UNWIDHAUNWIDHA
WIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanWIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk perilaku bullying pada siswa kelas III SD N Kadipiro 2 Kasihan Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kriteria populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang pernah menjadi pelaku bullying yang berjumlah 3 siswa dan guru kelas III SD N Kadipiro 2 yang berjumlah 1 orang. Teknik analisis data yang digunakan ialah penyajian data hasil penelitian dan pengambilan kesimpulan analisis data. Dalam penelitian ini menjelaskan bahwa bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di SD N Kadipiro 2 yaitu berupa bullying verbal dan relasional. Pada hasil penelitian ini menunjukan bentuk bullying yang ditemukan oleh peneliti, yaitu a) Bullying verbal yang ditemukan berbentuk 1) memanggil temanya dengan julukan yang jelek, 2) mengejek, 3) menghina, 4) memfitnah, 5) menuduh, 6) mengancam, dan 7) menyoraki serta menyebarkan berita buruk tentang korban. b) bullying relasional yang didapati berupa 1) pengecualian, 2) pengucilan, 3) pengabaian dan, 4) penghindaran/menjauhi. Dari bentuk perilaku verbal tersebut, perilaku verbal dengan cara menyebut nama kedua orang tua korban merupakan bentuk perilaku perudungan yang paling dominan terjadi secara berulang-ulang pada siswa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindakan perudungan atau bullying pada siswa kelas III di SD N Kadipiro 2 masih kerap terjadi hingga saat ini.Bentuk tindakan perilaku bullying yang ditemukan terdapat 2 bentuk, yaitu bullying verbal dan bullying relasional.Bullying verbal meliputi memanggil dengan julukan jelek, mengejek, menghina, memfitnah, menuduh, mengancam, dan menyoraki, dengan menyebut nama orang tua korban menjadi tindakan yang paling dominan.Bullying relasional meliputi pengabaian, pengucilan, pengecualian, dan penghindaran.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor keluarga dan lingkungan yang berkontribusi terhadap perilaku bullying pada siswa kelas III, termasuk peran orang tua dan interaksi sosial di luar sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan efektivitas program intervensi anti-bullying yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua, dengan mempertimbangkan pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pengalaman bullying terhadap perkembangan sosial, emosional, dan akademik siswa, serta mengidentifikasi strategi dukungan yang efektif untuk membantu korban mengatasi trauma dan membangun resiliensi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena bullying dan berkontribusi pada pengembangan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif di lingkungan sekolah.
| File size | 621.7 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
USIUSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa Porsa memiliki makna simbolis sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, lambang restu dan persatuan keluarga,Hasil penelitian menunjukkan bahwa Porsa memiliki makna simbolis sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, lambang restu dan persatuan keluarga,
USIUSI Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre – Test dan Post – Test dalam dua kelompok yang dibagi menjadi: kelas kontrol dan kelas eksperimenTes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre – Test dan Post – Test dalam dua kelompok yang dibagi menjadi: kelas kontrol dan kelas eksperimen
UNWIDHAUNWIDHA Setelah dilakukan siklus I, terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah siswa dalam kategori Sangat Baik bertambah menjadi 2 siswa (13%), dan yangSetelah dilakukan siklus I, terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah siswa dalam kategori Sangat Baik bertambah menjadi 2 siswa (13%), dan yang
USIUSI Sedangkan nilai post-tes pada kelas eksperimen sebesar 1720 dengan nilai rata-rata 57,33. Nilai pre-tes kelas kontrol 2220 dengan nilai rata-rata 74,00,Sedangkan nilai post-tes pada kelas eksperimen sebesar 1720 dengan nilai rata-rata 57,33. Nilai pre-tes kelas kontrol 2220 dengan nilai rata-rata 74,00,
UNWIDHAUNWIDHA Dengan demikian, peneliti melakukan penelitian dalam pengimplementasian metode CIRC di satu sekolah menengah kejuruan Kabupaten Klaten. Data penelitianDengan demikian, peneliti melakukan penelitian dalam pengimplementasian metode CIRC di satu sekolah menengah kejuruan Kabupaten Klaten. Data penelitian
UNWIDHAUNWIDHA Guru-guru berinovasi dengan menyesuaikan standar kurikulum dan karakteristik peserta didik. Meskipun sudah menerapkan kurikulum merdeka, sekolah SMK LeonardoGuru-guru berinovasi dengan menyesuaikan standar kurikulum dan karakteristik peserta didik. Meskipun sudah menerapkan kurikulum merdeka, sekolah SMK Leonardo
UNWIDHAUNWIDHA Hal ini tidak dapat disalahkan sepenuhnya, sebab itu dapat terjadi karena adanya beberapa faktor, misalnya: kurangnya pengetahuan penutur tentang konsepHal ini tidak dapat disalahkan sepenuhnya, sebab itu dapat terjadi karena adanya beberapa faktor, misalnya: kurangnya pengetahuan penutur tentang konsep
UNWIDHAUNWIDHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai fasilitator sosial dan pembimbing bagi siswa dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai fasilitator sosial dan pembimbing bagi siswa dalam
Useful /
USIUSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design. Hasil analisis dataPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design. Hasil analisis data
USIUSI Metode yang digunakan adalah kajian antropologi sastra dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyimakMetode yang digunakan adalah kajian antropologi sastra dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyimak
UNWIDHAUNWIDHA Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian 1) membaca, 2) mencatat, 3) pengolahan bahan penelitian dalam mencapai hasil yang relevan. PengumpulanTeknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian 1) membaca, 2) mencatat, 3) pengolahan bahan penelitian dalam mencapai hasil yang relevan. Pengumpulan
USIUSI (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Nilai rata-rata post-test kelompok kontrol(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Nilai rata-rata post-test kelompok kontrol