UINMADURAUINMADURA

Jurnal Pendidikan Islam - TadrisJurnal Pendidikan Islam - Tadris

Fenomena kebutuhan masyarakat akan pemenuhan karakter religius anaknya berdampak pada minat masyarakat untuk memasukkan anaknya pada sekolah umum. Dampaknya sekolah umum mengalami penurunan jumlah peserta didik. Berbagai strategi pembinaan karakter religius dilakukan dibeberapa sekolah umum yang ada di Wilayah Ajatappareng Provinsi Sulawesi Selatan untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan oleh sekolah umum dalam membentuk karakter religius peserta didik sebagai upaya untuk meningkatkan animo peserta didik baru. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Parepare dan SMP Muhammdiyah Boarding school pemilihan dua lokasi ini karena mereka sudah berhasil meningkatkan animo peserta jdidik melalui program pembinaan karakter religius. Metode penelitian yang digunakan yaitu deksriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pihak sekolah. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan model analisis data dari milens. Sekolah menggunakan model transinternalisasi dalam membentuk karakter religius peserta didik dengan melibatkan semua guru, tendik, dan orang tua. Pembagian tanggung jawab terhadap pembinaan karakter antara sekolah dan orang tua jelas karena tertuang dalam buku kontrol hafalan peserta didik. Pembentukan karakter peserta didik menyesuaikan dengan dimensi religius sehingga terlihat perubahan perilaku peserta didik yang mengarah kepada perbaikan akhlatul karimah. Keberhasilan pembentukan karakter religius tersebut berdampak pada peningkatan jumlah pendaftar peserta didik baru pada tahun ajaran 2023/2024 sebesar 100% dari tahun sebelumnya.

Sekolah menganalisis kebutuhan eksternal dan sumber daya internal untuk memahami kekuatan sumber daya yang tersedia dalam mengimplementasikan program pembinaan karakter religius.Program tersebut kemudian disosialisasikan kepada guru, staf sekolah, dan orang tua.Langkah-langkah strategis yang diambil oleh kepala sekolah dalam mengimplementasikan program meliputi penunjukan koordinator program dan penetapan kebijakan reward dan punishment untuk memotivasi siswa berpartisipasi aktif dalam semua aspek program pembinaan karakter religius.Strategi pembentukan karakter religius diimplementasikan di sekolah sesuai jadwal yang disepakati dalam pertemuan dengan tim pengkoordinasi.Guru dan orang tua dilibatkan dalam program, dan keterlibatan mereka ditandai dengan memberikan tanda tangan dalam buku kontrol hafalan siswa.Tambahan 10 poin diberikan di semua mata pelajaran ketika target hafalan tercapai dibandingkan sebelum kebijakan tersebut diterapkan.Kepala sekolah meminta laporan kemajuan bulanan siswa dalam menghafal dan secara langsung memantau kegiatan tersebut.Bimbingan agama diberikan kepada siswa Muslim dan non-Muslim.Siswa dalam program Tahfidz tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler lainnya.Keberhasilan program pembinaan karakter religius ini menghasilkan peningkatan minat siswa baru untuk tahun ajaran 2023/2024.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas model transinternalisasi dalam membentuk karakter religius siswa di berbagai jenis sekolah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti latar belakang sosial ekonomi siswa dan kualitas guru. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak program tahfidz Al-Quran terhadap prestasi akademik siswa, serta dampaknya terhadap perilaku sosial dan moral mereka. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif siswa, orang tua, dan guru mengenai manfaat dan tantangan dalam implementasi program pembinaan karakter religius, serta bagaimana program tersebut dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan yang beragam. Dengan menggabungkan hasil dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana membentuk karakter religius siswa secara efektif dan berkelanjutan.

  1. Strategi Sekolah Dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu. strategi sekolah... doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1507Strategi Sekolah Dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu strategi sekolah doi 10 31004 basicedu v5i5 1507
Read online
File size563.6 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test