UPNYKUPNYK

Journal of Business and Organization ManagementJournal of Business and Organization Management

Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi kerja memediasi secara positif dan signifikan pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Fenomena yang menjadi fokus utama penelitian ini adalah kondisi kinerja karyawan UPBU kelas III Okaba, Kabupaten Merauke yang belum optimal. Metode pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 35 karyawan UPBU kelas III Okaba, Kabupaten Merauke. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus yang mengambil semua karyawan sebagai sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Kepemimpinan berpengaruh positif (28,8%) dan signifikan (0,009 <0,05) terhadap kinerja karyawan, 2). Lingkungan kerja berpengaruh positif (49,9%) dan signifikan (0,001 <0,05) terhadap kinerja karyawan, 3). Motivasi kerja memediasi pengaruh positif (17,2%) dan signifikan (t-hitung sebesar 2,233 > t-tabel sebesar 2,039) pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, dan 4). Motivasi kerja memediasi pengaruh positif (20,1%) dan signifikan (t-hitung sebesar 2,610 > t-tabel sebesar 2,039) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kelas III Okaba, Kabupaten Merauke.

Kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.Motivasi kerja memediasi sebagian pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja.Peningkatan kinerja optimal memerlukan kepemimpinan yang efektif dan lingkungan kerja yang nyaman.

Mari kita gali lebih dalam: bagaimana peran pelatihan kepemimpinan berbasis digital dalam meningkatkan kemampuan atasan UPBU untuk memberikan umpan balik real-time kepada karyawan, serta apakah desain ruang kerja ergonomis yang memperhatikan suhu, pencahayaan, dan keluasan area istirahat bisa menjadi strategi ampuh memicu motivasi kerja di bandara kelas III terpencil? Selain itu, penelitian lanjutan dapat menelusuri apakah program mentoring tandem—pasangan atasan-bawahan—yang dibina selama enam bulan mampu memperkuat mediasi motivasi, sehingga efek kepemimpinan terhadap kinerja tidak menurun signifikan. Terakhir, penting untuk mengukur seberapa besar kepuasan karyawan terhadap kebijakan insentif non-finansial seperti cuti khusus atau penghargaan kiprah, yang dapat menjadi katalis energi kerja tanpa menggantungkan diri pada kenaikan gaji semata.

  1. #bandar udara#bandar udara
  2. #employee performance#employee performance
Read online
File size387.42 KB
Pages20
Short Linkhttps://juris.id/p-1bk
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test