IAIN PAREIAIN PARE

KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial dan KeagamaanKURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan

Nepotisme adalah salah satu fenomena penyakit sosial yang telah ada sejak dahulu dan masih eksis hingga saat ini. Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan mengenai nepotisme dan dampaknya pada kehidupan sosial dalam perspektif hadis Nabi saw. Artikel ini didasarkan pada data yang diperoleh melalui penulusuran dokumen yang berupa kitab-kitab hadis yang menjelaskan tentang nepotisme. Selain itu data juga diperoleh dari dokumen lain yang terkait seperti buku maupun penelitian yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nepotisme adalah praktik memberikan posisi jabatan, kepercayaan atau tugas tertentu kepada orang lain, baik keluarga maupun teman dekat, tanpa mempertimbangkan kredibilitas dan kapabilitas mereka yang di mana hal bukan berdasarkan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas atau jabatan, melainkan karena hubungan personal. Akibatnya, hal ini dapat memicu kekacauan dan bahkan kehancuran dalam organisasi atau institusi yang bersangkutan. Beberapa karakteristik dari praktik nepotisme tergambar dalam hadis Nabi, seperti tidak adanya atau bahkan kurangnya profesionalitas dan keahlian pada tugas yang diberikan, serta ketiadaan integritas, yaitu ketidakmampuan untuk merealisasikan ide dan pemikirannya demi kepentingan umum. Oleh karena itu hal ini dapat memicu kekacauan dalam pola kenyamanan kehidupan sosial dan bahkan mengakibatkan kehancuran kehidupan akhirat.

Nepotisme secara etimologi adalah kemanakan, sanak keluarga dan orang terdekat sedangkan menurut hadis, nepotisme adalah memberikan jabatan atau tugas apapun kepada orang lain (baik keluarga atau konco-konconya) bukan atas dasar kredibilitas dan kapabilitas serta kemaslahatan dalam mengemban tugas atau jabatannya sehingga dapat menimbulkan kekacauan dan kehancuran.Karakteristik orang-orang yang melakukan nepotisme berdasarkan hadis-hadis Nabi antara lain adalah tidak adanya profesionalitas atau keahlian pada tugas yang diberikan, tidak adanya intgritas, yakni tidak mampu merealisasikan ide dan fikiran-fikirannya demi kepentingan khalayak banyak dan tidak mempunyai tujuan kemaslahatan umum.Oleh karena itu, menurut hadis Nabi, nepotisme bisa terjadi jika ketiga hal (kredibilitas, kapabilitas dan kemaslahatan) tidak terwujud dalam pengangkatan atau pemberian jabatan.Adapun dampak yang akan ditimbulkan akibat perilaku nepotisme adalah kekacauan dan ketidakharmonisan dalam kehidupan sosial oleh karena kecemburuan sosial yang terjadi akibat perilaku nepetisme tersebut, selain itu pelaku nepotisme akan mengalami kekacauan di dunia dan siksaan di akhirat.Adapun faktor-faktor yang dapat mencegah seseorang untuk melakukan nepotisme antara lain adalah memiliki keimanan yang bagus sehingga keimanan tersebut dapat mencegahnya melakukan nepotisme, tidak fanatik, sebab fanatisme yang berlebihan akan mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya dilarang oleh agama, tidak ambisius untuk mendapatkan jabatan, sebab orang yang ambisius berarti dia mempunyai target yang ingin dicapai dan sifat malu, sehingga dirinya dapat menahan diri dari segala yang tidak elok menurut masyarakat.Sehubungan dengan penelitian ini, diharapkan kedepannya akan ada penelitian terkait nepotisme dengan lebih mengkritisi keadaan sosial politik di Indonsesia.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian tentang dampak sosial dari nepotisme dalam konteks Indonesia, dengan fokus pada bagaimana nepotisme mempengaruhi dinamika sosial dan politik di masyarakat. Kedua, penelitian tentang peran agama, khususnya Islam, dalam mencegah praktik nepotisme dan mempromosikan prinsip-prinsip keadilan dan profesionalisme dalam pengangkatan jabatan. Ketiga, penelitian tentang strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengurangi atau menghilangkan praktik nepotisme dalam organisasi atau institusi, baik di sektor publik maupun swasta, dengan mempertimbangkan aspek-aspek sosial, budaya, dan agama yang relevan.

Read online
File size854.64 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test