PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA
Darma CendekiaDarma CendekiaAnak usia dini membutuhkan lingkungan sekolah untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan. Peran pendidik sangat memengaruhi kemampuan membaca anak sehingga perlu meningkatkan kompetensi pendidik. Kompetensi pendidik dalam merancang media pembelajaran harus disesuaikan dengan kemajuan teknologi dan kondisi di sekolah. Media pembelajaran saat pandemik mewajibkan pendidik agar tetap membuat media pembelajaran yang inovatif guna dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kemampuan membaca anak melalui media video, dan untuk menggambarkan faktor pendukung dan penghambat kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, berlokasikan di kelompok B TK Insan Cemerlang Lampung. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data digunakan triangulasi, dalam menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca anak masuk dalam kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Kompetensi pendidik sangat memiliki peran dalam membuat media pembelajaran. Pendidik membuat video menarik yang membuat peserta didik senang untuk melihat video saat pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya kerjasama antara orangtua peserta didik, kadang orangtua tidak mengikut sertakan peserta didik dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu pembelajaran Inovatif Dengan Media Video Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan.
Berdasarkan dari hasil penemuan yang peneliti dapatkan dari Penggunaan Video Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan di TK Insan Cemeralang Lampung, aspek pembahasan pada penelitian yaitu maka dapat disimpulkan.Implementasi kegiatan kemampuan membaca permulaan dalam pembelajaran pendidik telah maksimal, sehingga peserta didik mendapatkan pembalajaran yang sesuai dengan tema dan sub-sub temannya serta sesuai dengan tahapan usianya, peserta didik dapat tertarik dalam pembelajaran yang diberikan oleh pendidik, peserta didik dapat menggunakan alat pembelajaran yang tepat dalam penggunaannya, dapat mengikuti pembelajaran dengan senang melalui dari menyimak/mendengar video pembelajaran yang membuat anak senang dan antusias mendengarkan cerita yang disampaikan pendidik, tahap menginterpretasikan adalah anak bertanya dan menanggapi cerita yang disampaikan pendidik, tahap memahami makna adalah anak dapat menceritakan disampaikan pendidik, mencoba mengenal huruf, kemudian mulai membaca permulaan dengan kata-kata sederhana.Pendidik berkolaborasi dengan orangtua/wali murid dengan merekam video pembelajaran yang dilakukan anak di rumah, dan pendidik melakukan panggilan whatsapp dengan video untuk melakukan asesmen perkembang membaca permulaan anak.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas penggunaan media video pembelajaran dengan pendekatan yang lebih personal, seperti dengan melibatkan orang tua secara aktif dalam proses pembelajaran di rumah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan video pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik anak dengan kebutuhan khusus, misalnya anak dengan kesulitan belajar membaca. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap motivasi belajar membaca pada anak usia dini, dengan mengukur tingkat ketertarikan dan keaktifan anak dalam mengikuti pembelajaran.
| File size | 433.09 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Dan faktor dari luar siswa (eksternal) yaitu managemen waktu yang kurang tepat dan kurangnya guru dalam menggunakan metode belajar. Faktor penyebabnyaDan faktor dari luar siswa (eksternal) yaitu managemen waktu yang kurang tepat dan kurangnya guru dalam menggunakan metode belajar. Faktor penyebabnya
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Metode yang dilakukan meliputi survei awal ke lokasi, observasi, penyampaian materi, dan demonstrasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test danMetode yang dilakukan meliputi survei awal ke lokasi, observasi, penyampaian materi, dan demonstrasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan
JBASICJBASIC Penelitian ini menegaskan kebaruan berupa pemetaan hubungan antara kesulitan representasional, prosedural, konseptual, dan afektif. Hal ini menunjukkanPenelitian ini menegaskan kebaruan berupa pemetaan hubungan antara kesulitan representasional, prosedural, konseptual, dan afektif. Hal ini menunjukkan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan permasalahan membaca yang dihadapi siswa dan upaya guru untuk menyelesaikannya. Metode yang diterapkan dalamPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan permasalahan membaca yang dihadapi siswa dan upaya guru untuk menyelesaikannya. Metode yang diterapkan dalam
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metodePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode
JQWHJQWH Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan diTujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan di
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakatPengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat
JQWHJQWH Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p-value 0,000 < α =Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p-value 0,000 < α =
Useful /
JBASICJBASIC Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat empat kegiatan yang menunjang terbentuknya karakter jujur bagi pandu HW. Penerapan karakter jujur dalam ekstrakurikulerHasil dari penelitian menunjukkan terdapat empat kegiatan yang menunjang terbentuknya karakter jujur bagi pandu HW. Penerapan karakter jujur dalam ekstrakurikuler
JBASICJBASIC Sampel penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas V SD Negeri 2 Bulurejo. Teknik pengambilan data melalui lembar observasi aktivitas peserta didik danSampel penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas V SD Negeri 2 Bulurejo. Teknik pengambilan data melalui lembar observasi aktivitas peserta didik dan
JBASICJBASIC Aktivitas murid juga naik dari 45,83% menjadi 87,50%. Temuan ini menegaskan efektivitas metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilanAktivitas murid juga naik dari 45,83% menjadi 87,50%. Temuan ini menegaskan efektivitas metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan
LP3MKILLP3MKIL Bahan ajar tersebut dinyatakan baik dan layak digunakan di SMA Xaverius Lubuklinggau berdasarkan hasil validasi ahli. Selain itu, modul ini berpotensiBahan ajar tersebut dinyatakan baik dan layak digunakan di SMA Xaverius Lubuklinggau berdasarkan hasil validasi ahli. Selain itu, modul ini berpotensi