BALELITERASIBALELITERASI
Journal of Educational StudiesJournal of Educational StudiesThis study aims to improve students ability to write announcement texts using the Project-based Learning (PjBL) learning model for grade X TITL students at SMKN 1 Lopok. This research was motivated by the low ability of students to write announcement texts that can affect school communication effectively. Therefore, the PjBL approach was chosen as a learning model that can provide an active, creative, and collaborative learning experience, so it is expected to improve students ability to write announcement texts. The research method used is Classroom Action Research (PTK) with two cycles. The study participants consisted of 30 grade X TITL students at SMKN 1 Lopok. Data were collected through an announcement text writing test before and after the application of the PjBL model, as well as participatory observation and interviews to obtain qualitative data on student responses to learning. The results showed a significant improvement in students ability to write announcement texts after applying the PjBL model. The average students writing test scores increased from the first cycle to the second cycle. In addition, student responses to learning using the PjBL model were generally positive, with students expressing a sense of enthusiasm and satisfaction in learning that was more practical and relevant to everyday life. The application of the Project-based Learning (PjBL) learning model is effective in improving students ability to write announcement texts in class X TITL at SMKN 1 Lopok.
The results and discussion demonstrate the effectiveness of the Project-based Learning model in enhancing students ability to write announcement texts.The PjBL approach cultivates engagement, critical thinking, collaboration, and confidence in students, ultimately improving their writing skills and communication proficiency.Consequently, educators and policymakers should consider integrating PjBL strategies into language arts curricula to promote effective writing and active learning experiences among students.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model PjBL dalam konteks pembelajaran menulis teks lain, seperti surat resmi atau laporan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan menulis siswa secara holistik, termasuk aspek tata bahasa, kosakata, dan organisasi teks. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model PjBL dengan model pembelajaran lain dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti gaya belajar siswa dan karakteristik guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pembelajaran menulis yang lebih efektif dan relevan bagi siswa di era modern.
| File size | 288.74 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
BALELITERASIBALELITERASI Keadaan peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa motivasi siswa untuk belajar daring secara efektif ditingkatkan oleh teknik modeling simbolik. DalamKeadaan peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa motivasi siswa untuk belajar daring secara efektif ditingkatkan oleh teknik modeling simbolik. Dalam
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka melalui peningkatan dukungan bagi guru dan lembaga pendidikan. Penelitian selanjutnyaPenelitian ini merekomendasikan optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka melalui peningkatan dukungan bagi guru dan lembaga pendidikan. Penelitian selanjutnya
UNDHARIUNDHARI Studi ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara penggunaan media pembelajaran secara digital dan keterampilan berliterasi digital siswa beragama BuddhaStudi ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara penggunaan media pembelajaran secara digital dan keterampilan berliterasi digital siswa beragama Buddha
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui game-based learning menggunakan Baamboozle terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI SMAN I Kalitidu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui game-based learning menggunakan Baamboozle terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI SMAN I Kalitidu.
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pelaksanaan akhirussanah TPQ. Pemberdayaan masyarakatPenelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pelaksanaan akhirussanah TPQ. Pemberdayaan masyarakat
BALELITERASIBALELITERASI Penting bagi pendidik untuk mempertimbangkan perbedaan individu ketika mengintegrasikan PBL ke dalam kurikulum. Temuan penelitian ini mendukung penerapanPenting bagi pendidik untuk mempertimbangkan perbedaan individu ketika mengintegrasikan PBL ke dalam kurikulum. Temuan penelitian ini mendukung penerapan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Kedua menambah jumlah JP pada mata pelatihan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ketiga memasukkan program pendampingan realisasi RTL dalam kurikulum. KeempatKedua menambah jumlah JP pada mata pelatihan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ketiga memasukkan program pendampingan realisasi RTL dalam kurikulum. Keempat
AHMARAHMAR Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, hasil tes belajar (pretest dan posttest), lembar observasi aktivitasPengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, hasil tes belajar (pretest dan posttest), lembar observasi aktivitas
Useful /
STIKKENDALSTIKKENDAL Dengan demikian, metode Fun and Game-Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu strategi alternatif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajarDengan demikian, metode Fun and Game-Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu strategi alternatif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar
BALELITERASIBALELITERASI Kedua, peran kerangka kebijakan dan filsafat nasional terbukti berpengaruh. Kebijakan pariwisata Bhutan, yang dibentuk oleh kerangka Kebahagiaan NasionalKedua, peran kerangka kebijakan dan filsafat nasional terbukti berpengaruh. Kebijakan pariwisata Bhutan, yang dibentuk oleh kerangka Kebahagiaan Nasional
UNDHARIUNDHARI Pada Siklus II, dilakukan perbaikan dengan memberikan bimbingan individual dan skenario bermain peran yang lebih variatif. Hasilnya, 75% anak menunjukkanPada Siklus II, dilakukan perbaikan dengan memberikan bimbingan individual dan skenario bermain peran yang lebih variatif. Hasilnya, 75% anak menunjukkan
UNDHARIUNDHARI Temuan ini menegaskan bahwa moderasi beragama, yang mencakup nilai-nilai kebangsaan dan penerimaan kearifan lokal, secara efektif mendorong sikap toleranTemuan ini menegaskan bahwa moderasi beragama, yang mencakup nilai-nilai kebangsaan dan penerimaan kearifan lokal, secara efektif mendorong sikap toleran