STAIARROSYIDSTAIARROSYID

BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan PemikiranBHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran

Pembelajaran Bahasa Arab sekarang ini masih belum memunculkan sebuah inovasi metode terbaru karena keterbatasan kreativitas pendidik dalam mengatasi problematika yang menghambat ketercapaian tujuan pembelajaran. Selain itu, banyak peserta didik merasa kesulitan dalam mempelajari Bahasa Arab karena mayoritas pendidik menerapkan metode tradisional yang membosankan. Selain aspek metode, media buku ajar pembelajaran Bahasa Arab terkesan fokus pada buku-buku atau LKS yang hanya menampilkan materi dan daftar mufradat dengan mewajibkan para peserta didik menghafalnya dengan caranya sendiri. Dari sini, peneliti berupaya mengembangkan bahan ajar multimedia interaktif Bahasa Arab dengan nazam mufradat dilengkapi artinya dalam bentuk simbol atau gambar sehingga peserta didik lebih cepat memahami, menghafal dan mengaplikasikan materi pelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan bahan ajar berbasis multi media dalam menghafal mufradat untuk peserta didik MI Miftahul Ulum Kesamben Wetan, bagaimana efektivitas multi media interaktif sebagai bahan ajar dalam hafalan mufradat bagi peserta didik MI Miftahul Ulum Kesamben Wetan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Ada beberapa hasil pengembangan bahan ajar bahasa Arab berbasis multimedia interaktif dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas V MI Miftahul Ulum Kesamben Wetan sesuai dengan materi dari buku LKS dan capaian pembelajaran bahasa Arab dengan tema materi fi al-madrasah, fi al-maktabah, fi al-maqha.

Dari hasil penelitian, mulai dari proses, pelaksanaan ujicoba, dan refleksi terhadap media pembelajaran baagi peserta didik kelas V MI Kesamben Wetan, maka bisa disimpulkan bahwa multi media interaktif sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Arab untuk peserta didik kelas V MI telah layak uji kualifikasi dan memenuhi kriteria validasi media pembelajaran oleh tim ahli.Hal ini menjadi valid dan layak sebagai alternatif media pembelajaran terutama penguasaan kosakata bahasa Arab (mufradat).

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas multimedia interaktif ini pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti SMP atau SMA, untuk melihat apakah pendekatan ini tetap efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan berbahasa Arab. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan multimedia interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa dengan kebutuhan khusus, seperti siswa tunanetra atau siswa dengan gangguan belajar lainnya, sehingga pembelajaran bahasa Arab dapat lebih inklusif dan efektif bagi semua siswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam multimedia interaktif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan adaptif, di mana sistem dapat menyesuaikan tingkat kesulitan dan materi pembelajaran berdasarkan kemajuan dan gaya belajar masing-masing siswa, sehingga meningkatkan motivasi dan hasil belajar secara optimal.

Read online
File size598.58 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test