LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahEra digital membawa transformasi besar dalam dunia pendidikan, baik dari segi metode pembelajaran maupun konten yang disampaikan. Namun di balik kemajuan tersebut, terdapat tantangan serius dalam mempertahankan dan mentransmisikan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan dapat menjadi sarana strategis dalam merevitalisasi nilai-nilai lokal agar tetap relevan dan hidup di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Melalui pendekatan kualitatif dan studi pustaka, penulis menguraikan pentingnya integrasi nilai lokal dalam kurikulum, penggunaan media digital berbasis budaya lokal, serta peran pendidik sebagai agen pelestarian identitas budaya.
Revitalisasi nilai-nilai lokal melalui pendidikan merupakan kebutuhan strategis di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi digital.Kearifan lokal perlu diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, pemanfaatan media digital, dan kolaborasi dengan komunitas budaya.Dengan pendekatan yang tepat, pendidikan dapat menanamkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda tanpa mengabaikan kebutuhan akan kompetensi digital.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai model integrasi kearifan lokal dalam kurikulum di berbagai daerah dengan konteks budaya yang berbeda. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru yang inovatif dan berkelanjutan, yang membekali guru dengan keterampilan untuk mengintegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam pembelajaran secara kreatif dan kontekstual. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak penggunaan media digital terhadap pelestarian dan transmisi kearifan lokal, termasuk potensi dan tantangan yang dihadapi dalam memanfaatkan teknologi untuk memperkuat identitas budaya generasi muda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dalam merevitalisasi nilai-nilai lokal di era digital, serta memperkuat karakter bangsa dan identitas budaya Indonesia.
| File size | 421.06 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Hasil evaluasi pengalaman pengguna pada subjek dewasa mengungkapkan bahwa media ARCS Timun Mas berpotensi untuk memengaruhi proses belajar anak usia dini.mediaHasil evaluasi pengalaman pengguna pada subjek dewasa mengungkapkan bahwa media ARCS Timun Mas berpotensi untuk memengaruhi proses belajar anak usia dini.media
ISTAZISTAZ Dengan membuat media video animasi dapat membuat siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran dan pembelajaran pun menjadi menyenangkan. Kegiatan pelatihanDengan membuat media video animasi dapat membuat siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran dan pembelajaran pun menjadi menyenangkan. Kegiatan pelatihan
FOURIERFOURIER Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan instrumen lembar observasi untuk mengukur kemampuan kolaborasiMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan instrumen lembar observasi untuk mengukur kemampuan kolaborasi
UNWAHAUNWAHA Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang kreatif dan relevan secara budaya mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan prestasi matematikaDapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang kreatif dan relevan secara budaya mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan prestasi matematika
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Temuan ini menegaskan bahwa kualitas dosen, baik dari segi penguasaan materi, kemampuan mengajar, kepribadian, maupun interaksi sosial, merupakan faktorTemuan ini menegaskan bahwa kualitas dosen, baik dari segi penguasaan materi, kemampuan mengajar, kepribadian, maupun interaksi sosial, merupakan faktor
UBMUBM Salah satu penerapan teknologi ini adalah dalam pengembangan gim yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga berfungsi sebagai alat pelatihan.Salah satu penerapan teknologi ini adalah dalam pengembangan gim yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga berfungsi sebagai alat pelatihan.
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Adapun tahapan penelitian: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data kuantitatif.Adapun tahapan penelitian: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data kuantitatif.
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang di Madrasah Diniyah Raudlatul Ulum Manggisan Lumajang.Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang di Madrasah Diniyah Raudlatul Ulum Manggisan Lumajang.
Useful /
IPDNIPDN Namun, implementasi kebijakan ini terhambat oleh partisipasi masyarakat yang belum maksimal, masih terjadi kerusakan mesin. Sedangkan faktor pendukungnyaNamun, implementasi kebijakan ini terhambat oleh partisipasi masyarakat yang belum maksimal, masih terjadi kerusakan mesin. Sedangkan faktor pendukungnya
UNWAHAUNWAHA (3). Edukasi, meliputi kemampuan peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Keagamaan, meliputi Peningkatan pemahaman(3). Edukasi, meliputi kemampuan peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Keagamaan, meliputi Peningkatan pemahaman
LAKASPIALAKASPIA Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan spiritual dalam pemikiran Al-Ghazali dan menghubungkannya dengan pengembangan kurikulum pendidikanArtikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan spiritual dalam pemikiran Al-Ghazali dan menghubungkannya dengan pengembangan kurikulum pendidikan
IAIN PAREIAIN PARE Adapun faktor-faktor yang dapat mencegah seseorang untuk melakukan nepotisme antara lain adalah memiliki keimanan yang bagus sehingga keimanan tersebutAdapun faktor-faktor yang dapat mencegah seseorang untuk melakukan nepotisme antara lain adalah memiliki keimanan yang bagus sehingga keimanan tersebut