UNDIKSHAUNDIKSHA

Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education Journal

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik pendidikan moral dalam organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Proses pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data merujuk Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi. Untuk memastikan kredibilitas data, peneliti menggunakan member cek dan peningkatan ketekunan serta penambahan literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Persaudaraan Setia Hati Terate merupakan lembaga sosial yang menjalankan peran Pendidikan Moral secara visioner, idealistik dan praktis. Moral guidance in the document is contained in the Articles of Association and Bylaws of PSHT. Pendidikan moral dilaksanakan dengan dua tipe, yaitu reflektif thinking dan tindakan otoritatif. Secara praktis, moral education at Persaudaan Setia Hati Terate adalah at the front stage in the social dramaturgi, as an adaptive action against the social order. The practical moral actions of PSHT members are imperative hypotheses problematic. Moral education at the Setia Hati Terate Brotherhood requires time and inventive handling to foster moral awareness.

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) PSHT tahun 2021, menyebutkan bahwa PSHT adalah organiasi menunjukkan keberpihakan pada pembentukan moral.Ditetapkan bahwa tujuan PSHT adalah mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.Tujuan PSHT merepresentasikan upaya pembinaan intensif atas entitas moral seseorang baik pada ranah metafisis maupun ranah empiris.Namun situasi dilapangan berbanding terbalik dengan ide pendidikan moral in document.Anggota resmi organisasi PSHT tercatat melakukan beberapa tindakan yang tidak relevan dengan prinsip moral praktis, mulai dari tawuran, saling serang dengan organisasi lain atau bersikap tegas dan brutal pada proses pembinaan moral.Meskipun catatan diatas tidak berlangsung secara berkesinambungan, namun kemungkian terjadi pada waktu yang akan datang menjadi potensial.Kesenjangan antara moral in document dan moral in action terletak pada moral concern yang dimiliki oleh masing-masing anggota resmi PSHT berbeda.Meskipun anggota resmi PSHT telah menerima insight mengenai aspek-aspek moral ideal PSHT, namun kesadaran moral yang dimiliki belum sampai pada tahap kesadaran totalitas.Begitu pula orientasi tindakan yang lebih banyak didominasi oleh maxime yang tidak relevan.Sehingga situasi tampak mata tindakan moral praktis adalah imperative hypotheses problematik.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesenjangan antara moral in document dan moral in action dalam organisasi PSHT. Untuk mengatasi kesenjangan ini, diperlukan waktu dan penanganan inventif untuk menumbuhkan kesadaran moral anggota PSHT. Selain itu, perlu dilakukan pembinaan moral yang intensif terhadap setiap anggota resmi, dengan memastikan kesadaran moral dan maxime sebelum mendapatkan kewajiban sebagai anggota resmi PSHT. Pembinaan moral dapat dilakukan melalui nasihat dan diskusi reflektif, serta keteladanan dari pelatih atau pembina PSHT. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran moral dan maxime baik pada anggota PSHT, sehingga tindakan moral praktis dapat mencapai tahap imperative categories dan moral worth.

  1. khazanag pendidikan islam. budaya lembaga pendidikan pilar degradasi moral khazanah islam khazanag authors... doi.org/10.15575/kp.v2i2.9283khazanag pendidikan islam budaya lembaga pendidikan pilar degradasi moral khazanah islam khazanag authors doi 10 15575 kp v2i2 9283
  2. Jurnal Pengabdian Dharma Laksana. menangkal degradasi moral era digital millenial jurnal pengabdian dharma... doi.org/10.32493/j.pdl.v3i1.6304Jurnal Pengabdian Dharma Laksana menangkal degradasi moral era digital millenial jurnal pengabdian dharma doi 10 32493 j pdl v3i1 6304
  3. TEORI PENGETAHUAN IMMANUEL KANT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BATAS ILMU | Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin.... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/ushuluddin/article/view/1409TEORI PENGETAHUAN IMMANUEL KANT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BATAS ILMU Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin jurnal uin antasari ac index php ushuluddin article view 1409
  4. Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal | Ganesha Civic Education Journal. vol ganesha... ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/issue/view/183Vol 7 No 1 2025 April Ganesha Civic Education Journal Ganesha Civic Education Journal vol ganesha ejournal2 undiksha ac index php GANCEJ issue view 183
Read online
File size311.83 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test