USIUSI
Artikulasi: Jurnal PendidikanArtikulasi: Jurnal PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolis Porsa dalam upacara kematian Sayur Matua serta nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan langsung, pemuka masyarakat, dan keluarga yang pernah melaksanakan upacara ini, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Porsa memiliki makna simbolis sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, lambang restu dan persatuan keluarga, serta manifestasi dari solidaritas sosial masyarakat Simalungun. Selain itu, nilai-nilai sosial seperti gotong royong, rasa hormat kepada leluhur, dan menjaga keharmonisan antar anggota masyarakat juga terkandung dalam pemakaian Porsa dalam upacara kematian Sayur Matua. Penelitian ini menegaskan bahwa Porsa bukan sekadar tradisi dalam upacara kematian, tetapi juga merupakan cerminan dari sistem nilai dan norma sosial dalam masyarakat Simalungun. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi kajian budaya serta memberikan wawasan bagi generasi muda dalam memahami dan melestarikan tradisi adat Simalungun.
Dalam upacara Sayur Matua adat Simalungun, “porsa (kain putih yang diikatkan pada kepala kaum laki-laki) memiliki makna simbolis dan nilai sosial yang mendalam.Pertama, porsa berfungsi sebagai simbol identitas dan status sosial, di mana hanya laki-laki yang mengenakannya, melambangkan peran mereka sebagai kepala keluarga.Penggunaan porsa juga mencerminkan hubungan kekeluargaan yang erat, menunjukkan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam komunitas, terutama dalam momen-momen penting seperti upacara kematian.Warna putih pada porsa melambangkan kesakralan dan kesucian, yang menunjukkan penghormatan terakhir kepada almarhum dan kesadaran akan dimensi spiritual kematian.Porsa mengingatkan masyarakat untuk merenungkan kehidupan dan hubungan dengan sesama serta Tuhan, mengajarkan bahwa setiap orang harus menjalani hidup dengan baik agar dikenang dengan penghormatan oleh generasi berikutnya.Porsa juga berperan sebagai warisan budaya yang penting, melestarikan tradisi Simalungun yang telah berlangsung turun-temurun.Dengan tetap menggunakan porsa dalam upacara, generasi saat ini menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya di tengah perubahan zaman.Porsa mengajarkan generasi muda untuk memahami dan menghargai adat istiadat leluhur, memastikan bahwa akar budaya tetap kuat dan tidak hilang.
Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang makna simbolis dan nilai sosial yang terkandung dalam elemen-elemen lain dalam upacara kematian Sayur Matua, seperti demban marpiring, dayok nabinatur, dan utei mukur. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut tentang peran dan makna porsa dalam upacara kematian di masyarakat Simalungun yang berbeda-beda, seperti di desa-desa lain di Kecamatan Dolog Masagal atau di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Simalungun. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana makna simbolis dan nilai sosial porsa dalam upacara kematian Sayur Matua dapat diterapkan atau diadaptasi dalam upacara kematian di masyarakat lain yang memiliki budaya dan tradisi yang berbeda.
| File size | 342.11 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
USIUSI Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Wujud alih kode alih koden internal ada 5 dalam novel dompetBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Wujud alih kode alih koden internal ada 5 dalam novel dompet
USIUSI Setelah diberi perlakuan, nilai rata-rata post-test mengalami peningkatan menjadi 86,34. Pada kelas kontrol, diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesarSetelah diberi perlakuan, nilai rata-rata post-test mengalami peningkatan menjadi 86,34. Pada kelas kontrol, diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar
USIUSI Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Mengucapkan terima kasih, yang diungkapkan dalam berbagai bentuk seperti pujian, sapaan, dan apresiasi,Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Mengucapkan terima kasih, yang diungkapkan dalam berbagai bentuk seperti pujian, sapaan, dan apresiasi,
USIUSI Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimen. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre – Test dan PostMetode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimen. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre – Test dan Post
USIUSI Nilai pre-tes siswa pada kelas kontrol sebesar 1640 dengan nilai rata-rata 54,67. Sedangkan nilai post-tes pada kelas eksperimen sebesar 1720 dengan nilaiNilai pre-tes siswa pada kelas kontrol sebesar 1640 dengan nilai rata-rata 54,67. Sedangkan nilai post-tes pada kelas eksperimen sebesar 1720 dengan nilai
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Bentuk kemandirian yang terlihat setelah adanya program CSR adalah, secara ekonomi telah berhasil menciptakan lapangan kerja dan usaha produktif bagi masyarakat,Bentuk kemandirian yang terlihat setelah adanya program CSR adalah, secara ekonomi telah berhasil menciptakan lapangan kerja dan usaha produktif bagi masyarakat,
PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI Hal yang berhasil dilakukan selama pengabdian: kehadiran anak-anak per minggu menunjukkan bahwa antusiasme dan semangat anak-anak meningkat setiap minggu,Hal yang berhasil dilakukan selama pengabdian: kehadiran anak-anak per minggu menunjukkan bahwa antusiasme dan semangat anak-anak meningkat setiap minggu,
UMPRUMPR Modal sosial yang kuat dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat secara partisipatif sesuai dengan potensiModal sosial yang kuat dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat secara partisipatif sesuai dengan potensi
Useful /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa (1) ada peningkatan signifikan pada penguasaan materi pembelajaran dengan 88,46% siswa mencapai nilaiBerdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa (1) ada peningkatan signifikan pada penguasaan materi pembelajaran dengan 88,46% siswa mencapai nilai
PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI Untuk itu pengusul berinisiatif membarikan pengetahuan bidang teknologi Internet of Things kepada para siswa dan siswi SMA Triguna Utama berupa pengenalanUntuk itu pengusul berinisiatif membarikan pengetahuan bidang teknologi Internet of Things kepada para siswa dan siswi SMA Triguna Utama berupa pengenalan
PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI Mahasiswa ikut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut dan mengamati antusias masyarakat dalam melakukan kegiatan gotong royong tersebut. KegiatanMahasiswa ikut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut dan mengamati antusias masyarakat dalam melakukan kegiatan gotong royong tersebut. Kegiatan
RANDWICKRESEARCHRANDWICKRESEARCH Digitalisasi materi pembelajaran dapat meningkatkan interaksi dan aksesibilitas bagi siswa Bahasa Jerman. Namun, kurikulum harus disesuaikan agar mediaDigitalisasi materi pembelajaran dapat meningkatkan interaksi dan aksesibilitas bagi siswa Bahasa Jerman. Namun, kurikulum harus disesuaikan agar media