UNPARUNPAR

AgriPeatAgriPeat

Penelitian ditujukan untuk meningkatkan daya bunuh Lecanicillium lecanii melalui (1) regulasi sintesis kitinase dan (2) menemukan pestisida kompatibel untuk diaplikasikan bersama dengan L. lecanii. Tujuan tersebut dicapai melalui dua kegiatan penelitian yang berbeda. Analisis peran kitinase terhadap patogenisitas L. lecanii dilakukan melalui tahapan seleksi komposisi media basal, optimalisasi kondisi kultur (pH media, suhu dan periode inkubasi), dan bioassay terhadap hama pengisap polong kedelai R. linearis. Sementara itu, uji kompatibilitas cendawan dengan pestisida dilakukan dengan menumbuhkan cendawan pada media PDA yang ditambahkan dengan fungisida berbahan aktif karbendazin, triadimefon, tiofanat metil, kaptan, iprodion, dan mankozeb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa L. lecanii yang ditumbuhkan pada media basal I, pH 5, suhu 30°C, dan periode inkubasi 5 atau 6 hari mampu meningkatkan aktivitas kitinase secara optimal. Bioassay terhadap R. linearis menunjukkan mortalitas mencapai 80% pada 3 hari setelah aplikasi (HSA). Patogenisitas L. lecanii pada penelitian ini jauh lebih signifikan dibandingkan pada laporan penelitian sebelumnya. Pada penelitian kedua, uji kompatibilitas dengan fungisida menunjukkan bahwa L. lecanii kompatibel dengan pestisida berbahan aktif mankozeb. Pestisida dengan bahan aktif kaptan, iprodione, karbendazin, triadimefon, dan tiofanat metil bersifat toksik (menghambat kuat) terhadap pertumbuhan koloni L. lecanii.

Lecanicillium lecanii memiliki potensi yang baik sebagai bioinsektisida, terbukti oleh peningkatan patogenisitas dan kompatibilitas dengan pestisida tertentu.Media basal I, pH 5, suhu 30°C, dan periode inkubasi 5 atau 6 hari optimal untuk produksi kitinase.lecanii dapat mencapai mortalitas hingga 80% pada 3 Hari Setelah Aplikasi.Kompatibilitas dengan fungisida berbahan aktif mankozeb menunjukkan prospek positif bagi aplikasi bersama di lapangan.Namun, perlu penelitian lebih lanjut mengenai selang waktu optimal untuk kombinasi penggunaan fungisida dengan bioinsektisida berbahan aktif L.

Terlepas dari penelitian-penelitian sebelumnya ini telah dilakukan, sebaiknya disuguhkan longgaran penelitian lebih intensif untuk melihat dampak langsung dengan caras menetapkan kondisi ideal perlakuan peningkatan patogenisitas L. lecanii. Becker, dengan melemparkan pengembangan dalam bentuk kultur media pembuat kitinase khusus untuk mencari dan mengoptimalkan kandungan kitinase. Terlepas dari peningkatan patogenisitas dengan cara menentukan komposisi fungisida yang membuat biopestisida ekspres leisthe dengan meningkatkan efektivitas bioinsektisida berbahan aktif hidroponik. Sebagai tambahan, terdapat upaya untuk meningkatkan daya patogen untuk membunuh R. linearis dengan musik kompatibilitas stress bioinsektisida LE than ia menyambung dengan menilai nilai kritis yang tinggi tg dapat mematikan R. linearis. Dalam hal ini, penilaian jarak optimal () waktu (rekomendasi (verifkasi (hal ini)) dapat dikombinasi dengan fungisida apalagi yang mana fungisida masih digunakan akibat perilaku biologis dan ekologi.

  1. #budidaya padi#budidaya padi
  2. #sekam padi#sekam padi
Read online
File size230.44 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1bp
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test