UNWAHAUNWAHA
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian MasyarakatArtikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ngusikan melalui program implementasi metode pembelajaran kooperatif. Kooperatif Learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang memiliki tingkat kemampuan berbeda yang anggotanya terdiri dari empat sampai enam orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen. Tujuan program ini adalah menerapkan variasi metode pembelajaran, guna menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan bagi peserta didik dan memotivasi tenaga pendidik agar mampu memanfaatkan media pembelajaran selain LKS atau buku paket, agar proses pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ngusikan, dapat disimpulkan bahwa pembuatan media pembelajaran berupa Papan 2D Sistem Peredaran Darah memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di SDN Ngusikan 1.Media ini dirancang untuk memfasilitasi perpindahan informasi dari guru ke peserta didik dengan lebih efektif, serta mendorong keterlibatan aktif dan kreativitas siswa.Dengan metode pembelajaran kooperatif yang diterapkan, kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik dan tidak monoton.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh pembelajaran kooperatif terhadap perkembangan karakter positif siswa, seperti kerjasama, toleransi, dan tanggung jawab. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran kooperatif yang lebih adaptif dan sesuai dengan karakteristik siswa di berbagai jenjang pendidikan dan konteks sosial budaya. Ketiga, penting untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan teknologi digital dalam mendukung implementasi pembelajaran kooperatif, misalnya melalui platform pembelajaran daring atau aplikasi kolaborasi, guna meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi proses pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan menghasilkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkarakter.
| File size | 427.85 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari guru, siswa, dan pengelolaPengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari guru, siswa, dan pengelola
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Data dikumpulkan melalui angket dan observasi untuk mengukur intensitas tilawah dan tingkat konsentrasi belajar siswa, kemudian dianalisis menggunakanData dikumpulkan melalui angket dan observasi untuk mengukur intensitas tilawah dan tingkat konsentrasi belajar siswa, kemudian dianalisis menggunakan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan tilawah Al-Quran terhadap konsentrasi belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah. MenggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan tilawah Al-Quran terhadap konsentrasi belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Menggunakan
ANANPUBLISHERANANPUBLISHER Metode yang digunakan dalam kegiatan KKN ini adalah observasi, wawancara, sosialisasi, serta praktik langsung bersama masyarakat. Kegiatan utama meliputiMetode yang digunakan dalam kegiatan KKN ini adalah observasi, wawancara, sosialisasi, serta praktik langsung bersama masyarakat. Kegiatan utama meliputi
ANANPUBLISHERANANPUBLISHER Peningkatan ini berdampak positif pada terciptanya proses pembelajaran yang lebih menarik, partisipatif, dan kontekstual, dengan respons santri yang antusiasPeningkatan ini berdampak positif pada terciptanya proses pembelajaran yang lebih menarik, partisipatif, dan kontekstual, dengan respons santri yang antusias
AFEKSIAFEKSI Keunggulan utama dari metode ini terletak pada penerapan talaqqi jamai, yaitu pembelajaran bersama dalam satu halaqah yang dipandu oleh satu muhafidz.Keunggulan utama dari metode ini terletak pada penerapan talaqqi jamai, yaitu pembelajaran bersama dalam satu halaqah yang dipandu oleh satu muhafidz.
ARIPAFIARIPAFI Fokus kajian dalam penelitian ini meliputi beberapa aspek penting, yaitu tujuan pembelajaran, materi yang disampaikan, metode dan model pembelajaran yangFokus kajian dalam penelitian ini meliputi beberapa aspek penting, yaitu tujuan pembelajaran, materi yang disampaikan, metode dan model pembelajaran yang
IC MESIC MES Untuk menjawabnya, penelitian ini membandingkan dua perspektif teoritis: teori Revolusi Sosial Theda Skocpol yang menekankan faktor-faktor struktural danUntuk menjawabnya, penelitian ini membandingkan dua perspektif teoritis: teori Revolusi Sosial Theda Skocpol yang menekankan faktor-faktor struktural dan
Useful /
UNWAHAUNWAHA Peningkatan ketuntasan hasil belajar dari 58% menjadi 89% serta perubahan positif pada motivasi dan interaksi siswa mengindikasikan efektivitas media SeblakPeningkatan ketuntasan hasil belajar dari 58% menjadi 89% serta perubahan positif pada motivasi dan interaksi siswa mengindikasikan efektivitas media Seblak
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Selain peningkatan secara kuantitatif, penggunaan wordwall juga memberikan dampak positif secara kualitatif. Mayoritas peserta didik menunjukkan minatSelain peningkatan secara kuantitatif, penggunaan wordwall juga memberikan dampak positif secara kualitatif. Mayoritas peserta didik menunjukkan minat
UNWAHAUNWAHA Stunting adalah keadaan di mana seorang anak mengalami keterlambatan pertumbuhan dibandingkan anak seusianya, terutama akibat ibu yang belum siap secaraStunting adalah keadaan di mana seorang anak mengalami keterlambatan pertumbuhan dibandingkan anak seusianya, terutama akibat ibu yang belum siap secara
UNWAHAUNWAHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Keagamaan, meliputi Peningkatan pemahaman peserta didik terhadap ajaran agama, konsistensi peserta didik dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Keagamaan, meliputi Peningkatan pemahaman peserta didik terhadap ajaran agama, konsistensi peserta didik dalam