FOURIERFOURIER

Jurnal FourierJurnal Fourier

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kolaborasi dan komunikasi matematis peserta didik kelas X-A SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, yang tercermin dari hasil asesmen diagnostik dan pernyataan peserta didik tentang kesulitan dalam pengerjaan soal matematika. Penilaian diagnostik menunjukkan bahwa hanya 38% siswa yang aktif berkolaborasi dalam kelompok, sementara 62% tetap pasif dengan tanggung jawab terbatas. Dalam komunikasi matematis, skor awal rata-rata adalah 58 dari 100, menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kesulitan mengungkapkan gagasan matematika secara jelas dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi dan komunikasi matematis melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang terintegrasi dengan pendekatan CASEL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan instrumen lembar observasi untuk mengukur kemampuan kolaborasi dan tes untuk menilai komunikasi matematis. Indikator kolaborasi meliputi produktivitas, partisipasi aktif, penghargaan terhadap pendapat kelompok, fleksibilitas, dan tanggung jawab, sementara indikator komunikasi matematis meliputi pengungkapan situasi dalam bahasa matematika, penyajian penyelesaian secara terstruktur, dan evaluasi ide matematis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kolaborasi dan komunikasi matematis peserta didik setelah penerapan model TGT. Rata-rata nilai tes komunikasi matematis meningkat dari 64% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II, sedangkan kemampuan kolaborasi meningkat dari 62% menjadi 73%. Peserta didik menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam diskusi dan saling mendukung selama pembelajaran, yang berkontribusi pada peningkatan kemampuan penyelesaian soal matematika. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model TGT efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan komunikasi matematis peserta didik.

Penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terintegrasi dengan pendekatan CASEL berhasil meningkatkan kemampuan kolaborasi dan komunikasi matematis peserta didik kelas X-A SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.Peningkatan kemampuan kolaborasi terlihat dari kenaikan rata-rata persentase dari 62% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II, sedangkan kemampuan komunikasi matematis meningkat dari 64% menjadi 90%.Semua indikator pada kedua kemampuan tersebut telah memenuhi kriteria keberhasilan, menunjukkan bahwa model TGT efektif dalam menciptakan pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan efektif.

Pertama, penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas model TGT terintegrasi CASEL pada jenjang pendidikan dasar, misalnya di sekolah dasar, untuk mengetahui apakah pendekatan ini sesuai bagi peserta didik usia lebih dini dalam mengembangkan keterampilan sosial-emisional dan kemampuan matematis. Kedua, perlu diteliti dampak jangka panjang penerapan model ini terhadap retensi pengetahuan matematika dan konsistensi perilaku kolaboratif peserta didik dalam berbagai mata pelajaran, bukan hanya matematika. Ketiga, dapat dikembangkan penelitian komparatif yang membandingkan model TGT-CASEL dengan model pembelajaran kooperatif lain yang juga terintegrasi pendekatan sosial-emosional, seperti STAD dengan pendekatan mindfulness, untuk mengevaluasi efisiensi dan preferensi siswa terhadap berbagai pendekatan pembelajaran kolaboratif berbasis pengembangan karakter. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperluas konteks aplikasi, memperdalam pemahaman terhadap dampak jangka panjang, serta memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas relatif pendekatan pembelajaran yang menggabungkan aspek akademik dan sosial-emisional.

  1. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN MEDIA KOKAMI TERHADAP... etdci.org/journal/jrip/article/view/680PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA KOKAMI TERHADAP etdci journal jrip article view 680
  2. Analisis Sistem Antrian dengan Simulasi di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga | Jurnal Fourier. analisis... doi.org/10.14421/fourier.2019.82.57-64Analisis Sistem Antrian dengan Simulasi di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga Jurnal Fourier analisis doi 10 14421 fourier 2019 82 57 64
  3. Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Peran Orang Tua dalam Proses Pembelajaran (Studi Kasus: SMP... doi.org/10.15408/sd.v8i2.25435Analisis Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Peran Orang Tua dalam Proses Pembelajaran Studi Kasus SMP doi 10 15408 sd v8i2 25435
Read online
File size404.28 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test