STTAASTTAA

Jurnal Amanat AgungJurnal Amanat Agung

Studi penelitian naskah ini menggunakan pendekatan Reasoned Eclecticism untuk mengidentifikasi makna asli dari kata appāyim dalam 1 Samuel 1:5 dan alasan munculnya variasi interpretasi dalam berbagai terjemahan Alkitab. Penelitian ini dilakukan melalui analisis eksternal dan internal terhadap teks-teks kuno dan varian teks. Hasil studi menunjukkan bahwa kesalahan penyalinan yang tidak disengaja, seperti kesalahan membaca dan menulis huruf Ibrani yang mirip, serta kasus homoioteleuton, telah mempengaruhi transmisi teks. Temuan ini memberikan pemahaman tentang latar belakang teks dan interpretasi terkait pemberian Elkana kepada Hana, membantu pembaca memahami narasi 1 Samuel 1.

Berdasarkan studi kritik teks, penulis menyimpulkan bahwa penulis mula-mula bermaksud menuliskan kata ספא dan frasa “because she had no child pada teks 1 Samuel 1.Teks ini menjelaskan alasan Elkana memberikan satu bagian kepada Hana, yaitu karena Hana tidak memiliki anak.Teks ini juga menggambarkan situasi Elkana saat memberi, yaitu antara kasih kepada Hana dan taat kepada Allah, mengingat ada hukum dalam Ulangan 21.15-17 yang membatasi sikap pilih kasih terhadap anak.Perbedaan teks dan klausa ini terjadi karena perubahan teks yang tidak disengaja oleh para penyalin teks, termasuk kesalahan menyalin huruf Ibrani yang mirip dan kasus homoioteleuton.

Saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) studi lebih mendalam tentang pengaruh kesalahan penyalinan teks dalam interpretasi Alkitab, (2) analisis lebih lanjut tentang hubungan antara teks-teks kuno dan terjemahan modern, dan (3) penelitian tentang pengaruh konteks sosial dan budaya dalam penafsiran teks Alkitab.

Read online
File size867.11 KB
Pages37
DMCAReport

Related /

ads-block-test