USIUSI

Artikulasi: Jurnal PendidikanArtikulasi: Jurnal Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal yang terdapat pada film Ngeri-Ngeri Sedap Karya Bene Rajagukguk. Metode yang digunakan adalah kajian antropologi sastra dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyimak dan memahami isi film Ngeri-Ngeri Sedap. Teknik analisis data yang digunakan adalah teori Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 40 data yang terdiri dari 13 data fungsi kearifan lokal, 10 data makna, 11 data nilai, dan 16 data norma. Fungsi kearifan lokal meliputi hiburan, protes dan kritik sosial, alat pemaksa dan pengawas norma-norma masyarakat, solidaritas dan kebersamaan, serta lambang kebudayaan dan religius. Makna yang ditemukan adalah saling mencintai setiap lainnya, kesopanan, menasihati, dan persaudaraan. Nilai yang terdapat dalam film meliputi keindahan, kebenaran, religius, dan kebaikan. Norma yang ditemukan meliputi berdiskusi, empati, kekompakan, menguatkan, saling memberi, dan persaudaraan. Kearifan lokal yang ditemukan adalah saling mencintai setiap lainnya, kerja sama, dan kasih sayang.

Dalam film Ngeri-Ngeri Sedap Karya Bene Rajagukguk terdapat kearifan lokal yang terdiri dari berbagai fungsi, makna, nilai, dan norma.Fungsi kearifan lokal meliputi hiburan, protes dan kritik sosial, alat pemaksa dan pengawas norma-norma masyarakat, solidaritas dan kebersamaan, serta lambang kebudayaan dan religius.Makna yang ditemukan adalah saling mencintai setiap lainnya, kesopanan, menasihati, dan persaudaraan.Nilai yang terdapat dalam film meliputi keindahan, kebenaran, religius, dan kebaikan.Norma yang ditemukan meliputi berdiskusi, empati, kekompakan, menguatkan, saling memberi, dan persaudaraan.Kearifan lokal yang ditemukan adalah saling mencintai setiap lainnya, kerja sama, dan kasih sayang.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang fungsi kearifan lokal dalam film Ngeri-Ngeri Sedap, terutama dalam hal protes dan kritik sosial yang disampaikan melalui film tersebut. Kedua, dapat dilakukan analisis lebih lanjut tentang makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam film, khususnya dalam konteks budaya Batak di Sumatera Utara. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada peran film dalam melestarikan dan mempromosikan kearifan lokal, serta dampaknya terhadap masyarakat dan budaya lokal.

Read online
File size275.12 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test