ICJAMBIICJAMBI
Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu CendekiaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelincahan siswa ekstrakurikuler menggunakan kombinasi latihan plyometric, yaitu latihan yang menggabungkan beberapa gerakan plyometric dalam satu sesi. Latihan yang digunakan terdiri atas single leg hops, lateral jumps, tuck jumps, dan squat jumps. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa ekstrakurikuler basket dari SD Islam Al-Azhar 52 Sidoarjo, terdiri dari 6 laki-laki dan 9 perempuan. Siswa mengikuti pelatihan plyometric kombinasi selama 6 minggu, terbagi dalam 2 siklus, masing-masing siklus berlangsung selama 3 minggu. Sebelum dan setelah setiap siklus, dilakukan pengukuran menggunakan Z Sprint Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah intervensi latihan plyometric. Pada siklus pertama, peningkatan belum cukup besar, dengan skor rata-rata berubah dari 6,14 menjadi 6,08 (simpangan baku 6,5, peningkatan persentase: 0,98%, dan nilai-p = 0,003). Pada siklus kedua, peningkatan kelincahan siswa mulai terlihat signifikan, dari skor 6,08 menjadi 5,37 (simpangan baku 30,6, peningkatan persentase 11,68%, dan nilai-p < 0,001). Secara keseluruhan, hasil intervensi menunjukkan peningkatan impresif dari 6,14 menjadi 5,37 (simpangan baku 30,5, peningkatan persentase 12,54%, dan nilai-p < 0,001). Faktor lain, terutama fasilitas, juga turut berkontribusi terhadap peningkatan signifikan pada siklus kedua. Secara umum, intervensi plyometric selama 6–10 minggu terbukti mampu meningkatkan kelincahan atlet, khususnya pada kelompok usia muda.
Program latihan plyometric kombinasi selama 6 minggu dengan frekuensi dua kali per minggu terbukti memberikan dampak positif dan signifikan dalam meningkatkan kelincahan siswa sekolah dasar peserta ekstrakurikuler basket di SD Islam Al Azhar 52 Sidoarjo.Peningkatan kelincahan ditunjukkan oleh penurunan skor rata-rata dari 6,08 menjadi 5,37, yang menandakan peningkatan kemampuan bergerak cepat dan lincah, sangat penting dalam permainan bola basket.Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh metode latihan, tetapi juga oleh motivasi, disiplin, dan keterlibatan siswa, sehingga penting untuk menggabungkan strategi motivasi dalam program pelatihan agar hasilnya lebih berkelanjutan.
Pertama, perlu diteliti apakah variasi durasi dan frekuensi latihan plyometric kombinasi, seperti pelatihan 4 kali seminggu selama 4 minggu dibandingkan 2 kali seminggu selama 8 minggu, menghasilkan peningkatan kelincahan yang lebih optimal pada siswa usia sekolah dasar. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengaruh integrasi unsur permainan digital atau gamifikasi dalam latihan plyometric terhadap motivasi dan konsistensi latihan anak dalam jangka panjang. Ketiga, perlu dikaji efektivitas latihan plyometric kombinasi ini pada kelompok usia berbeda atau jenis ekstrakurikuler lain seperti sepak bola atau pencak silat, untuk melihat sejauh mana metode ini dapat diterapkan secara luas dalam pengembangan motorik anak. Studi lanjutan juga dapat meneliti pengaruh jangka panjang dari program ini terhadap prestasi olahraga dan kepercayaan diri siswa. Selain itu, penelitian bisa mengevaluasi peran kualitas instruktur dalam memengaruhi hasil latihan plyometric pada anak-anak. Disarankan pula untuk meneliti kombinasi latihan plyometric dengan pelatihan keseimbangan atau koordinasi secara terintegrasi. Perlu juga dikaji pengaruh perbaikan fasilitas latihan terhadap konsistensi dan hasil peningkatan kelincahan. Studi selanjutnya dapat membandingkan efektivitas latihan plyometric kombinasi terhadap metode konvensional melalui desain kelompok kontrol. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak psikologis jangka panjang dari peningkatan kelincahan terhadap partisipasi anak dalam aktivitas fisik. Terakhir, disarankan penelitian yang mengkaji persepsi siswa dan orang tua terhadap metode latihan ini untuk mendukung keberlanjutan program di sekolah.
| File size | 440.08 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPPUMPP Penelitian selanjutnya dapat melakukan evaluasi usability secara lebih mendalam dan mengembangkan fitur laporan untuk mendukung analisis data dan pengambilanPenelitian selanjutnya dapat melakukan evaluasi usability secara lebih mendalam dan mengembangkan fitur laporan untuk mendukung analisis data dan pengambilan
UMPPUMPP Implementasi dengan 45 santri selama 8 minggu menunjukkan keterlibatan yang tinggi dan kemudahan penggunaan yang sangat baik. Analisis kuantitatif mengungkapkanImplementasi dengan 45 santri selama 8 minggu menunjukkan keterlibatan yang tinggi dan kemudahan penggunaan yang sangat baik. Analisis kuantitatif mengungkapkan
UMPPUMPP Perkembangan teknologi informasi mendorong instansi untuk digitalisasi proses administratif, termasuk pengelolaan Pendidikan Lapangan (DIKLAP). Unit SDMPerkembangan teknologi informasi mendorong instansi untuk digitalisasi proses administratif, termasuk pengelolaan Pendidikan Lapangan (DIKLAP). Unit SDM
UMPPUMPP Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha mereka dengan lebih efektif. Program bertujuan untuk menciptakan dampakHal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha mereka dengan lebih efektif. Program bertujuan untuk menciptakan dampak
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Secara keseluruhan, Shadowing Technique yang dipadukan dengan penguatan karakter religius terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi serta kepercayaanSecara keseluruhan, Shadowing Technique yang dipadukan dengan penguatan karakter religius terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi serta kepercayaan
ICJAMBIICJAMBI Sebagian besar mahasiswa menggunakan metode pembelajaran mandiri tingkat menengah, yang memungkinkan mereka mengambil inisiatif dalam pengelolaan prosesSebagian besar mahasiswa menggunakan metode pembelajaran mandiri tingkat menengah, yang memungkinkan mereka mengambil inisiatif dalam pengelolaan proses
ICJAMBIICJAMBI Namun, terdapat tantangan implementasi seperti kurangnya integrasi sejarah lokal dalam kurikulum nasional, keterbatasan sumber belajar, dan kesiapan guruNamun, terdapat tantangan implementasi seperti kurangnya integrasi sejarah lokal dalam kurikulum nasional, keterbatasan sumber belajar, dan kesiapan guru
ICJAMBIICJAMBI PKK meliputi kegiatan tahfidz, shalat, puasa, dan pembinaan rohani yang secara sistematis dilaksanakan oleh siswa-siswi MAN Insan Cendekia Jambi. KegiatanPKK meliputi kegiatan tahfidz, shalat, puasa, dan pembinaan rohani yang secara sistematis dilaksanakan oleh siswa-siswi MAN Insan Cendekia Jambi. Kegiatan
Useful /
UMPPUMPP Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sastrodirjan dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang hipertensi serta edukasi pembuatan jamu daun seledri sebagaiKegiatan ini dilaksanakan di Desa Sastrodirjan dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang hipertensi serta edukasi pembuatan jamu daun seledri sebagai
UMPPUMPP Kegiatan GERMAS dan IMSAKA Care di Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan menunjukkan bahwa Penyakit Tidak Menular masih menjadi permasalahanKegiatan GERMAS dan IMSAKA Care di Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan menunjukkan bahwa Penyakit Tidak Menular masih menjadi permasalahan
UMPPUMPP Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan meliputi sosialisasi, pembinaan, pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi produk kerajinan, serta pengolahanProgram pengabdian masyarakat yang dilaksanakan meliputi sosialisasi, pembinaan, pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi produk kerajinan, serta pengolahan
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Di Indonesia, kasus risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja meningkat. BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk memberikan jaminan sosial kepadaDi Indonesia, kasus risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja meningkat. BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk memberikan jaminan sosial kepada