UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalFaktor Penentu Generasi Milenial dalam Menjalankan Negara dan Pendidikan Karakter yang Baik. Saat ini dilanda pandemi Covid-19, perubahan peraturan pemerintah yaitu menerapkan pembelajaran daring di rumah harus dilakukan oleh siswa. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui faktor penghambat generasi milenial dalam menjalankan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19, baik dari siswa normal maupun abnormal. Metode: Metode yang digunakan adalah kajian pustaka. Teknik pengumpulan data menggunakan Google Scholar dan Mendeley dengan batasan tahun 2019 sampai dengan 2021. Penelitian ini difokuskan pada kata kunci generasi milenial, karakter, dan pembelajaran daring. Hasil penelitian diperoleh dari kesepuluh artikel bahwa hambatan yang dirasakan oleh generasi milenial secara signifikan mempengaruhi karakter diri mereka yang negatif. Generasi milenial memiliki hambatan yang sering mereka alami yaitu tidak memiliki smartphone, kuota internet terbatas, jaringan internet tidak stabil, teknologi kurang memadai, sarana dan prasarana kurang memadai, pemahaman IT minim, minat belajar kurang, lingkungan keluarga kurang mendukung, dan kurangnya pendampingan orang tua hingga dibutuhkan solusi baik dari pemerintah maupun pihak lain. Implikasi penelitian adalah optimalisasi penggunaan Learning Management System (LMS), media sosial, atau aplikasi kolaboratif untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila. Ini berarti pendidik perlu lebih melek teknologi dan mengembangkan kreativitas dalam memanfaatkan fitur-fitur digital untuk tujuan pendidikan karakter.
The millennial generation is the main factor/main actor in the order of the nations life.If the next generation, do not have good character, their nation does not have good morals either.The identity of the millennial generation is the reflection of its nation.Pancasilas character education is essential for the grip of youths lives.The millenials must be able to fit in.Focused on students who carry out/undergo online learning, although sometimes it is not as expected as it was.Often found/Frequently found obstacles/problems are, namely not having a smartphone, limited internet quota, unstable internet network, inadequate technology, inadequate facilities and infrastructure, minimal understanding of IT, lack of interest in learning, unsupportive family environment, and lack.Suppose the government does not immediately follow up on these various obstacles, in that case, Indonesia/our nation may give birth to a generation may have light-minded generation whose characters arent based on the basis of Pancasila.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari pembelajaran daring terhadap karakter generasi milenial. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana karakter generasi milenial berkembang atau berubah selama masa pandemi Covid-19 dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi masa depan mereka. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi intervensi yang efektif untuk memperkuat karakter generasi milenial dalam konteks pembelajaran daring. Misalnya, bagaimana pendidik dapat memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk meningkatkan minat belajar dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran karakter Pancasila. Penelitian juga dapat menyelidiki peran orang tua dan keluarga dalam mendukung proses pembelajaran karakter selama masa pembelajaran daring, serta bagaimana kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dapat meningkatkan efektivitas pendidikan karakter.
- MILLENNIAL GENERATION INTERESTING FACTORS IN THE PROCESS OF DEVELOPING CHARACTERS OF PANCASILA DURING... doi.org/10.23887/gancej.v6i2.4974MILLENNIAL GENERATION INTERESTING FACTORS IN THE PROCESS OF DEVELOPING CHARACTERS OF PANCASILA DURING doi 10 23887 gancej v6i2 4974
- Pendidikan Karakter di Lingkungan Keluarga Selama Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi COVID-19... jayapanguspress.penerbit.org/index.php/cetta/article/view/454Pendidikan Karakter di Lingkungan Keluarga Selama Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi COVID 19 jayapanguspress penerbit index php cetta article view 454
| File size | 294.99 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNKRISUNKRIS Dalam menentukan kandidat penerima bantuan sosial Covid-19, diperlukan sistem pengaturan yang cepat, akurat, dan dapat diakses dari mana saja. PemerintahDalam menentukan kandidat penerima bantuan sosial Covid-19, diperlukan sistem pengaturan yang cepat, akurat, dan dapat diakses dari mana saja. Pemerintah
IAINIAIN Populasi penelitian terdiri atas 78 siswa dari MTs Hidayatus Shibyan, dengan sampel 10 siswa kelas IX. Instrumen penelitian meliputi lembar penilaian validasiPopulasi penelitian terdiri atas 78 siswa dari MTs Hidayatus Shibyan, dengan sampel 10 siswa kelas IX. Instrumen penelitian meliputi lembar penilaian validasi
UNESAUNESA Kurikulum Merdeka merupakan inovasi dalam dunia pendidikan yang berorientasi pada pengembangan potensi, minat, dan kompetensi murid secara maksimal. KurikulumKurikulum Merdeka merupakan inovasi dalam dunia pendidikan yang berorientasi pada pengembangan potensi, minat, dan kompetensi murid secara maksimal. Kurikulum
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Untuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuanUntuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
UNDIKSHAUNDIKSHA 5) terdapat nilai- nilai luhur yang tersemat pada tradisi male seperti nilai religius, nilai etika, nilai estetika, dan nilai sosial. Implikasinya tradisi5) terdapat nilai- nilai luhur yang tersemat pada tradisi male seperti nilai religius, nilai etika, nilai estetika, dan nilai sosial. Implikasinya tradisi
UNDIKSHAUNDIKSHA Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. HasilPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil
UNIPMAUNIPMA Namun demikian fasilitas ini belum diketahui secara luas oleh lingkungan akademisi di Indonesia. Untuk itu perlu dilakukan pengabdian untuk memperkenalkanNamun demikian fasilitas ini belum diketahui secara luas oleh lingkungan akademisi di Indonesia. Untuk itu perlu dilakukan pengabdian untuk memperkenalkan
LLDIKTI10LLDIKTI10 And it can make it easier for schools to provide information about the school profile, school vision and mission, teacher data, student data and otherAnd it can make it easier for schools to provide information about the school profile, school vision and mission, teacher data, student data and other
Useful /
IMPERIUMINSTITUTEIMPERIUMINSTITUTE EKNAKER Aisyiyah Medan mengadopsi model pemberdayaan berbasis komunitas dengan pendekatan partisipatif dan pembangunan kapasitas internal. Program utamaEKNAKER Aisyiyah Medan mengadopsi model pemberdayaan berbasis komunitas dengan pendekatan partisipatif dan pembangunan kapasitas internal. Program utama
ST3BST3B Gereja perlu membimbing penggunaan teknologi digital dengan bijak agar tetap mencerminkan iman Kekristenan, menjembatani generasi, dan memperkuat nilai-nilaiGereja perlu membimbing penggunaan teknologi digital dengan bijak agar tetap mencerminkan iman Kekristenan, menjembatani generasi, dan memperkuat nilai-nilai
ST3BST3B Pendekatan inklusif dalam pemanfaatan teknologi menjadi sangat penting untuk mendukung peran orang tua dalam perkembangan pendidikan anak. Penelitian iniPendekatan inklusif dalam pemanfaatan teknologi menjadi sangat penting untuk mendukung peran orang tua dalam perkembangan pendidikan anak. Penelitian ini
UNIPMAUNIPMA Orang tua peserta didik dari Kelompok Belajar (KB) Harapan Bunda di Desa Sambirejo Kabupaten Madiun mengalami kesulitan saat mendampingi anak dalam kegiatanOrang tua peserta didik dari Kelompok Belajar (KB) Harapan Bunda di Desa Sambirejo Kabupaten Madiun mengalami kesulitan saat mendampingi anak dalam kegiatan