ATIDEWANTARAATIDEWANTARA

SINGKERRUSINGKERRU

Sejalan dengan perkembangan industri, kemampuan operator produksi dalam inovasi diwujudkan dalam kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang). Peningkatan ketrampilan operator terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru terkait dengan kemahiran program komputer sangat patut ditularkan dari kampus. Kegiatan PKM dilaksanakan di PT. Tunas Baru Lampung (TBK) yang merupakan suatu industri pabrik yang menghasilkan beragam produk komersial bagi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih operator litbang agar menguasai perancangan dan pelaksanaan kegiatan litbang berbasiskan program komputer dengan target khusus meningkatakan kemampuan optimasi litbang, menganalisis data hasil menggunakan perangkat lunak dan melakukan justifikasi data hasil tersebut. Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam pembelajaran software Design Expert® dan kaji-tindak dalam bentuk uji-coba lapangan beserta analisis dan justifikasi hasil tes.

Sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi laboratorium telah dilaksanakan di PT.Setelah dilaksanakan kegiatan ini, sebagian besar peserta mampu dengan baik menggunakan program komputer yang digunakan dalam optimisasi produk proses.Hal tersebut dapat diketahui dari perbedaaan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan.Peningkatan persentase pengetahuan yang cukup baik mengindikasikan bahwa program PKM dapat berjalan dengan baik.

Untuk meningkatkan efektivitas program pelatihan, disarankan untuk mengembangkan modul pelatihan yang lebih terstruktur dan komprehensif. Modul ini dapat mencakup materi-materi dasar hingga tingkat lanjut tentang penggunaan perangkat lunak Design Expert® dalam optimisasi proses produksi. Selain itu, dapat ditambahkan modul tentang analisis data hasil eksperimen dan justifikasi data tersebut. Dengan demikian, peserta pelatihan akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang proses optimisasi dan dapat menerapkan pengetahuan mereka secara efektif dalam pekerjaan mereka. Selain itu, disarankan untuk mengadakan sesi praktik dan simulasi yang lebih intensif. Sesi ini dapat dilakukan dengan mengundang peserta pelatihan untuk melakukan eksperimen di laboratorium atau lapangan, di bawah bimbingan ahli. Dengan demikian, peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan mereka secara langsung dan mendapatkan pengalaman praktis yang berharga. Terakhir, disarankan untuk mengadakan evaluasi dan follow-up pasca pelatihan. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan, serta memberikan umpan balik dan dukungan lanjutan bagi peserta yang membutuhkan. Dengan demikian, program pelatihan dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta, serta memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara efektif dalam pekerjaan mereka.

Read online
File size379.75 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test