UNWIDHAUNWIDHA
WIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanWIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanPendidikan merupakan sebuah fenomena kompleks yang tidak dapat dipisahkan dari konteks masyarakat dan kebudayaan. Pendidikan memiliki beberapa dasar-dasar yang dapat dijadikan untuk mencapai suatu tujuan dari pendidikan. Karena tanpa adanya dasar-dasar pendidikan maka tujuan dari pendidikan akan sulit dicapai yang dapat menyebabkan pendidikan memiliki arah tujuan yang tidak jelas. Salah satu dasar-dasar dari pendidikan yaitu sosiologis dan antropologis. Dasar-dasar sosiologis dan antropologis penting untuk dipahami karena dapat digunakan untuk memahami bagaimana pendidikan bekerja dalam masyarakat dan bagaimana pendidikan dapat digunakan untuk mencapai tujuan sosial dan budaya. Dan untuk mencapai tujuan pendidikan perlu dilakukan proses sosialisasi dan enkulturasi.
Pendidikan sebagai enkulturasi dan sosialisasi membantu individu beradaptasi dengan masyarakat dan budaya melalui proses sosialisasi.Hubungan pendidikan, masyarakat, dan kebudayaan bersifat tak terpisahkan, di mana pendidikan berperan dalam melestarikan dan mengembangkan budaya.Lingkungan pendidikan terdiri dari pendidikan formal, non-formal, dan informal, masing-masing memiliki peran dan fungsinya sendiri.Pola-pola kegiatan sosial pendidikan meliputi pola nomothetis, ideografis, dan transaksional, yang memiliki fokus dan tujuan yang berbeda.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam bagaimana implementasi kurikulum yang responsif terhadap keberagaman budaya lokal dapat meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, perlu ada studi yang meneliti efektivitas berbagai model sosialisasi nilai-nilai budaya kepada generasi muda, dengan mempertimbangkan peran teknologi dan media sosial. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pendidikan yang inklusif, yang mampu mengakomodasi kebutuhan peserta didik dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya, sehingga tercipta lingkungan belajar yang adil dan merata bagi semua.
| File size | 427.83 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UTMUTM Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pengajaran bahasa sastra tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapiSecara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pengajaran bahasa sastra tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi
USIUSI Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Porsa memiliki makna simbolisAnalisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Porsa memiliki makna simbolis
USIUSI Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyimak dan memahami isi film Ngeri-Ngeri Sedap. Teknik analisis data yang digunakan adalah teoriTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyimak dan memahami isi film Ngeri-Ngeri Sedap. Teknik analisis data yang digunakan adalah teori
UNWIDHAUNWIDHA Akan tetapi, pendidikan ataupun pembelajaran tentang karakter sosial sebagai dasar hidup di masyarakat sumbernya sangat terbatas hanya bisa diperoleh melaluiAkan tetapi, pendidikan ataupun pembelajaran tentang karakter sosial sebagai dasar hidup di masyarakat sumbernya sangat terbatas hanya bisa diperoleh melalui
UNWIDHAUNWIDHA Pada pra siklus, sebagian besar siswa belum mencapai kriteria ketuntasan belajar, di mana hanya 4 siswa (27%) berada pada kategori Baik, dan sebanyak 9Pada pra siklus, sebagian besar siswa belum mencapai kriteria ketuntasan belajar, di mana hanya 4 siswa (27%) berada pada kategori Baik, dan sebanyak 9
UNWIDHAUNWIDHA Penggunaan metode CIRC, yang melibatkan kerja kelompok dan diskusi, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini mengindikasikanPenggunaan metode CIRC, yang melibatkan kerja kelompok dan diskusi, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini mengindikasikan
UNWIDHAUNWIDHA Masyarakat Jawa menggunakan bahasa Jawa harus mengenal unggah-ungguh, akan tetapi sering terjadi kesalahan dalam penggunaan leksikon. Hal ini tidak dapatMasyarakat Jawa menggunakan bahasa Jawa harus mengenal unggah-ungguh, akan tetapi sering terjadi kesalahan dalam penggunaan leksikon. Hal ini tidak dapat
UNWIDHAUNWIDHA Salah satu permasalahan utama adalah kurangnya fokus atau perhatian selama penjelasan, yang dapat disebabkan oleh gaya presentasi guru atau tidak adanyaSalah satu permasalahan utama adalah kurangnya fokus atau perhatian selama penjelasan, yang dapat disebabkan oleh gaya presentasi guru atau tidak adanya
Useful /
JIS INSTITUTEJIS INSTITUTE Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan pemimpin sekolah bisnis saat mereka menavigasi lanskap pendidikan yang terusTemuan ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan pemimpin sekolah bisnis saat mereka menavigasi lanskap pendidikan yang terus
UNWIDHAUNWIDHA b) bullying relasional yang didapati berupa 1) pengecualian, 2) pengucilan, 3) pengabaian dan, 4) penghindaran/menjauhi. Dari bentuk perilaku verbal tersebut,b) bullying relasional yang didapati berupa 1) pengecualian, 2) pengucilan, 3) pengabaian dan, 4) penghindaran/menjauhi. Dari bentuk perilaku verbal tersebut,
UNWIDHAUNWIDHA Guru PPKn berperan membentuk karakter peserta didik. Guru harus bisa menjadi teladan dan contoh agar bisa ditiru oleh peserta didik, dalam hal kedisiplinan.Guru PPKn berperan membentuk karakter peserta didik. Guru harus bisa menjadi teladan dan contoh agar bisa ditiru oleh peserta didik, dalam hal kedisiplinan.
UNWIDHAUNWIDHA Mengingat menghasilkan dan mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting bagi pendidikan Indonesia, maka reformasi pendidikan perluMengingat menghasilkan dan mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting bagi pendidikan Indonesia, maka reformasi pendidikan perlu