UNDIKSHAUNDIKSHA

Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education Journal

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui media apa saja yang digunakan dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas X SMK Negeri 1 Brondong, 2) mengetahui proses pembelajaran daring dan konvensional, dan 3) mengetahui perbedaan signifikan pada hasil belajar PPKn antara siswa menggunakan pembelajaran berbasis daring dengan siswa yang menggunakan pembelajaran berbasis konvensional. Dalam penelitian ini, rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Tahapan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini adalah, 1) aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran PPKn adalah Google Classroom, Zoom, Whatsapp, dan Youtube. 2) proses pembelajaran PPKn daring dan konvensional memiliki beberapa tahap, dimulai dengan membuka pembelajaran hingga pemberian tugas. 3) berdasarkan uji-T, didapatkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,020. Dengan demikian, maka terdapat perbedaan hasil belajar PPKn siswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata hasil kelas eksperimen juga lebih tinggi daripada kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran digital lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Implikasinya adalah perlunya program pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran PPKN, termasuk pengembangan modul digital, pengelolaan kelas virtual, dan evaluasi hasil belajar secara digital.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran PPKn daring adalah Google Classroom, WhatsApp, Youtube, dan Zoom.Proses pembelajaran daring dan konvensional memiliki tahapan serupa, namun terdapat perbedaan dalam pelaksanaannya.Berdasarkan uji-T, terdapat perbedaan signifikan dalam hasil belajar PPKn antara kelompok eksperimen dan kontrol, dengan kelompok eksperimen menunjukkan hasil yang lebih tinggi, sehingga pembelajaran digital lebih efektif daripada pembelajaran konvensional.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan berbagai platform digital yang lebih spesifik terhadap hasil belajar PPKn, misalnya dengan membandingkan efektivitas Google Classroom dengan platform pembelajaran lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran blended learning yang mengintegrasikan pembelajaran daring dan konvensional secara optimal, dengan mempertimbangkan karakteristik siswa SMK dan materi PPKn. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas pembelajaran PPKn berbasis digital, seperti motivasi belajar siswa, kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi, dan ketersediaan infrastruktur yang memadai. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di era digital, serta mempersiapkan siswa SMK untuk menjadi warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

  1. ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN PPKN DI SMK NEGERI 1 BRONDONG | Ganesha... ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/article/view/4975ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN PPKN DI SMK NEGERI 1 BRONDONG Ganesha ejournal2 undiksha ac index php GANCEJ article view 4975
Read online
File size286.67 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test