UPSUPS

Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika)Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemui dalam proses pembelajaran mata pelajaran matematika di SMK Negeri 2 Slawi kelas X APHP-3. Pada kondisi awal, proses pembelajaran matematika berjalan kurang optimal. Siswa tampak kurang antusias untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran dan tidak mengalami pembelajaran bermakna dan hal ini berujung pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi bilangan real pada siswa kelas X APHP-3 SMK Negeri 2 Slawi semester gasal tahun pelajaran 2019/2020. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas X APHP-3 sejumlah 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap pelaksanaan satu siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Alat pengumpulan data berupa soal tes untuk mengukur hasil belajar siswa pada materi bilangan real dan lembar pengamatan yang berisi hasil pengamatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran materi bilangan real berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi bilangan real pada siswa kelas X APHP-3 SMK Negeri 2 Slawi semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Prosentase aktivitas belajar meningkat dari 65,83% pada siklus I menjadi 80,83% pada siklus II dan prosentase ketuntasan hasil belajar klasikal meningkat dari 63,33% pada siklus I menjadi 90,00 % pada siklus II.

Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran kooperatif tipe TGT terbukti dapat meningkatkan aktivitas peserta didik kelas X APHP-3 SMK Negeri 2 Slawi dalam pembelajaran matematika materi bilangan real.Selain itu, model pembelajaran ini juga terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan presentase ketuntasan belajar dari 46,67% menjadi 90,00%.Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi bilangan real.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model TGT dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti STAD atau Jigsaw, untuk mengidentifikasi model yang paling optimal dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model TGT, seperti karakteristik siswa, kemampuan guru, dan ketersediaan sumber daya pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model TGT pada materi matematika yang berbeda atau pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran matematika yang efektif dan inovatif, serta meningkatkan kualitas pendidikan matematika secara keseluruhan.

Read online
File size210.28 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test