UNWIDHAUNWIDHA

WIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanWIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah Kependidikan

Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas model kooperatif Think Talk Write untuk meningkatkan kemampuan menulis kalimat siswa kelas III SD. Penelitian yang dilakukan bersifat kualitatif dengan menggunakan teknik deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif, yaitu menyajikan temuan dalam format naratif yang disertai persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas III SD Muhammadiyah Ambarbinangun menunjukkan kemahiran yang kuat dalam menulis kalimat sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 siswa (mewakili 65% dari total) mencapai tingkat kemahiran tinggi dengan klasifikasi Sangat Baik. Selain itu, 5 siswa (22% dari total) tergolong Baik, dan 3 siswa (13% dari total) dianggap memiliki keterampilan menulis yang cukup. Secara keseluruhan, kesimpulannya adalah kemampuan menulis siswa di kelas III secara umum baik, sebanyak 20 siswa (65% 22% = 87%) mencapai tingkat kemahiran Sangat Baik atau Baik.

Kemahiran menulis siswa di kelas III SD Muhammadiyah Ambarbinangun telah dianggap sangat baik.Temuan dari observasi menunjukkan bahwa mayoritas siswa (65% atau 15 siswa) mencapai nilai sangat baik, sementara 22% (5 siswa) meraih nilai baik.Secara khusus, siswa menunjukkan kemampuan dalam menyusun kalimat sederhana dengan menggunaan ejaan yang benar serta tanda baca secara tepat.Selanjutnya, menerapkan model pembelajaran Think Talk Write dapat memberikan kesempatan kepada siswa agar melakukan kegiatan berpikir kritis, refleksi, dan ekspresi gagasannya.Pendekatan ini juga memungkinkan siswa untuk menguji ide-ide mereka sebelum menulis, sehingga lebih mendorong proses menulis yang efektif dan berkontribusi pada keterampilan menulis beberapa siswa.Salah satu permasalahan utama adalah kurangnya fokus atau perhatian selama penjelasan, yang dapat disebabkan oleh gaya presentasi guru atau tidak adanya materi pembelajaran yang menarik.Selain itu, tidak adanya media dalam proses pengajaran dapat menyebabkan siswa kurang fokus dan perhatian, sehingga sulit bagi mereka untuk menyerap dan mengingat informasi secara efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran Think Talk Write yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam model pembelajaran ini untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar mereka. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengaruh model pembelajaran Think Talk Write terhadap kemampuan menulis kreatif siswa, seperti menulis cerita atau puisi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan model pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa sekolah dasar.

Read online
File size576.72 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test