USNIUSNI

JURNAL SATYA INFORMATIKAJURNAL SATYA INFORMATIKA

Media pembelajaran memiliki fungsi penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Pengajar perlu mengembangkan strategi pembelajaran dengan menggunakan sejumlah media dan sumber belajar. Media pembelajaran matematika GASING hanya berupa power point, alat peraga dan animasi yang biasanya digunakan pada pelatihan matematika GASING. Menariknya, pengajar juga menekankan bahwa penerapan video animasi sebagai salah satu media pembelajaran matematika GASING belum dilakukan hingga saat ini. Hal ini menunjukkan potensi yang belum tergali sepenuhnya dalam memanfaatkan video animasi sebagai sarana pembelajaran yang menarik dan efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode GASING (GAmpang, aSyIk, menyenaNGkan) pada mata pelajaran matematika materi perkalian 2 angka dengan 1 angka (tanpa menyimpan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pengembangan dan kelayakan dari video animasi menggunakan Powtoon pada mata pelajaran matematika dengan metode GASING. Video animasi yang dikembangkan dengan metode dan model ADDIE dan hanya dapat digunakan secara online. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli bahasa mendapat rata-rata persentase sebesar 98,33% (sangat layak), lalu pada hasil validasi ahli materi mendapat rata-rata persentase 78,18% (layak), kemudian pada hasil validasi ahli media mendapat rata-rata persentse 90,67% (sangat layak) dan pada uji coba perorangan (One to One) oleh 3 siswa mendapatkan rata-rata persentase 85,64% (sangat layak). Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, ahli media serta uji coba perorangan oleh siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video animasi menggunakan Powtoon pada mata pelajaran matematika dengan metode GASING sebagai media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan di lapangan dibuktikan dengan hasil rata-rata persentase kelayakan yang diperoleh sebesar 88,21% (sangat layak).

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui uji validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, ahli media serta uji coba perorangan (One to One) oleh siswa memperoleh hasil rata-rata.Hasil validasi oleh ahli bahasa memperoleh rata-rata persentase kelayakan yaitu sebesar 98,33%, 78,18% oleh ahli materi dan 90,67% oleh ahli media.Sedangkan hasil uji coba perorangan (One to One) oleh 3 siswa memperoleh rata-rata persentase sebesar 85,64%.Bersadarkan hasil tersebut, video animasi menggunakan Powtoon pada mata pelajaran matematika dengan metode GASING yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika menggunakan metode GASING.Video animasi menggunakan Powtoon pada mata pelajaran matematika dengan metode GASING yang dikembangkan lebih menarik karena memuat gambar, animasi, audio dan soal latihan.Video animasi tersebut hanya dapat diakses secara online.

Untuk meningkatkan efektivitas media pembelajaran video animasi, peneliti dapat mempertimbangkan untuk mengintegrasikan elemen interaktif yang lebih beragam. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan video animasi terhadap motivasi dan minat belajar siswa dalam matematika. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas media pembelajaran video animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika secara mendalam. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran matematika yang menarik dan efektif.

Read online
File size686.36 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test