paced and