BDKJAKARTABDKJAKARTA

Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan JakartaWawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Setiap anak lahir mempunyai potensi kebaikan, yakni tumbuh rasa potensi diri, kebutuhan primer dan sekunder dapat mengenal, dan kesadaran adanya Tuhan yang maha Esa dalam dirinya. Kemampuan komunikasi yang dibangun akan menjadi kebiasaan setiap harinya. Terlebih dengan program layanan belajar keagamaan yang meningkatkan spiritual anak sejak dini. Ada salah satu lembaga TK Putra Harapan yang menerapkan program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritual anak usia dini. Program layanan belajar keagamaan ini untuk menyadarkan orang tua pentingnya kecerdasan spiritual diwujudkan. Dari sinilah penting untuk meneliti program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritual anak sejak dini. Tujuannya, program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritual anak sejak dini dapat mengenal keislaman (iman, islam, dan ikhsan) dalam setiap aspek perkembangan spiritual di ruang sekolah TK Harapan Putra. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan mengambil tujuh sampel anak, guru, dan kepala sekolah di TK Putra Harapan yang berusia 4-6 tahun dan memperoleh dampak dari program layanan belajar keagamaan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan model partisipasi aktif. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa program layanan belajar keagamaan dalam meningkatkan spiritualis anak sejak dini melalui: (1) Layanan Belajar Keagamaan untuk Individu; (2) Layanan Belajar Keagamaan untuk Kelompok; (3) Implikasi Spiritual Anak Sejak Dini. Tiga poin inilah, anak akan memperoleh perubahan dalam sikap dan akal spiritual yang akan melekat dengan dibuktikan keseharian selama belajar keagamaan.

Program layanan keagamaan di TK Putra Harapan telah berjalan dengan sukses, menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai spiritual pada usia dini.Perbedaannya terletak pada kelompok A yang difokuskan pada pengenalan nilai dasar keagamaan dengan pendekatan menyenangkan, sedangkan kelompok B diarahkan pada pengembangan dan penguatan kemandirian praktik keagamaan.Pelaksanaan program ini didukung oleh kompetensi pendidik, kurikulum terstruktur, serta metode yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.Keberhasilan program terlihat dari kemampuan anak dalam memahami, menghafal, dan mempraktikkan nilai islami dalam kehidupan sehari-hari, menunjukkan bahwa program layanan keagamaan di TK Putra Harapan mampu memberikan fondasi spiritual yang kuat bagi perkembangan anak.

Penelitian lanjutan sebaiknya menanyakan: bagaimana kolaborasi guru dan orang tua dapat ditingkatkan untuk memperluas dampak program layanan belajar keagamaan, sejauh apa integrasi teknologi digital (misalnya aplikasi pelajaran keagamaan interaktif) dapat memperkuat pembelajaran spiritual pada anak usia dini, dan bagaimana perubahan kurikulum pada program layanan belajar keagamaan dapat dikaji ulang untuk meningkatkan keterlibatan aktif anak serta menilai dampaknya terhadap perkembangan karakter dan etika sosial mereka dalam jangka panjang.

  1. URGENSI POLA ASUH ANAK DALAM KELUARGA DI ERA GLOBALISASI | Hermawan | INJECT (Interdisciplinary Journal... doi.org/10.18326/INJECT.V3I1.105-123URGENSI POLA ASUH ANAK DALAM KELUARGA DI ERA GLOBALISASI Hermawan INJECT Interdisciplinary Journal doi 10 18326 INJECT V3I1 105 123
  2. Mengasah Kecerdasan Spiritual Melalui Aktivitas Berdoa pada Anak Usia Dini | Ideas: Jurnal Pendidikan,... doi.org/10.32884/ideas.v7i4.444Mengasah Kecerdasan Spiritual Melalui Aktivitas Berdoa pada Anak Usia Dini Ideas Jurnal Pendidikan doi 10 32884 ideas v7i4 444
  3. One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.1599One moment please moment please wait request verified doi 10 31004 obsesi v6i5 1599
Read online
File size417.08 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test